Tag: Juventus

  • Jelang Laga vs AC Milan, Allegri: “Saya Memiliki 3 Keraguan!”

    Berita AC Milan – Pertandingan Juventus vs AC Milan akan selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi kalangan pecinta sepakbola Serie A. Pertemuan kedua tim itu kerap kali mempertaruhkan gengsi baik bagi klub dan juga fansnya.

    Meskipun Juventus sedang mengalami penurunan, banyak pihak yang meyakini jika klub asuhan Massimiliano Allegri itu masih menjadi salah satu tim favorit peraih Scudetto musim ini.

    Jelang duel melawan AC Milan, Allegri mengaku memiliki 3 kekhawatiran. Berikut adalah petikan wawancaranya sebagaimana dilansir dari situs resmi Juventus.

    Pada tipe pertandingan: “Itu selalu Juve-Milan, salah satu pertandingan terpenting di liga jika bukan yang paling penting. Milan telah bermain bersama selama hampir tiga tahun dan telah memperoleh kepastian penting.”

    Tentang keraguan pelatihannya: “Saya memiliki tiga keraguan. Satu di pertahanan, satu di lini tengah dan satu di serangan. Chiesa adalah salah satunya. Tentunya di sebelah kanan dia menghasilkan lebih banyak, sementara di depan dia perlu bermain dengan seorang striker.”

    Tentang Federico Chiesa: “Di sebelah kiri, dia memiliki kualitas penting yang akan membawanya ke lapangan dan memanfaatkan tembakan satu lawan satu ke gawang. Tapi dia harus memperbaiki beberapa hal.”

    Tentang skuad Juventus-nya: “Kami tumbuh, kami telah bersama dalam beberapa minggu terakhir. Pertandingan besok memberi kami harapan, tetapi saya pikir itu lebih penting bagi mereka daripada bagi kami. Penilaian pertama kami dapat dilakukan sebelum jeda November: Saya yakin kami akan berada di posisi berbeda di sana.”

    Tentang Ibrahimovic: “Saya cukup beruntung melatih Ibrahimovic, dia masih pemain penting. Pertandingan ini penting karena ini adalah Juventus versus Milan.”

    Tentang AC Milan: “Yang pasti, kami akan memainkan pertandingan yang bagus besok, lalu kami belum bisa mengetahui hasilnya. Il Diavolo menemukan sepak bola mereka sendiri dan permainan dapat berubah dengan sangat cepat. Kami harus seimbang, bekerja keras memiliki keinginan dan ambisi untuk berkembang.” tutupnya.

     

     

  • Rafael Leao: “Juventus? Kami Kesana untuk Menang!”

    Rafael Leao: “Juventus? Kami Kesana untuk Menang!”

    Berita AC Milan – Rafael Leao bermain cukup apik dalam 4 pertandingan awal AC Milan musim ini. Sejauh ini pemain sepakbola asal Portugal itu telah mengemas 1 gol dan 1 assist untuk Milan.

    Duet Leao dengan Theo Hernandez di sayap kiri kerap memunculkan serangan berbahaya bagi tim lawan. Pemain berusia 22 tahun itu sepertinya akan banyak diandalkan Stefano Pioli musim ini.

    Jelang pertandingan melawan tim kuat Juventus, Rafael Leao mengungkapkan ambisinya untuk meraih kemenangan. Namun begitu ia tidak mau berbicara banyak perihal timnya meraih scudetto musim ini.

    “Bermain di Liga Champions sangat emosional bagi saya dan keluarga. Itu adalah mimpi yang menjadi kenyataan bagi saya.” buka Leao kepada SportMediaset.

    Menurut Anda, di mana Anda dapat memberikan yang terbaik: “Saya pikir saya bisa membuat perbedaan di kiri, dengan satu lawan satu, menggiring bola, memberi assist, dan mencetak gol.”

