AC Milan dilaporkan menjadi salah satu dari sekian banyak klub elit Eropa yang tertarik untuk mendatangkan mesin gol mematikan asal Kroasia, Dion Beljo, dari Dinamo Zagreb.
Menurut laporan terbaru dari Vecernji.hr (via MilanPress), manajemen Milan sedang mengamati dengan saksama perkembangan Beljo sebagai target potensial di jendela transfer mendatang. Namun, jalan Rossoneri dipastikan tidak akan mulus karena mereka harus menghadapi persaingan brutal dari klub-klub raksasa Eropa lainnya yang juga memantau pemain berusia 24 tahun tersebut.
Manchester United, Everton, dan Tottenham Hotspur dikabarkan sangat bernafsu untuk merekrutnya secepat mungkin pada bulan Januari nanti. Tidak berhenti di situ, Newcastle United dan Real Betis juga telah secara resmi meramaikan perburuan tanda tangan sang penyerang.
Harga Meroket dan Benteng Zvonimir Boban
Ketertarikan besar dari berbagai klub membuat Dinamo Zagreb berada di atas angin. Klub raksasa Kroasia tersebut dilaporkan telah menolak tawaran menggiurkan senilai €20 juta pada musim panas lalu. Pihak manajemen Zagreb mematok harga mati setidaknya €25 juta (sekitar Rp 420 Miliar) bagi siapa pun yang ingin membajak bintang mereka.
Menariknya, negosiasi ini dipastikan akan bernuansa emosional bagi Milan, mengingat Presiden Dinamo saat ini adalah Zvonimir Boban—seorang legenda hidup yang tentu saja sangat mengenal seluk-beluk San Siro. Boban dikabarkan bersikeras ingin mempertahankan Beljo setidaknya hingga bulan Juni mendatang.
Statistik gila Beljo adalah alasan utama mengapa harganya terus melonjak tak terkendali. Musim lalu, penyerang tengah ini mencetak 38 gol sensasional dan memberikan enam assist dalam 48 penampilan di semua kompetisi. Musim ini? Ia semakin menggila dengan torehan 17 gol dan tujuh assist hanya dalam 16 pertandingan!
Solusi Darurat Pendamping Goncalo Ramos
Di total 64 pertandingan terakhirnya, catatan 55 gol dan 13 assist membuat Beljo menjadi properti terpanas di bursa transfer. AC Milan sangat menyadari bahwa bernegosiasi dengan Boban tidak akan pernah mudah, apalagi jika nilai pasar sang pemain terus meroket seiring berjalannya waktu.
Ketertarikan Rossoneri ini bukanlah tanpa alasan yang mendesak. Milan saat ini tengah aktif mencari sosok pelapis sepadan untuk Goncalo Ramos, yang terlihat harus bekerja ekstra keras alias overtime di lini depan. Pelatih Ruben Amorim tampaknya belum sepenuhnya siap memberikan beban berat dan kepercayaan penuh kepada penyerang muda sensasional, Francesco Camarda, untuk saat ini.