Gol perdana Gila untuk Milan bikin sang bek terharu, apalagi lahir di laga yang akhirnya dimenangkan 3-2 atas Atalanta.
Seusai laga, Mario Gila bercerita kepada Sky dan DAZN soal perayaan tim, juga soal penurunan performa Milan di akhir pertandingan.
Gol Perdana Gila di Tengah Keunggulan 3-0 Milan
Milan unggul telak tiga gol dalam satu jam pertama. Gonçalo Ramos mencetak gol lewat penalti, Adrien Rabiot menambah gol keempatnya musim ini, lalu Mario Gila menyundul bola ke gawang. Itu gol pertamanya untuk Milan sejak datang, dan selebrasinya menunjukkan betapa berartinya gol itu.
Namun, Rossoneri nyaris menyia-nyiakan kerja keras mereka karena Atalanta menutup laga dengan sangat kuat. Gianluca Gaetano memberi harapan, dan harapan itu makin besar saat Nikola Krstovic mencetak gol kedua La Dea ketika waktu tersisa sembilan menit. Mereka punya peluang di akhir laga, tetapi Milan akhirnya bertahan dan menang 3-2.
Berikut rangkuman fakta pentingnya:
- Hasil akhir: Milan 3-2 Atalanta.
- Gol Milan: Ramos lewat penalti, Rabiot (gol keempatnya musim ini), dan Gila lewat sundulan.
- Gol Atalanta: Gianluca Gaetano dan Nikola Krstovic, yang mencetak gol kedua sembilan menit sebelum laga usai.
- Momen Gila: gol pertamanya untuk Milan sejak bergabung.
- Wawancara: Gila berbicara kepada Sky dan DAZN seusai laga.
Gila Cerita soal Perayaan Tim dan Rasa Harunya

Seusai peluit akhir, Gila berbicara soal laga yang penuh drama itu, dan MilanNews menuliskan ucapannya. Saat ditanya soal penampilan yang sangat intens, ia menjawab:
“Kami memulai laga dengan sangat baik, mengendalikan tempo permainan lewat penguasaan bola. Lalu di babak kedua kami sedikit ambruk. Tapi kami senang, karena menang di laga seperti ini penting.”
Ia juga ditanya soal perayaan tim yang meriah untuk golnya:
“Seperti yang sudah saya bilang, saya sangat senang berada di Milan. Timnya luar biasa. Semua memberikan segalanya, semua tersenyum, dan mudah sekali bekerja sama dengan mereka. Saya memberikan segalanya, dan mereka menyayangi saya. Saat saya mencetak gol, mereka semua merayakannya dengan heboh, dan saya jadi terharu. Rasanya indah sekali.”
Setelah Gol Perdana Gila, Kenapa Milan Kehilangan Kendali?
Gila juga ditanya soal laga yang hampir sepenuhnya dikuasai Milan. Jawabannya blak-blakan:
“Kami mendominasi seluruh pertandingan sampai menit ke-65. Lalu kami mengendur, sedikit kehilangan pusat permainan, kami menekan terlalu cepat dan mencoba mengalirkan bola terlalu cepat saat menyerang. Tanpa kesabaran, kami kehilangan kendali atas pertandingan.”
“Memang mengecewakan, karena menurut saya babak pertama adalah yang terbaik yang kami mainkan musim ini, dan tidak pantas merusak suasana tim seperti itu. Tapi kita juga harus bisa menang di laga seperti ini: bahkan saat kondisi tidak enak, bahkan saat keadaan agak negatif.”
“Menurut saya, tim-tim besar bisa terlihat di momen seperti ini, jadi kita tidak boleh melihat semuanya dari sisi negatif. Kita juga harus bisa menerima sisi positifnya.”
Gol perdana Gila terasa istimewa bagi sang bek, dan kemenangan 3-2 ini jadi pengingat bahwa tim besar harus tetap bisa melihat sisi positif.