    Pada pertandingan melawan Juventus: “Ini pertandingan yang bagus. Kami bermain melawan tim dengan banyak pemain hebat. Kami harus berhati-hati tetapi kami pergi ke sana untuk menang karena kami adalah Milan!”

    Kami berada di urutan pertama klasemen. Terlalu dini untuk berpikir tentang memenangkan Scudetto, tetapi jika kami menang besok, maka kami akan lebih percaya diri. Tapi, ini masih pagi.”

    Tentang mencetak gol: “Saya pikir aspek terpenting adalah memenangkan trofi dan bermain di kompetisi Liga Champions. Saya ingin menang di sana.” tutup Leao.

    Pertandingan Juventus vs AC Milan sendiri akan berlangsung pada hari Senin besok (20/09/2021), yang rencananya akan tayang di RCTI mulai pukul 01.30 WIB.

  • Stefano Pioli Harapkan Juventus yang Agresif!

    Stefano Pioli Harapkan Juventus yang Agresif!

    Berita AC Milan – Duel dua raksasa Serie A akan terjadi besok Senin (20/09/2021), setelah Juventus dijadwalkan akan bersua AC Milan di giornata 4 Serie A.

    AC Milan sedikit diunggulkan untuk memenangkan laga ini setelah berhasil menyapu bersih 3 laga awal Serie A dengan kemenangan. Kondisi berbeda terjadi pada Juventus yang hanya sanggup memetik 1 poin dari 3 pertandingannya.

    Dalam konferensi pers sebelum pertandingan, Stefano Pioli mengharapkan Juventus yang agresif. Pelatih berusia 55 tahun itu juga menegaskan jika tidak ada yang favorit dalam laga besar seperti ini.

    Selain itu, Pioli juga mengungkapkan jika Zlatan Ibrahimovic dan Olivier Giroud dipastikan tidak bisa ikut ambil bagian dalam laga big match ini lantaran mengalami masalah pada kondisi fisiknya.

    Berikut adalah petikan wawancaranya sebagaimana dilansir dari channel Youtube resmi AC Milan:

    Tentang Juventus: “Saya mengharapkan Juve yang agresif! Kami harus siap untuk semua situasi. Sejauh yang kami ketahui, kami memiliki sikap kami dalam fase bertahan. Beberapa tim memiliki kualitas lebih dan semakin Anda berlari, ada risiko mereka semakin dekat dengan Anda.”

    Milan difavoritkan pergi ke Turin untuk menghadapi Juventus… “Saya tidak berpikir Milan adalah favorit: Saya pikir dua tim yang sangat kuat saling berhadapan. Siapa pun yang memainkan sepakbola lebih baik akan memiliki peluang lebih besar untuk menang.”

    Tentang pertandingan melawan Liverpool: “Di Liverpool kami lepas landas dan begitu juga para penggemar kami. Semuanya berada di atas dan kami berjuang: kenyataannya adalah bahwa tim dalam kesulitan mampu bereaksi. Di Liverpool mereka menempatkan lebih banyak kualitas dan intensitas.”

    Tentang kondisi Zlatan Ibrahimovic dan Olivier Giroud masing-masing: “Ibra ingin menjadi Superman. Situasinya sama seperti sebelumnya. Dia tidak akan ada dalam pertandingan, dan Giroud juga tidak akan ada di sana. Giroud menderita sakit punggung bawah melawan Liverpool.”

    Tentang level tim saat ini: “Yang kami tahu adalah kami merasa kami adalah tim yang kuat. Kami mempersiapkan diri untuk memenangkan setiap pertandingan. Kami ingin menaikkan level kami lebih jauh lagi. Saya terus mengatakan bahwa 7 tim teratas di sini semuanya memiliki nilai yang dekat.”

    Tentang Donnarumma dan Maignan: “Kami tidak memiliki hantu Donnarumma di sini. Kami tahu betapa dia membantu kami. Maignan hebat, saya sangat menyukainya karena cara dia menghadapi pekerjaan dan permainannya sehari-hari. Dia juga tajam dalam komunikasi.”

