Berita

Skandal di Marassi: Wasit Davide Massa Panen Hujatan Usai Rugikan AC Milan!

×

Skandal di Marassi: Wasit Davide Massa Panen Hujatan Usai Rugikan AC Milan!

Sebarkan artikel ini
Davide Massa, AC Milan

BERITAMILAN.COM – Sorotan tajam berita AC Milan hari ini membidik kepemimpinan korps baju hitam yang penuh dengan tanda tanya. Pengadil lapangan, wasit Davide Massa AC Milan, kini tengah menuai hujan kritik dan hujatan tajam atas beberapa keputusan kontroversial yang dibuatnya selama kemenangan tipis skuad Rossoneri atas Genoa.

Meskipun Iblis Merah berhasil membawa pulang tiga poin berkat kemenangan 2-1 di Marassi, pertandingan tersebut meninggalkan rasa pahit. Tepat pada menit ke-51, terjadi sebuah insiden sangat kontroversial yang memicu ketegangan luar biasa, baik di atas lapangan hijau maupun di bangku cadangan.

Insiden Rabiot dan Bencana Kartu Merah

Momen krusial itu terjadi ketika Alessandro Marcandalli dengan sengaja menjatuhkan Adrien Rabiot yang tampak memiliki ruang terbuka lebar di depannya menuju gawang. Banyak pihak yang langsung berekspektasi bahwa kartu merah langsung akan dicabut dari saku wasit.

Namun secara mengejutkan, Massa tidak menganggapnya sebagai peluang emas mencetak gol yang bersih, meskipun Rabiot benar-benar sendirian dan Alphadjo Cisse juga berdiri tanpa pengawalan di sebelah kirinya—yang secara efektif membuat situasi menjadi serangan balik dua lawan nol (kiper).

Protes dari kubu Rossoneri pun pecah dan sangat intens. Sebagai imbasnya, MilanNews melabeli rentetan hukuman yang keluar setelahnya sebagai sebuah “bencana”. Rabiot justru diganjar kartu kuning karena protesnya, sementara tiga staf pelatih Milan diusir keluar lapangan dengan kartu merah langsung. Ketiga staf tersebut adalah Emanuel Ferro (asisten teknis), Riccardo Negri (rehabilitasi dan biomekanik), dan Stefano Mazzoni (direktur medis).

Pakar Wasit Bongkar Kesalahan Fatal Davide Massa

Gambar

Menanggapi insiden yang merugikan Milan tersebut, akun pakar analisis wasit ternama di platform X, Errori Arbitrali, memberikan ulasan tajam dan membongkar betapa fatalnya kesalahan Massa dalam membaca regulasi terbaru.

“Kartu kuning yang ditunjukkan kepada Marcandalli tidak begitu jelas (dapat dibenarkan), meskipun jaraknya cukup jauh dari gawang.”

“Kontrol bola Rabiot tidak mengarah ke luar. Tahun ini, Surat Edaran No.1 menambahkan posisi para penyerang sebagai faktor yang perlu dipertimbangkan, bukan hanya posisi para pemain bertahan.”

Sang pakar lebih lanjut menjelaskan bahwa kehadiran Cisse di sisi kiri membuat situasi ini mutlak menjadi ancaman gol yang sangat nyata, sesuatu yang luput dari pandangan sang pengadil lapangan.

“Cisse di tengah memiliki ruang lari yang bersih, dan para pemain Genoa kemungkinan besar tidak akan bisa kembali (bertahan) meskipun jaraknya sangat jauh. Dengan satu sentuhan, Rabiot bisa mengirimnya lolos langsung ke gawang tanpa ada bek yang bisa membantu.”

“Saya mungkin bisa mengerti mengapa VAR tidak melakukan intervensi karena faktor jarak (Leo Ostigard mungkin dinilai bisa menutup ruang), tetapi bagi saya tantangan (pelanggaran) ini pantas mendapat kartu merah untuk DOGSO (Menggagalkan Peluang Mencetak Gol yang Jelas) daripada sekadar kartu kuning untuk SPA (Menghentikan Serangan Menjanjikan).”

DAFTAR DONATUR BERITAMILAN.COM BULAN INI

No. Nama Donatur Besaran Donasi
1. David Togar Rp 88.888
2. ImamBePe Warjeng Rp 51.899

Situs Beritamilan.com dikelola dengan sumber daya finansial yang terbatas, bantu admin untuk mempertahankan situs ini dengan donasi ke nomor DANA:

0816598786

(Jangan lupa untuk menyertakan nama atau inisial pada catatan transfer untuk keperluan pembaruan peringkat donatur secara berkala.)

FORZA MILAN SEMPRE!