Diego Moreira hanya menyaksikan pertandingan pembuka AC Milan musim ini dari bangku cadangan, namun rekrutan anyar tersebut diperkirakan akan mulai dilibatkan pada laga kandang hari Jumat mendatang.
Edisi pagi ini dari Corriere dello Sport (melalui MilanPress) mengingatkan kembali bahwa Moreira baru saja menandatangani kontrak dan berlatih beberapa hari sebelum laga perdana. Namun, fakta bahwa namanya langsung dimasukkan ke dalam skuad untuk lawatan ke Torino mengisyaratkan bahwa debut kilatnya bisa saja segera terwujud.
Berikut adalah sorotan utama menjelang potensi debut Diego Moreira bersama AC Milan:
- Status Debut: Menjadi cadangan tak terpakai di Turin, Moreira kini diproyeksikan mendapat menit bermain kontra Venezia.
- Proses Adaptasi: Latihan penuh selama sepekan di Milanello diyakini cukup baginya untuk menyerap taktik Ruben Amorim.
- Peran Baru: Amorim berencana memainkannya sebagai wing-back, menuntut adaptasi dari posisi aslinya sebagai sayap murni.
Menanti Kesempatan Pertama di San Siro

Pemain asal Belgia itu pada akhirnya menjadi pemain pengganti yang tidak diturunkan saat Milan merengkuh kemenangan 2-1 di Stadio Olimpico Grande Torino. Pasca pertandingan tersebut, pelatih kepala Ruben Amorim bahkan mengisyaratkan bahwa sang pemain harus siap menghadapi pertarungan sengit untuk memperebutkan satu tempat utama di sektor kanan.
Setelah sekadar mengamati kemenangan melawan Torino, Diego Moreira kini sangat bersemangat untuk mencatatkan penampilan perdananya bagi panji Rossoneri menyusul kepindahannya dari Strasbourg yang bernilai €45 juta plus bonus.
Pemain berusia 22 tahun ini akan menghabiskan waktu seminggu penuh untuk berlatih bersama tim, yang tentunya akan sangat membantu proses pemahamannya terhadap prinsip-prinsip permainan intens racikan Amorim. Untuk saat ini, skenario yang paling mungkin terjadi adalah Moreira tidak akan langsung diturunkan sebagai starter melawan Venezia, melainkan bermain selama beberapa menit dari bangku cadangan di San Siro.
Eksperimen Posisi Wing-Back
Amorim diperkirakan akan memanfaatkan fleksibilitasnya dengan memainkannya sebagai bek sayap (wing-back), terlepas dari fakta bahwa Moreira menghabiskan sebagian besar musim lalu beroperasi sebagai pemain sayap kanan murni.
“Pelatih meyakini bahwa ia mampu bermain sama baiknya di sisi kanan maupun kiri. Kita akan segera melihat apakah komentar pasca-laga Amorim di Turin (tentang persaingan posisi) hanyalah gertakan semata atau sebuah tantangan nyata yang harus dijawab Moreira di atas lapangan.”