    Tentang apa yang perlu diperbaiki mengingat kekalahan dari Liverpool: “Detail membuat perbedaan. Melawan Liverpool, kami tidak terlalu dinamis. Kami tidak agresif seperti yang kami inginkan. Tapi, kami akan melanjutkan pekerjaan kami.”

    Tentang Junior Messias dan Pietro Pellegri: “Junior Messias belum siap. Pellegri, bagaimanapun, baik-baik saja dan dia akan tersedia. Dia masih muda dengan karakteristik yang hebat.”

    Milan mengajukan keluhan terkait nyanyian rasis fans Lazio yang ditujukan kepada Bakayoko… “Saya bangga menjadi bagian dari klub yang berada di garis depan melawan diskriminasi.”

    Pada persaingan dan klasemen Serie A: “Akan sangat penting untuk peringkat akhir bahwa kami mencetak poin melawan tim yang berada di tujuh tim favorit.”

    Tentang sepak bola Inggris: “Di Inggris, level sepakbola adalah yang tertinggi. Kami juga harus meningkatkan di lapangan dan dalam struktur kami. Sepak bola Italia harus tumbuh lebih jauh.”

    Bagaimana Anda bisa mengalahkan Juventus asuhan Allegri: “Apa yang terjadi musim lalu sekarang menjadi masa lalu. Besok, itu akan menjadi pertandingan yang berbeda. Kita bisa mengalahkan mereka dengan bermain dengan intensitas yang lebih tinggi dari mereka. Itulah cara untuk memenangkan pertandingan, dan kami akan mencobanya.”

    Pada cedera: “Dengan bermain begitu sering, tidak dapat dihindari bahwa situasi ini dapat muncul. Kami memainkan pertandingan dengan intensitas tinggi, saya pikir situasinya bisa membaik tetapi hanya dalam pertandingan setelah jeda berikutnya.”

    Tentang chemistry Leao dengan Theo Hernandez: “Rebic dan Leao adalah dua pemain yang berbeda, Leao lebih untuk satu lawan satu. Di sayap kiri kami sangat berbahaya, pemahaman berkembang.”

    “Yang penting adalah Rafa ada di dalam permainan dan dia melanjutkan pertumbuhannya seperti yang dia tunjukkan musim ini. Besok saya tidak berpikir Cuadrado akan bermain sebagai full-back, tetapi Danilo sebagai gantinya.”

    Apakah tim ini matang? “Kami selalu banyak fokus pada pekerjaan kami dan pada keseimbangan kami, kami tidak meninggalkan Anfield dengan puas. Kami menganalisis kinerja kami dan kami melihat bahwa dalam situasi tertentu kami bisa melakukannya dengan lebih baik.”

    “Kami pikir kami adalah grup yang kuat, kata-kata saya tidak banyak berguna karena lapangan yang akan membuktikannya.”

    Di mana dan apa yang harus ditingkatkan: “Kami dapat meningkatkan dalam konstruksi kami. Liverpool menyerang kami dengan keras dan dalam kualitas numerik. Kami menemukan beberapa ruang, dan kemudian kami mencetak dua gol.”

    “Ketika kami bekerja dengan kualitas posisi dan kecepatan tinggi kami, kami telah menunjukkan bahwa kami dapat menempatkan lawan yang sangat kuat dalam kesulitan.”

    Menurut Anda apa yang akan menjadi keunggulan besok? “Apa yang saya harapkan adalah Milan yang lebih kuat dan lebih sadar, yang telah belajar dari beberapa luka bakar apa artinya bermain di level tinggi.”

    “Besok akan ada pertandingan lain di level tertinggi, mereka (Juventus) semua juara dan semua pemain internasional, mereka masih berpikir mereka bisa memenangkan Scudetto.”

