BERITAMILAN.COM – Sorotan tajam berita AC Milan hari ini membahas aksi balasan dari Curva Sud AC Milan. Kelompok ultras Inter Milan tampaknya sangat tidak senang dengan cara tim mereka bermain selama menelan kekalahan memalukan di laga derby pada hari Sabtu lalu.
Keempat gol dalam laga panas tersebut seluruhnya tercipta pada babak pertama. Sundulan mematikan Christian Pulisic dan sontekan Adrien Rabiot dari skema sepak pojok sukses membawa Milan berada di atas angin dalam waktu kurang dari 10 menit. Alessandro Bastoni sempat memangkas ketertinggalan, sebelum tendangan bebas luar biasa dari Diego Moreira kembali memulihkan keunggulan dua gol bagi skuad Rossoneri.
Kekecewaan Ultras Inter dan Spanduk Protes

Seperti yang diungkapkan oleh Calciomercato.it, kelompok pendukung garis keras Inter langsung memasang sebuah spanduk protes setelah kekalahan 3-1 tersebut. Mereka secara terbuka mengkritik sikap para pemain Nerazzurri baik selama maupun sesudah pertandingan berlangsung.
- Lokasi Spanduk: Ditempatkan tepat di luar stadion San Siro sebagai bentuk kekecewaan mendalam atas minimnya daya juang skuad mereka.
- Kritik Sikap Pemain: Sindiran keras ditujukan kepada mayoritas pemain yang memilih langsung masuk ke lorong ruang ganti daripada berdiri di hadapan para pendukung setelah peluit akhir berbunyi.
- Balasan Spontan: Aksi protes dari kubu lawan tersebut langsung mendapat respons cepat dan sangat tajam dari para pendukung setia Iblis Merah.
Pesan yang tertulis di spanduk Curva Nord tersebut menunjukkan betapa frustrasinya mereka terhadap mentalitas tim kesayangannya saat menghadapi sang rival sekota yang terus mendominasi.
“Sebuah derby yang kalah bahkan tanpa bermain. Bahkan tidak punya nyali untuk mengucapkan selamat tinggal.”
Balasan Menohok dari Kelompok Suporter Rossoneri
Seperti yang sering terjadi dalam persaingan abadi sekota ini, tanggapan dari kelompok pendukung setia Rossoneri tidak butuh waktu lama untuk muncul. Setelah melihat spanduk dari kubu Nord, mereka langsung memasang spanduk tandingan di luar stadion untuk mengejek sang rival.
“Fans Inter menjadi gila. Apakah kamu tahu siapa yang akan mengucapkan selamat tinggal? Bokongku!”
Perang spanduk ini semakin memanaskan atmosfer pasca-derby di kota mode. Dengan kemenangan mutlak di atas lapangan hijau dan ejekan tajam di luar stadion, dominasi Iblis Merah atas tetangganya benar-benar terasa sangat memuaskan pada pekan ini.





