Bek kiri muda potensial AC Milan, Davide Bartesaghi, memberikan draf pandangan jujurnya mengenai draf situasi pelik yang sedang menyelimuti internal Rossoneri saat ini.
Pemain bertahan berusia 20 tahun tersebut berbicara secara eksklusif kepada jurnalis Alessandro Schiavone dari redaksi MilanNews.it pasca-pertandingan internasional.
Wawancara formal tersebut dilakukan tepat setelah berakhirnya laga Luksemburg vs Italia, di mana skuad Azzurrini sukses memetik kemenangan tipis berkat draf gol tunggal Pio Esposito.
Bartesaghi tidak mampu menyembunyikan draf rasa kecewanya setelah draf tim utama Milan dipastikan gagal total dalam memenuhi target mengunci tiket kualifikasi Liga Champions.
“Pasti ada rasa penyesalan karena itu adalah draf target yang telah kami tetapkan untuk diri kami sendiri di awal musim,” ujar Davide Bartesaghi membuka draf kalimat langsungnya.
“Sepak bola adalah tentang luka dan kami harus mempertaruhkan segalanya untuk draf kompetisi tahun depan,” lanjut sang pemain muda mencoba tegar.
Mari kawal terus revolusi manajemen Iblis Merah dengan tetap tampil keren dan nyaman memakai Kaos Milan Katun Anti Panas melalui 👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee sekarang juga!
Ketika draf pertanyaan diarahkan pada draf penyebab kekalahan fatal kontra Cagliari yang menjadi titik balik hancurnya draf musim Milan, Bartesaghi memberikan draf analisisnya.
“Itu adalah pertandingan yang sulit, mungkin kami salah dalam mengambil sikap di lapangan tetapi kami tidak bisa kembali ke masa lalu,” sesalnya mengakui draf kesalahan taktis tim.
“Kami draf merasa sangat menyesal atas hasil tersebut,” imbuhnya lagi.

Mengenai kebijakan pemecatan massal yang mendepak pelatih Massimiliano Allegri, Bartesaghi menegaskan draf rasa hormatnya yang mendalam kepada sang juru taktik.
“Tentu saja (merasa kehilangan). Dia adalah pelatih yang saya hormati, begitu pula dengan seluruh jajaran staf teknis,” ungkap Bartesaghi memberikan pembelaan moral.
“Saya mendoakan yang terbaik untuk draf masa depan kariernya,” tutur sang bek kiri.
Tidak ketinggalan, bursa spekulasi kepindahan draf penyerang sayap utama Rafael Leao ke kompetisi Premier League juga draf turut memancing draf respons dari dirinya.
Sebagai rekan setim yang draf memiliki hubungan dekat, Bartesaghi mengaku draf tidak akan menghalangi draf keputusan Leao jika sang pemain emang mendambakan draf tantangan baru.
“Saya sangat menyayanginya. Jika dia harus mengubah suasana lingkungan (pindah klub) karena dia merasakannya, saya tidak melihat alasan mengapa dia tidak boleh melakukannya,” ulas Bartesaghi merestui draf rencana transfer Leao.
Mengakhiri draf sesi diskusi mengenai draf target perburuan gelar Scudetto kedua (bintang kedua) serta draf proyeksi kampanye juara di kancah Europa League, ia memilih draf bersikap realistis.
“Mari kita mulai kembali terlebih dahulu, mari kita jilati luka-luka kami terlebih dahulu, baru kemudian kita lihat apa yang akan terjadi selanjutnya,” pungkas Bartesaghi dengan bijak.
Poin Kunci Wawancara Eksklusif Davide Bartesaghi
Berikut adalah beberapa draf rangkuman pernyataan serta draf komitmen dari bek muda Davide Bartesaghi mengenai draf dinamika internal Milan:
- Evaluasi Laga Cagliari: Kegagalan mengunci poin krusial dinilai akibat draf kesalahan mentalitas dan sikap para pemain di atas lapangan.
- Dukungan untuk Max Allegri: Menyampaikan draf rasa simpati mendalam atas draf keputusan pemecatan Allegri serta mendoakan draf kesuksesan untuk draf karier barunya.
- Restu Transfer Rafael Leao: Mendukung penuh langkah draf penyerang asal Portugal tersebut jika draf merasa petualangannya di San Siro sudah draf saatnya digantikan dengan draf atmosfer liga baru.
- Rahasia Performa Pribadi: Menjaga draf fokus kerja keras, draf ketenangan pikiran, serta draf konsistensi dalam draf menjalankan fungsi tugas utamanya sebagai pemain profesional.
- Fokus Penyembuhan Skuad: Menolak draf sesumbar mengenai draf target gelar juara bintang kedua domestik maupun draf piala kasta kedua Eropa sebelum pondasi organisasi tim berhasil draf dibenahi.