    “Kami ingin menjadi tim dengan kepribadian yang ingin memimpin permainan, kami harus aktif di semua fase permainan. Jika ini masalahnya maka itu pasti akan menjadi pertandingan yang bagus. ”

    Bagaimana performa grup setelah pertandingan melawan Liverpool di Liga Champions? “Kami siap untuk besok. Kami fokus pada Serie A sekarang. Kami adalah yang pertama di klasemen dan kami ingin membuat penampilan bagus lainnya. Kami harus mengambil beberapa posisi bagus di lini tengah, yang kami lewatkan saat melawan Liverpool.”

    Tentang duel winger/full-back: “Pertempuran dalam sepak bola selalu menentukan, apakah itu melebar atau di tengah lapangan. Tantangan akan menentukan. Kami harus sangat berhati-hati dan mencoba memenangkan lebih banyak duel.” tutup Pioli.

  • Mino Raiola: “Musim Depan Romagnoli dan De Ligt Dapat Bermain di Juventus!”

    Mino Raiola: “Musim Depan Romagnoli dan De Ligt Dapat Bermain di Juventus!”

    Berita AC Milan – Mino Raiola seolah tak pernah berhenti untuk merecoki urusan dapur AC Milan. Setelah sukses mengeluarkan Donnarumma dari San Siro, pria berusia 53 tahun itu kini kembali coba memantik api dengan Romagnoli sebagai bahan bakarnya.

    Sebagaimana kita tahu, kontrak kapten AC Milan tersebut akan habis pada akhir musim ini. Sejauh ini belum ada tanda-tanda jika AC Milan dan Romagnoli akan segera memulai negosiasi perpanjangan kontrak.

    Manajemen AC Milan sepertinya masih memendam rasa kesalnya atas apa yang Mino Raiola lakukan pada proses negosiasi Gianluigi Donnarumma. Manajemen tak ingin menghabiskan waktunya untuk kembali berurusan dengan pria yang juga menjadi agen dari Ibrahimovic itu.

    Baru-baru ini, Mino Raiola kembali coba memantik kontroversi dengan Milan setelah ia mengungkapkan jika Alessio Romagnoli akan bisa bergabung dengan Juventus musim depan.

    Lebih jauh ia juga turut mengomentari situasi Ibrahimovic yang kemungkinan akan gantung sepatu pada akhir musim nanti.

    “De Ligt dan Romagnoli termasuk yang terkuat di Eropa. De Ligt memiliki kontrak sementara Romagnoli berakhir. Saya pikir mereka bisa bermain bersama di Juventus. Tapi hati-hati karena saya pikir De Ligt juga bisa pergi di akhir musim.” tutur Raiola kepada Tuttosport.

    “Kami berpikir dari tahun ke tahun. Ini seperti tagihan yang kedaluwarsa dalam 12 bulan. Pada hari Anda tidak lagi mendengar biola pertama, Ibra akan mengatakan saya akan berhenti dan menjadi manajer.” pungkasnya.

    Kondisi Zlatan Ibrahimovic memang sangat mengkhawatirkan. Setelah bermain untuk pertama kalinya setelah 4 bulan absen, pemain sepakbola Swedia itu langsung kembali mengalami cedera.

    Kondisi fisik Ibrahimovic yang terus merapuh sepertinya sudah tidak mampu lagi untuk menunjang ambisi besarnya. Media tersebut juga mengungkapkan jika Raiola tidak mengesampingkan kemungkinan jika Ibra akan menjadi pelatih Milan selanjutnya.

     

  • Davide Calabria Akan Absen Dalam Laga Melawan Juventus

    Davide Calabria Akan Absen Dalam Laga Melawan Juventus

    Berita AC Milan – Jelang persiapan pertandingan big match melawan Juventus pada Senin mendatang, AC Milan tengah mendapatkan kabar buruk menyusul akan absennya bek kanan andalannya, Davide Calabria.

    Usai kalah tipis dari Liverpool di Liga Champions tengah pekan kemarin, armada I Rossoneri telah kembali menjalani latihan rutin di Milanello.

