Liberali tolak Milan di musim panas, dan keputusan itu sampai sekarang masih terasa menyakitkan bagi Rossoneri.
Jelang laga Como melawan Manchester United di Liga Champions, sang pemain kembali bicara soal alasannya.
Liberali Tolak Milan Meski Klub Sudah Berharap
Sejak awal terasa jelas bahwa Mattia Liberali bakal meninggalkan Catanzaro di musim panas. Namun, ia tidak kembali ke Milan seperti yang diharapkan. Banyak yang membicarakan kepulangannya, karena berkat klausul persentase penjualan, Milan bisa mendapatkannya kembali dengan harga diskon. Situasinya hampir seperti ia menghabiskan satu musim dengan status pinjaman, sementara Catanzaro mendapat biaya jasa yang lumayan, seperti Lecce pada kasus Francesco Camarda.
Namun, Milan bukan satu-satunya yang berminat. Pemain muda Italia itu akhirnya memilih Como, rival Milan di Liga Champions. Gerry Cardinale bahkan sempat berusaha menuntaskan kesepakatan, tetapi itu tidak cukup untuk mencegah Liberali lepas dari tangan Rossoneri.
Berikut rangkuman fakta pentingnya:
- Pemain: Mattia Liberali, pemain muda Italia.
- Klub sebelumnya: Catanzaro.
- Harapan Milan: membawanya pulang lewat klausul persentase penjualan.
- Pilihan akhirnya: Como, yang ditangani Cesc Fabregas.
- Upaya Cardinale: ikut turun tangan, tetapi gagal.

Pengakuan Liberali Jelang Laga Como Lawan Manchester United
Liberali sebelumnya sudah sempat bicara soal keputusannya. Hari ini, jelang laga Como di Liga Champions, ia menambahkan konteks soal alasannya, dan MilanPress mengutip ucapannya:
“Fabregas membuat saya tenang dan damai; mungkin itu juga kuncinya. Soal pelukan? Saya 100 persen yakin dengan keputusan yang saya ambil, saya sepenuhnya sadar akan hal itu. Saya memeluknya hanya karena senang. Saya sudah bekerja keras, dan dengan ketekunan, hasilnya datang.”
Pintu Belum Tertutup Setelah Liberali Tolak Milan
Memang terasa sedikit menyakitkan bahwa Liberali begitu yakin menolak klub masa kecilnya. Namun, ia juga belum menutup kemungkinan kembali di masa depan. Jadi, kisahnya dengan Milan belum benar-benar selesai.
Meski Liberali tolak Milan hari ini, pintu kepulangan belum tertutup rapat, dan Rossoneri masih boleh bermimpi.




