BERITAMILAN.COM – Bek tengah tangguh AC Milan, Strahinja Pavlovic, akhirnya angkat bicara usai kekalahan telak Rossoneri dari Bournemouth. Pemain asal Serbia itu mengakui bahwa ia telah melakukan kesalahan fatal pada proses gol ketiga lawan. Melalui berita AC Milan terbaru hari ini, performa lini belakang skuad asuhan Paulo Fonseca mendadak disorot tajam publik San Siro.
Strahinja Pavlovic Akui Blunder Fatal di Laga Kontra Bournemouth
Bermain di kandang Bournemouth, lini pertahanan AC Milan tampil pincang dan kehilangan konsentrasi. Duet Strahinja Pavlovic bersama Fikayo Tomori, Koni De Winter, dan Pervis Estupinan gagal menunjukkan soliditas yang diharapkan. Alih-alih mengamankan clean sheet, kuartet lini belakang tersebut justru membiarkan gawang Mike Maignan kebobolan tiga gol tanpa balas dalam duel sengit ini.
Situasi semakin runyam ketika Mike Maignan diganjar kartu merah langsung oleh wasit. Koni De Winter membuat kesalahan awal yang berbuah petaka, sementara Strahinja Pavlovic melakukan blunder konyol pada eksekusi tendangan bebas lawan. Ia melompat dan membuka pagar betis sehingga bola meluncur mulus masuk ke gawang Rossoneri.
Pengakuan Jujur Strahinja Pavlovic Kepada Media Italia
Selepas pertandingan usai, Strahinja Pavlovic langsung melangkah menuju zona campuran dan berbicara kepada Sky Italia. Ia mengakui bahwa timnya melakukan terlalu banyak kesalahan mendasar sepanjang paruh pertama pertandingan. Namun demikian, ia enggan mencari-cari alasan dan siap menerima kritik atas performa buruknya di lapangan.
“Saya pikir awal pertandingan tidak berjalan baik. Kami membuat terlalu banyak kesalahan di babak pertama dan… yah, tidak banyak yang bisa dikatakan. Kebobolan dua penalti dan mendapati diri kami bermain dengan sepuluh pemain membuat segalanya sangat sulit. Sekarang kami harus melupakan pertandingan ini dan bersiap untuk laga berikutnya.”
Selain itu, Strahinja Pavlovic juga membeberkan reaksi sang penjaga gawang utama di ruang ganti pasca insiden kartu merah. Ia menyebutkan bahwa rekan-rekan setimnya tetap berusaha tenang menghadapi situasi pelik tersebut demi menjaga mentalitas skuad.
“Dia hanya menyuruh kami untuk tetap tenang dan itu saja. Hal-hal seperti ini bisa terjadi, ini adalah bagian dari permainan.”
Penyesalan Pagar Betis dan Fokus Penuh Menatap Laga Selanjutnya
Ketika disinggung mengenai posisinya yang terlalu terbuka pada proses gol ketiga Bournemouth, Strahinja Pavlovic tidak berusaha mengelak dari tanggung jawab. Ia mengakui bahwa keputusannya saat itu keliru setelah melihat ulang tayangan ulang insiden tersebut.
“Ya, yah, tidak banyak yang bisa dikatakan. Ini jelek untuk dilihat. Pada saat itu saya pikir tendangannya sedikit lebih tinggi, tetapi melihatnya lagi sekarang, jelas bahwa itu adalah kesalahan penempatan pagar betis.”
Meski menelan pil pahit di tanah Inggris, Strahinja Pavlovic mengajak seluruh rekan setimnya untuk segera melupakan hasil negatif ini. Pasalnya, jadwal padat sudah menanti AC Milan di depan mata dengan sederet laga krusial yang menentukan perjalanan musim ini.
“Saya sudah mengatakannya sebelumnya. Kami akan bermain lebih dari lima puluh atau enam puluh pertandingan tahun ini, dan ini hanya salah satunya. Tentu, ini menyakitkan, tetapi sekarang kami harus mengatur ulang dan fokus secara eksklusif pada pertandingan berikutnya, karena pertandingan kunci lainnya menanti kami di hari-hari mendatang. Kami berada di jalur yang benar, dan ya, kami benar-benar harus melupakan malam ini.”
Bangkit Bersama Demi Lambang di Dada
Kekalahan menyakitkan ini memang meninggalkan luka mendalam bagi para tifosi setia Rossoneri di seluruh dunia. Namun, mentalitas baja dan semangat juang pantang menyerah harus terus dijaga oleh seluruh elemen klub demi meraih kejayaan di kancah domestik maupun Eropa. Strahinja Pavlovic dan rekan-rekan setimnya kini memikul tanggung jawab besar untuk membuktikan kualitas sejati AC Milan di atas lapangan hijau.
Mari kita terus dukung langkah Il Diavolo Rosso dalam melewati masa-masa sulit ini dengan kepala tegak. Kegagalan hari ini adalah bahan bakar utama untuk meraih kemenangan gemilang pada pertandingan-pertandingan berikutnya yang jauh lebih menantang!