    Namun menukil laporan dari jurnalis Gianluca Di Marzio, Davide Calabria tidak kelihatan batang hidungnya dalam sesi latihan di Milanello pada hari ini.

    Sang jurnalis meyakini jika Calabria sedang mengalami masalah pada kondisi fisiknya dan kemungkinan ia akan absen dalam pertandingan melawan Juventus di Serie A.

    Selain Calabria, nama Olivier Giroud juga tengah diragukan untuk bisa tampil melawan si Nyonya Tua karena mengalami masalah kebugaran. Kondisi sang striker akan dievaluasi dalam beberapa jam kedepan.

    Selain kedua pemain tersebut, I Rossoneri juga diyakini akan tampil tanpa sang bomber utama, Zlatan Ibrahimovic. Pemain sepakbola Swedia itu mengalami cedera pada tendon achillesnya dan kondisinya juga masih dalam tanda tanya besar.

    Jika ketiga pemain tersebut absen, maka kira-kira beginilah formasi AC Milan saat menghadapi Juventus Senin mendatang:

    Formasi 4-2-3-1: Maignan; Florenzi, Kjaer, Tomori, Theo Hernandez; Kessie, Tonali; Saelemaekers, Brahim Diaz, Leao; Rebic.

  • Claudio Marchisio: “AC Milan Sekarang Lebih Kuat Daripada Juventus!”

    Claudio Marchisio: “AC Milan Sekarang Lebih Kuat Daripada Juventus!”

    Berita AC Milan – Meski masih berlangsung beberapa hari lagi, namun atmosfer pertandingan antara Juventus vs AC Milan yang berlangsung pada Senin mendatang sudah mulai memanas.

    Pada pertemuan terakhir kedua tim, AC Milan secara mengejutkan berhasil membabat habis Juventus di kandangnya sendiri dengan skor 3-0. Kala itu gol I Rossoneri dicetak oleh Brahim Diaz, Ante Rebic dan Fikayo Tomori.

    Saat ini AC Milan bertengger di peringkat 2 klasemen sementara Serie A dengan perolehan 9 poin. Sementara Juventus saat ini masih terjerembab pada peringkat 16 dengan perolehan 1 poin dari 3 pertandingan.

    Banyak pihak yang meyakini jika Juventus sedang mengalami penurunan, terlebih setelah ditinggal sang mega bintang, Cristiano Ronaldo. Hal itu juga diakui oleh legenda Juventus, Claudio Marchisio yang mengatakan jika AC Milan sekarang lebih kuat.

    Rossoneri sekarang lebih kuat karena pekerjaan hebat telah dilakukan untuk membangun kembali tim yang mengalami beberapa kesulitan selama bertahun-tahun dan yang pantas untuk kembali ke level masa lalu.” ungkap Marchisio kepada La Gazzetta dello Sport.

    Bianconeri sedang dalam fase rekonstruksi, tetapi mereka harus membuktikan bahwa mereka setara dengan tim yang membuka siklus kemenangan.”

    “Namun, saya percaya bahwa normal untuk menghadapi kesulitan di sepanjang jalan karena kepemimpinan baru sedang diciptakan dan Anda hanya perlu kesabaran.” tutupnya.

    Claudio Marchisio saat ini sudah pensiun dari sepak bola setelah tidak mendapatkan klub usai dilepas Zenit pada musim panas 2019 silam.

     

  • Gazzetta: AC Milan Lebih Baik Ketimbang Juventus

    Gazzetta: AC Milan Lebih Baik Ketimbang Juventus

    Berita AC Milan – Pada hari Minggu, AC Milan akan menghadapi Juventus di matchday 4 Serie A. Rossoneri memiliki poin penuh setelah 3 pertandingan selalu menang, sementara Juventus berada di urutan ke-16 dengan hanya satu poin.

