Franco Baresi: “Jika Bermain 11 vs 11, Kami Tidak akan Kalah dari Atletico Madrid!”

Franco Baresi
Photo: Forzaitalianfootball.com

Berita AC Milan – Legenda klub yang menjabat sebagai wakil presiden kehormatan, Franco Baresi, rupanya masih memendam kekecewaan atas kekalahan AC Milan dari Atletico Madrid di penghujung September lalu.

Sebagaimana kita tahu, AC Milan tampil mengejutkan dengan berhasil mendominasi jalannya pertandingan melawan tim sekuat Atletico Madrid. Bahkan I Rossoneri sempat unggul terlebih dahulu melalui aksi Rafael Leao di menit 20.

Bacaan Lainnya

Namun sayang, kartu merah yang diterima Franck Kessie pada menit ke-29′ telah mengubah jalannya pertandingan. Di akhir pertandingan, I Rossoneri dipaksa mengakui keunggulan wakil Spanyol dengan skor tipis 1-2.

Franco Baresi yang berbicara kepada Milan TV yakin jika AC Milan tidak akan kalah andai bermain 11 vs 11. Lebih jauh, legenda abadi nomor punggung 6 itu menceritakan tentang beberapa pertandingan bersejarah yang pernah ia lalui saat masih bermain bagi klub.

Tentang AC Milan hari ini: “Dalam dua tahun ini, AC Milan telah berkembang pesat. Kami kembali ke Liga Champions setelah tujuh tahun dan kami menantikan kompetisi ini. Melawan Atletico Madrid, jika kami bertahan di 11 kami tidak akan pernah kalah!”

Tentang kompetisi Liga Champions: “Luar biasa bisa memenangkan Liga Champions dan bisa melakukannya lagi di musim berikutnya. Itu menarik, itu adalah sesuatu yang merangsang Anda.”

“Itu adalah kepuasan besar pada tingkat teknis dan profesional. Persiapan pertandingan Liga Champions selalu hati-hati, suasana di kompetisi itu selalu berbeda. Ini memberi Anda energi lain.”

Baresi berbicara tentang pertandingan bersejarah melawan Red Star Belgrade: “Itu adalah fase fundamental, itu adalah dua pertandingan yang rumit. Kami memainkan leg kedua dengan keyakinan. Kemudian, keberuntungan membantu kami dengan kabut saat kami bermain lagi di hari berikutnya.”

“Saya ingat bahwa kami tahu kami tidak bisa membuat kesalahan, mereka sulit dikalahkan. Saya bertanggung jawab atas penalti, sebagaimana mestinya. Saya menendang dengan tekad.”

Tentang kemenangan Scudetto: “Kami memiliki skuat yang penting tetapi ada keinginan untuk tidak mengecewakan. Kami ambisius dan berada di klub penting dengan sejarah hebat. Musim 88-95 untuk memenangkan lima gelar liga dan membuat lima final, itu berarti Anda memiliki sesuatu.” pungkas sang legenda.

Pos terkait