Kerim Alajbegovic menjadi nama terbaru yang tengah naik daun saat AC Milan berusaha memberikan lebih banyak opsi serangan bagi pelatih Ruben Amorim.
Setelah merampungkan perekrutan Goncalo Ramos dan Mario Gila, Milan kini mencari tambahan amunisi baru untuk meningkatkan kualitas posisi di belakang penyerang dalam skema 3-4-2-1.
Pedoman pencarian manajemen sudah sangat jelas, yakni target harus berusia muda, berbakat, dan memiliki ruang besar untuk terus berkembang.
Menurut laporan Calciomercato.com, nama Konstantinos Karetsas dan Kerim Alajbegovic santer dikaitkan, dengan nama terakhir tampaknya menjadi target yang jauh lebih konkret.
Restu Zlatan dan Rayuan Cardinale

Alajbegovic rupanya sudah memiliki pendukung yang sangat signifikan dari dalam internal klub Rossoneri.
Pemain asal Bosnia kelahiran 2007 ini tampil apik di Piala Dunia dan sukses menuai pujian tinggi dari Zlatan Ibrahimovic setelah mencetak gol solo yang memukau.
“Penyelesaiannya indah, ya, tekniknya sempurna, ya, namun yang membuat saya terkesan adalah kepercayaan dirinya sebelum gol, cara ia meminta bola, dan cara ia merasakan momen tersebut,” ungkap Ibra.
“Pemain hebat tidak menunggu peluang, melainkan mereka menciptakannya.”
“Semua orang membicarakan gol tersebut, namun bagi saya gol bukanlah hal yang paling hebat, karena hal yang paling mengejutkan adalah keberaniannya.”
“Seorang anak berusia 18 tahun di Piala Dunia, di bawah tekanan, dengan jutaan orang menontonnya, bermain seolah-olah ia memiliki stadion ini.”
“Banyak pemain muda memiliki bakat, tetapi bakat tanpa kepribadian tidak akan ada gunanya.”
“Ketika saya menonton Kerim, saya tidak melihat seorang pemain muda yang berharap bisa bermain bagus, melainkan saya melihat seorang pemain yang percaya bahwa ia adalah yang terbaik di lapangan.”
Milan dilaporkan terus menjalin kontak dengan rombongan agen Alajbegovic, di mana mereka memiliki kemungkinan besar untuk segera mencapai kesepakatan secara personal.
Memang benar ada persaingan sengit baik di Eropa maupun di Italia seperti dari Atalanta dan Roma, tetapi sang pemain Bosnia itu diyakini akan dengan senang hati mengenakan seragam Merah-Hitam.
Sang pemilik klub, Gerry Cardinale, juga dikabarkan memiliki sarana finansial yang cukup untuk meyakinkannya agar memilih berlabuh di San Siro.
Hambatan Harga dari Bayer Leverkusen

Namun, jauh lebih sulit untuk mencapai kesepakatan dengan Bayer Leverkusen, yang baru saja membawanya kembali ke Jerman pada akhir Maret dengan mengaktifkan klausul pembelian kembali senilai 8 juta Euro.
Untuk menjualnya pada bursa transfer musim panas ini, Leverkusen diyakini akan menuntut biaya setidaknya sebesar 30 juta Euro.
Berbekal sembilan gol dan tiga assist dalam 28 pertandingan liga Austria, Alajbegovic secara luas dianggap sebagai masa kini dan masa depan Bayer Leverkusen.
“Meskipun usianya masih muda, ia sangat krusial bagi Salzburg, dan juga memberikan penampilan tingkat tinggi secara internasional, sehingga kami yakin Kerim dapat memainkan peran penting di Bayer Leverkusen di tahun-tahun mendatang,” tegas direktur olahraga Simon Rolfes.
Namun, hal tersebut tidak berarti bahwa sang pemain akan mendapatkan garansi untuk langsung menjadi starter reguler di skuad utama klub asal Jerman tersebut.
Bayer baru saja menginvestasikan 32 juta Euro untuk merebut pemain sayap Afonso Moreira dari Olympique Lyonnais dan sudah memiliki banyak pemain di posisi serupa seperti Culbreath, Ben Seghir, serta Poku.
Ketatnya persaingan internal ini bisa saja mendorong Alajbegovic keluar dari klub, dengan klub-klub besar termasuk AC Milan yang siap mengambil keuntungan jika kesempatan emas itu muncul.





