Paolo Scaroni Puji Perkembangan Paolo Maldini Sebagai Direktur Milan

Scaroni Maldini
Photo: ©Getty Images

Berita AC Milan – Entah apa jadinya AC Milan saat ini andai Paolo Maldini tidak ada di dalam jajaran manajemen klub. Elliott, usai resmi mengambil alih kekuasaan Milan dari Yonghong Li memutuskan untuk memanggil sang legenda untuk masuk ke dalam jajaran manajemen klub pada 2018 silam.

Maldini mendapatkan peran sebagai Direktur Teknik ketika Leonardo memilih angkat kaki karena terlibat friksi dengan Ivan Gazidis pada 2019. Meski secara struktural jabatan Maldini tidak lebih tinggi dari Gazidis sebagai CEO klub, Il Capitano tidak segan untuk melawan jika Gazidis memiliki kebijakan yang bertolak belakang dengan kultur sepakbola AC Milan.

Bacaan Lainnya

Sebagai contoh adalah ketika pada tahun lalu Gazidis yang secara sepihak ingin mendatangkan Ralf Rangnick untuk menggantikan Stefano Pioli. Paolo Maldini adalah orang terdepan yang menolak rencana tersebut dan ia bahkan mengisyaratkan untuk mundur andai sang CEO memaksakan kehendaknya.

Pada akhirnya Ivan Gazidis memilih untuk menurut pada keinginan Paolo Maldini dan sekarang kita bisa melihat hasilnya. Stefano Pioli berhasil mengelola group yang sangat padu dan penuh keharmonisan sehingga kini Milan terus bersaing di papan atas.

Situasi itu rupanya tak lepas dari pengamatan sang presiden klub, Paolo Scaroni. Pria yang juga menjabat sebagai CEO perusahan energi Italia, Eni, mengakui jika Paolo Maldini adalah seorang juara yang kini telah menjadi seorang manajer hebat.

Selain itu Scaroni juga membicarakan sosok seperti Stefano Pioli, Ibrahimovic dan juga proyek pembangunan Stadion baru Milan. Berikut adalah petikan wawancaranya sebagaimana dilansir dari Radio24:

Tentang Paolo Maldini: “Maldini adalah juara yang hebat, pemain Milan yang hebat dan juga seorang pria terhormat.”

“Dia belajar menjadi direktur. Hari ini dia jauh lebih dari setahun yang lalu. Dia telah matang dan telah menjadi manajer yang hebat. Jalannya akan terus berlanjut.”

Tentang target Scudetto: “Memang benar Anda harus mengejar impian Anda dan saya juga senang mencatat ambisi para pemain dan pelatih.”

“Saya seorang pebisnis dan dalam anggaran tahun ini kami memiliki kualifikasi untuk Liga Champions sebagai tujuan kami.”

Scaroni juga mengomentari kemajuan Rossoneri: “Di lapangan, proyek ini telah membuat langkah besar ke depan. Kami memiliki tim yang muda dan seimbang.”

“Kami juga telah membuat kemajuan pada biaya tim walaupun dalam hal pendapatan kami mendapat pukulan besar dari Covid.”

“Saya senang dengan terpilihnya kembali Sala (Walikota Milan) karena akan sangat penting untuk melanjutkan proyek stadion baru yang akan menjadi fundamental bagi pertumbuhan klub dan sepak bola kami.”

Tentang stadion baru: “Saya menyatakan bahwa proyek yang disajikan melibatkan pembangunan stadion baru di sebelah San Siro. Sala menyetujui perubahan yang dilakukan pada proyek dan sekarang dia harus meyakinkan mayoritas.”

“Yang sulit saya pahami adalah bagaimana merenovasi stadion yang dimainkan dua kali seminggu. Di lokasi konstruksi Anda tidak dapat bermain dan menonton pertandingan pada saat yang bersamaan, juga untuk alasan keamanan.”

“Oleh karena itu saya tidak dapat memahami bagaimana niat baik untuk merenovasi San Siro dapat berjalan seiring dengan kebutuhan akan pertandingan.”

“Tidak ada satu pun stadion di mana Milan dan Inter dapat bermain jika terjadi restrukturisasi San Siro dan kemudian Milan memiliki dua tim dan ini berarti lebih banyak pertandingan.”

“Saya berharap publik telah memahami pentingnya stadion baru. Percuma punya ambisi besar jika kita tidak punya sarana yang sama dengan klub lain!”

“Tim yang kami lawan di Liga Champions menghasilkan lebih dari 100 juta euro per tahun dari stadion, sementara Milan mendapatkan 35 juta euro.”

Tentang Donnarumma: “Saya pikir Donnarumma adalah kiper hebat yang telah memberikan kontribusi besar untuk Milan. Ia kemudian memutuskan untuk melanjutkan karirnya dengan meninggalkan zona nyaman Milan.”

“Dia membuat pilihan yang berani dan saya berharap yang terbaik untuknya. Malam ini saya akan berada di San Siro dan saya berharap publik akan menyambutnya dengan tenang.”

Tentang perpanjangan kontrak (Donnarumma): “Pilihan ini dibuat terutama oleh Maldini dan Gazidis. Saya mendukung hubungan antara klub dan profesional. Jika mereka memiliki permintaan yang tidak dapat kami tanggung, maka keputusan lain akan dibuat dan saya berharap mereka beruntung.”

“Saya mendukung penggantian pemain dengan segera dan lebih awal, seperti dalam kasus Maignan yang tidak hanya terbukti sebagai penjaga gawang yang hebat tetapi juga pemimpin di ruang ganti. Kami senang dengan pilihan ini. Saya harap Donnarumma senang dengan keputusannya.”

Ibrahimovic sebagai manajer potensial? “Ibrahimovic memiliki kepala untuk menjadi manajer, saya tidak tahu apakah dia akan memiliki keinginan tetapi jika dia memilikinya, dia memiliki semua kredensial untuk melakukannya.”

Tentang pelatih Stefano Pioli: “Saya melihat titik terendah Milan dalam kekalahan 5-0 di Bergamo dan itu adalah kekalahan yang tak terlupakan. Sejak saat itu, AC Milan berubah di bawah bimbingan seorang pria seperti Pioli yang percaya diri. Pioli tidak pernah mengeluh dan saya suka itu. kami telah menderita, selalu berhasil menemukan solusi.”

Scaroni membahas pentingnya aspek korporasi: “Bagi saya aspek korporat sangat penting. Kami mengalami momen ajaib karena ada kesatuan tujuan yang sempurna antara Gazidis, Maldini dan Pioli, eksekutif yang sangat bersatu.”

Tentang anggaran dan proyek pemisahan Liga Super: “Neraca kami membaik dibandingkan tahun lalu meskipun ada pandemi Covid-19. Bagian penting dari kerugian kami adalah karena stadion kosong tetapi juga sponsor yang kurang tertarik.”

“Saya berharap neraca musim 2021-22 akan meningkat secara signifikan. Adapun episode Liga Super … masalah yang menyebabkan pemikiran tentang proyek Liga Super tetap ada. Saya berharap solusi akan ditemukan dengan UEFA dan itu akan menjadi solusi yang lebih sehat.” pungkas Scaroni.

 

Pos terkait