Luka Modric tak henti-hentinya membuat decak kagum dunia sepak bola meski usianya sudah tidak muda lagi. Gelandang AC Milan ini baru saja memecahkan rekor bersejarah berkat gol kemenangannya melawan Pisa.
Pemain asal Kroasia tersebut resmi menjadi pencetak gol tertua dalam sejarah Serie A melalui skema open play (bukan penalti). Modric mencatatkan namanya di papan skor pada usia 40 tahun, 5 bulan, dan 4 hari.
“Modric telah mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Silvio Piola (7 Februari 1954, Novara-Milan 1-1), yang mencetak gol pada usia 40 tahun, 4 bulan, dan 9 hari.”
Rekomendasi Jersey AC Milan
Buat kamu fans AC Milan yang ingin jersey terbaru dengan kualitas bagus dan harga masih masuk akal, Jersey AC Milan Home 2026 – Grade Ori jadi salah satu pilihan favorit banyak Rossoneri.
Podium Dikuasai Legenda Milan
Jika menghitung gol dari tendangan penalti, Modric kini berada di peringkat ketiga dalam daftar pencetak gol tertua sepanjang masa Serie A. Uniknya, podium ini sepenuhnya dikuasai oleh para pemain yang berseragam Rossoneri.
- 1. Zlatan Ibrahimovic: 41 tahun, 5 bulan, 15 hari (vs Udinese, 2023).
- 2. Alessandro Costacurta: 41 tahun, 25 hari (vs Udinese, 2007).
- 3. Luka Modric: 40 tahun, 5 bulan, 4 hari (vs Pisa, 2026).
Komentar Allegri dan Masa Depan
Pelatih Massimiliano Allegri tak bisa menyembunyikan kekagumannya kepada sang maestro usai laga. Berbicara kepada DAZN, Allegri memuji mentalitas Modric yang tak luntur.
“Dia adalah pemain yang luar biasa. Terlepas dari kualitas teknisnya yang menakjubkan, pada akhirnya dia berusaha untuk meraih kemenangan ini.”
“Kita semua harus belajar darinya, dia memiliki kerendahan hati yang gila. Kami senang memilikinya.”
– Massimiliano Allegri, DAZN
Mengenai masa depannya, Modric memiliki opsi perpanjangan kontrak hingga 2027. Manajemen Milan di Via Aldo Rossi sangat ingin ia bertahan, namun menyerahkan keputusan akhir kepada sang pemain.
Modric dikabarkan ingin fokus menyelesaikan musim ini dan bermain di Piala Dunia terlebih dahulu. Evaluasi fisik dan motivasi akan menjadi penentu apakah ia akan terus bermain di usia 41 tahun nanti.
Analisis Redaksi
Pencapaian Modric adalah bukti bahwa profesionalisme dan dedikasi bisa mengalahkan batasan usia. Kehadirannya di Milan bukan sekadar mentor, tetapi masih menjadi tulang punggung tim di momen krusial.
Jika ia memutuskan bertahan satu tahun lagi, peluang untuk bermain di Liga Champions bersama Milan akan menjadi motivasi besar. Rekor Zlatan Ibrahimovic pun bukan mustahil untuk dipecahkan musim depan.
Beritamilan.com dikelola secara independen dan dijalankan dengan sumber daya yang sangat terbatas. Jika Anda ingin membantu menjaga situs ini tetap bertahan hidup silakan Klik di sini.




