BeritaRating Pemain

Rating Pemain Juventus vs AC Milan [Supercoppa Italiana]

×

Rating Pemain Juventus vs AC Milan [Supercoppa Italiana]

Sebarkan artikel ini
Photo: acmilan.com

AC Milan berhasil mengamankan tiket ke final Supercoppa Italiana setelah kemenangan dramatis melawan Juventus pada Sabtu dini hari tadi.

Dalam laga ini, pergantian pemain menjadi kunci keberhasilan tim asuhan Sergio Conceição, dengan beberapa pemain pengganti memberikan dampak besar di babak kedua.

Berikut adalah ulasan performa pemain Milan dalam pertandingan tersebut.


Starting XI

Mike Maignan (6):
Penjaga gawang asal Prancis ini tampil cukup solid, meskipun tidak mampu mencegah gol spektakuler dari Yildiz. Di babak kedua, Maignan menunjukkan ketenangan dan keahliannya dalam distribusi bola, yang membantu Milan menjaga ritme permainan.

Photo: acmilan.com

Emerson Royal (6):
Bek kanan asal Brasil ini menunjukkan kemampuan bertahan yang cukup baik, meskipun kontribusinya dalam membangun serangan kurang maksimal, terutama di babak pertama. Namun, ia tampil lebih konsisten di babak kedua.

Fikayo Tomori (6):
Tomori masih terlihat kurang tajam dalam penempatannya, mungkin karena minimnya waktu bermain belakangan ini. Meski demikian, ia berhasil melakukan beberapa intervensi penting untuk menjaga lini belakang Milan tetap solid.

Malick Thiaw (7 – MOTM):
Bek muda ini menjadi bintang di lini belakang Milan. Penempatannya yang tepat dan keberaniannya dalam mengambil risiko membuatnya tampil sebagai pemain terbaik malam itu. Ia juga beberapa kali menyelamatkan rekan setimnya dengan intervensi yang krusial.

Photo: acmilan.com

Theo Hernandez (4.5):
Malam yang sulit bagi Hernandez. Ia gagal mengantisipasi pergerakan Yildiz pada gol Juventus dan juga membuang peluang emas di babak kedua. Meskipun mendapatkan penalti yang membantu Milan, performanya secara keseluruhan jauh dari harapan.

Ismael Bennacer (5):
Kembali bermain dari cedera panjang, Bennacer terlihat belum sepenuhnya fit. Ia sering kehilangan bola dan kurang sadar akan situasi di sekitarnya. Penggantinya di babak kedua, Yunus Musah, tampil jauh lebih baik.

Youssouf Fofana (5.5):
Awal yang menjanjikan dari gelandang ini, tetapi ia kehilangan konsistensi seiring berjalannya waktu. Kontribusinya dalam membangun serangan kurang maksimal, terutama di sepertiga akhir lapangan.

Photo: acmilan.com

Tijjani Reijnders (5.5):
Reijnders tampil di bawah standar malam ini, dengan banyak kesalahan teknis yang menghambat kreativitas Milan di lini tengah. Performa buruk ini diharapkan hanya menjadi insiden sesaat.

Christian Pulisic (6.5):
Meski tampil kurang mengesankan di awal, Pulisic berhasil memenangkan penalti yang menjadi titik balik bagi Milan. Tendangan penaltinya memang sedikit beruntung, tetapi ia berhasil menyelesaikan tugasnya dengan baik.

Alvaro Morata (6):
Morata mungkin tidak mencetak gol, tetapi ia terlibat dalam hampir semua peluang berbahaya Milan. Pergerakannya yang cerdas membantu menciptakan ruang bagi rekan setimnya, meskipun penyelesaian akhirnya masih kurang tajam.

Raul Jimenez (5.5):
Jimenez kesulitan memberikan dampak besar dalam pertandingan. Umpan silangnya sering tidak akurat, dan ia tampak kurang efektif dalam membangun serangan.


Pemain Pengganti

Photo: acmilan.com

Yunus Musah (7):
Musah tampil luar biasa sebagai pemain pengganti. Ia membawa energi baru di lini tengah dan mencetak gol kemenangan meskipun sedikit beruntung. Ketika dipindahkan ke posisi bek kanan, ia tetap tampil solid.

Tammy Abraham (7):
Abraham memberikan dampak instan setelah masuk. Ia menunjukkan semangat tinggi dan keterampilannya dalam serangan balik, yang membantu Milan menekan Juventus di babak kedua.

Matteo Gabbia (6.5):
Gabbia tampil solid di lini belakang dan melakukan blok krusial di akhir pertandingan untuk mencegah gol penyama kedudukan dari Gatti.

Pietro Terracciano (N/A):
Tidak cukup banyak waktu bermain untuk memberikan penilaian.


Kesimpulan

Kemenangan ini menunjukkan bahwa AC Milan memiliki kedalaman skuad yang cukup baik, dengan pemain pengganti seperti Musah dan Abraham yang mampu memberikan dampak besar. Malick Thiaw tampil sebagai pemain terbaik dengan performa gemilang di lini belakang, sementara Bennacer masih membutuhkan waktu untuk kembali ke performa terbaiknya.

Dengan kemenangan ini, Milan melangkah ke final Supercoppa Italiana untuk menantang Inter Milan dan menunjukkan bahwa mereka siap bersaing untuk trofi musim ini.