    AC Milan kalah dari Liverpool di pertandingan pertama Liga Champions, tetapi Milan masih unggul dari Bianconeri dalam hal performa.

    AC Milan memiliki ide yang jelas di lapangan. Para pemain berbakat menunjukkan kecerdasan dengan menerapkannya seperti yang diinginkan oleh pelatih Pioli.

    Secara khusus, gaya Stefano Pioli ditentukan, pergerakannya, sistem formasi (4-2-3-1) dengan pemain yang kuat. Namun, itu juga bisa berarti ada masalah, yaitu prediktabilitas, tulis La Gazzetta dello Sport.

    Milan dapat dibaca hari ini, pelatih harus menemukan beberapa variabel, tetapi strukturnya solid. Tim tidak dihancurkan melawan Liverpool di Anfield karena ada beberapa konsep kuat yang benar untuk dipertahankan.

    Adapun pelatih Allegri, tidak seperti pertama kali ketika dia menetap di Juventus yang dilatih oleh Antonio Conte. Dia sekarang harus membangun kembali tim yang dikejutkan oleh revolusi gagal Maurizio Sarri dan Andrea Pirlo.

  • Diam-diam, Juventus Rupanya Juga Ikut Buru Franck Kessie

    Diam-diam, Juventus Rupanya Juga Ikut Buru Franck Kessie

    Berita AC Milan – Semakin hari, situasi Franck Kessie bersama AC Milan terlihat semakin memanas. Pemain sepakbola berusia 24 tahun itu baru saja dikabarkan telah menolak proposal kontrak baru yang diajukan oleh pihak manajemen klub.

    Padahal kontrak Kessie akan segera berakhir pada akhir musim ini. Bila kondisi terus bertahan seperti ini, maka pihak AC Milan besar kemungkinan akan menjualnya pada bulan Januari nanti.

    Kondisi itu dilakukan AC Milan agar sang pemain tidak pergi secara gratis saat kontraknya kadaluwarsa Juli tahun depan. Klub tidak ingin situasi Donnarumma dan Hakan kembali terulang.

    Sejauh ini tim-tim top seperti Tottenham, Liverpool dan PSG disebut sudah siap untuk menampungnya. Beberapa klub tersebut kabarnya telah menyiapkan gaji tak kurang dari angka 8 juta euro pertahunnya. Tawaran Milan sendiri saat ini masih mentok di angka 6.5 juta euro.

    Namun begitu, peminat Kessie sepertinya bertambah 1 lagi. Melansir laporan dari Calciomercato, Juventus diam-diam rupanya juga sedang ikut memburu Franck Kessie. Klub sepak bola kota Turin itu dikabarkan sedang memantau serius perkembangan sang pemain di Milan.

    Namun PSG sepertinya berada di urutan terdepan untuk mendapatkan mantan pemain Atalanta itu. Selain memiliki kekuatan finansial yang tak terbatas, klub Paris itu kabarnya juga sudah siap untuk menawarkan Mauro Icardi sebagai bagian dari proses transfer Franck Kessie.

  • September Neraka untuk AC Milan

    September Neraka untuk AC Milan

    Berita AC Milan – AC Milan mengawali kampanye musim baru 2021/2022 ini dengan cukup gemilang. Dalam 2 laga perdananya, I Rossoneri sukses meraih poin penuh atas lawan-lawannya.

    Pada laga pembuka, AC Milan sukses mencuri poin penuh di kandang Sampdoria lewat kemenangan tipis 1-0. Di laga selanjutnya, pasukan Il Diavollo Rosso mengamuk di San Siro dengan melumat Cagliari dengan skor telak 4-1.

    Namun begitu, AC Milan tidak bisa terus berleha-leha. Jujur saja, Sampdoria dan Cagliari kualitasnya berada jauh di bawah I Rossoneri sehingga tidak bisa kita jadikan sebagai tolak ukur kekuatan klub sesungguhnya.

