Siapa Saja 5 Pemain Terakhir AC Milan Bernomor Punggung 10 sebelum Brahim Diaz?

  • Whatsapp
Transfer Milan Terbaru
Photo: @ACMilan

Berita AC Milan – Rekrutan anyar Rossoneri, Brahim Diaz telah memilih nomor punggung 10 untuk dikenakan olehnya selama dua musim ke depan di San Siro. Ia merupakan transfer terbaru Milan dalam pasar transfer musim panas ini.

Di Milan, Brahim Diaz ingin mengenakan nomor punggung 10 karena sudah banyak pemain hebat AC Milan yang pernah menggunakan nomor punggung tersebut.

Bacaan Lainnya

Apa yang dikatakan pemain sepak bola berusia 22 tahun itu memang ada benarnya. Nomor punggung 10 pernah dipakai oleh beberapa pemain hebat pada masanya seperti Clarence Seedorf, Ruud Gullit, Zvonimir Boban dan Gianni Rivera.

Namun, apakah kalian masih ingat siapa saja pemain-pemain terakhir Rossoneri yang pernah menggunakan nomor tersebut?

Kalau kalian lupa, yuk mengingat kembali lima pemain terakhir AC Milan yang pernah menggunakan nomor punggung 10 dalam dua dekade terakhir.

Hakan Calhanoglu (2017-2021)

Hakan Calhanoglu Berita AC Milan

Pemain terakhir yang menggunakan nomor punggung 10 sebelum Brahim Diaz adalah Hakan Calhanoglu.

Nomor tersebut diambil alih oleh Brahim Diaz setelah pemain berkebangsaan Turki itu memutuskan untuk membelot ke Inter Milan secara bebas transfer pada musim panas 2021.

Hakan Calhanoglu telah mengenakan nomor punggung tersebut sejak tiba di San Siro dari Bayer Leverkusen pada tahun 2017 lalu.

Selama mengenakan nomor punggung 10, pemain yang kini berumur 27 tahun itu sudah memberikan 32 gol dan 48 assist untuk AC Milan.

Keisuke Honda (2014-2017)

Keisuke Honda Berita AC Milan

Keisuke Honda langsung memilih nomor punggung 10 ketika dirinya didatangkan AC Milan secara gratis dari CSKA Moscow pada awal tahun 2014.

Akan tetapi nomor punggung tersebut tidak membuatnya hebat seperti Hakan Calhanoglu, sebab pemain asal Jepang itu hanya mencatatkan sebelas gol dan 16 assist untuk Rossoneri dalam kurun waktu tiga tahun.

Namun begitu, kisahnya sebagai pemain sepakbola Asia pertama yang mengenakan jersey baru AC Milan nomor punggung 10 akan selalu lekat di ingatan para Milanisti.

Kevin-Prince Boateng (2012-2013)

Kevin-Prince Boateng berita AC Milan

Pemain berkewarganegaraan Ghana itu mulai menggunakan nomor 10 pada musim 2012/13, setelah sebelumnya ia mengenakan nomor 27 di AC Milan.

Kevin-Prince Boateng tidak lama menggunakan nomor 10 di San Siro, karena pada musim dingin 2014 ia dijual ke Schalke.

Selama memperkuat Rossoneri dengan nomor spesial tersebut, Kevin-Prince Boateng hanya mengumpulkan lima gol dan tujuh asisst dalam 39 penampilan di semua kompetisi.

Clarence Seedorf (2006-2012)

Clarence Seedorf berita AC Milan

Nomor punggung 10 cukup melekat dengan Clarence Seedorf karena pemain tersebut sudah menggunakannya selama kurang lebih enam tahun.

Ia sangat layak untuk menggunakan nomor tersebut di AC Milan, jika dilihat dari prestasi dan performa yang telah diberikannya kepada Rossoneri.

Pada periode 2006-2012, Clarence Seedorf berhasil mempersembahkan lima gelar untuk AC Milan, termasuk Liga Champions, Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antar Klub tahun 2007 lalu.

Selama mengenakan nomor tersebut, ia sudah mencatatkan 39 gol dan 39 assist dalam 242 penampilan di semua kompetisi.

Rui Costa (2001-2006)

Berita AC Milan
Photo: @ACMilan

Rui Costa langsung jadi pewaris nomor punggung 10 setelah Zvonimir Boban memutuskan hengkang ke Celta Vigo tahun 2001 lalu.

Manajemen AC Milan bersedia untuk memberi pemain asal Portugal itu nomor punggung 10, karena sebelumnya Rui Costa tampil impresif bersama Fiorentina.

Apa yang diharapkan benar adanya, karena Rui Costa saat itu menjadi salah satu pemain penting Rossoneri dan berhasil membawa pulang lima trofi ke San Siro.

Dalam kurun waktu lima tahun, ia mencatatkan 192 pertandingan bersama AC Milan sebelum pergi ke Benfica secara gratis tahun 2006 lalu.

Nah sekarang kalian sudah ingat kembali kan tentang lima pemain terakhir AC Milan yang pernah menggunakan nomor punggung 10 sebelum Brahim Diaz?

Nomor punggung tersebut memang bisa menjadi penambah beban tersendiri, atau bahkan menjadi bahan bakar untuk memotivasi pemain yang menggunakannya.

Semoga saja, Brahim Diaz bisa bermain bagus seperti Hakan Calhanoglu, Clarence Seedorf dan Rui Costa untuk dua musim ke depan bersama AC Milan.

Pos terkait