    Namun kesempatan untuk melakukan pembuktian datang pada bulan September ini. Pada bulan ini AC Milan akan berhadapan dengan lawan-lawan tangguh seperti Lazio, Liverpool, Juventus dan Atletico Madrid.

    Bahkan pertandingan AC Milan melawan Lazio, Liverpool dan Juventus hanya berjarak sekitar 4 harian dalam 1 pekan. Berikut adalah jadwal berat I Rossoneri pada bulan September ini:

    • AC Milan vs Lazio: Minggu, 12 September 2021, pukul 23.00 WIB
    • Liverpool vs AC Milan: Kamis, 16 September 2021, pukul 02.00 WIB
    • Juventus vs AC Milan: Senin, 20 September 2021, pukul 01.45 WIB
    • AC Milan vs Venezia: Kamis, 23 September 2021, pukul 01.45 WIB
    • Spezia vs AC Milan: Sabtu, 25 September 2021, pukul 20.00 WIB
    • AC Milan vs Atletico Madrid: Rabu, 29 September 2021, pukul 02.00 WIB

    AC Milan tidak boleh lengah, sebab 1 hasil minor akan dapat berpengaruh pada mental para pemain. Jika psikis pemain down, itu akan sangat berbahaya jika lawannya adalah tim kuat seperti Lazio, Liverpool, Juventus dan Atletico Madrid.

    Alih-alih akan menjumpai September ceria, skuad Stefano Pioli dapat terancam terjebak dalam September neraka.

    Namun demikian AC Milan tidak boleh pesimis. Dengan etos kerja yang bagus dan mentalitas pantang menyerah seperti musim lalu, segalanya masih mungkin untuk I Rossoneri.

  • Leonardo Bonucci Waspada dengan Kekuatan AC Milan Musim Depan

    Leonardo Bonucci Waspada dengan Kekuatan AC Milan Musim Depan

    Berita AC Milan – Bek veteran Juventus, Leonardo Bonucci mengaku cukup waspada dengan kekuatan AC Milan musim depan. Sebab dirinya merasa kalau skuat asuhan Stefano Pioli akan menggangu Juventus dalam perburuan gelar Scudetto 2021/22.

    Juventus akan mengawali awal baru bersama pelatih baru mereka, Massimiliano Allegri untuk menghadapi musim yang akan datang. Setelah di musim sebelumnya, Juventus hanya mampu finish di peringkat empat pada klasemen akhir Serie A.

    Leonardo Bonucci yang merupakan salah satu pemain Juventus mengklaim bahwa timnya masih memiliki ambisi untuk menjuarai Serie A 2021/22. Meskipun begitu, bek berusia 34 tahun tersebut tidak ingin meremehkan tim lawan sebab persaingan di Serie A sudah semakin kompetitif dalam beberapa tahun terakhir.

    Ia bahkan menyebutkan beberapa tim yang bakal menyulitkan Juventus pada musim depan selain Inter Milan, juara Serie A musim lalu. Leonardo Bonucci menilai AC Milan, Lazio dan AS Roma bakal menjadi tim yang akan menyulitkan Juventus untuk memenangkan Serie A musim depan.

    “Inter menjadi tim yang harus kami taklukkan, sebab mereka akan menjadi tim favorit juara setelah memenangkan Serie A musim lalu. Tetapi masih ada beberapa tim seperti Roma, Lazio dan Milan yang menurut saya akan mengganggu Juventus musim depan,” ucap Leonardo Bonucci kepada Sky Italia.

    “Detail kecil akan menjadi penentu dalam perburuan gelar. Allegri sangat bersemangat untuk menghadapi musim depan. Kami siap untuk mengambil kembali apa yang sudah kami tinggalkan pada musim lalu.”.

    Pemain yang baru membawa Timnas Italia juara EURO 2020 tersebut pernah berseragam Rossoneri pada musim 2017/18. Selama memperkuat AC Milan, ia mencatatkan 51 penampilan dan mengoleksi dua gol serta satu assist di semua ajang.