Di Usia 17 Tahun, Mike Maignan Pernah Mengejek Ibrahimovic Sebagai Striker Sialan

Berita AC Milan
Photo: Twitter @ODDSbible

Berita AC Milan – Beritamilan.com

Mike Maignan dikabarkan hampir pasti berlabuh ke AC Milan pada musim panas nanti, andai Gianluigi Donnarumma tidak bersedia memperbarui kontraknya di San Siro.

Bacaan Lainnya

Penampilan impresif kiper berkebangsaan Prancis itu telah berhasil memikat beberapa klub, termasuk AC Milan dan Borussia Dortmund. Namun kubu I Rossonerri disebut telah berhasil memenangi perlombaan untuk mendapatkan kiper berusia 25 tahun itu pada musim panas nanti.

Usut punya usut, rupanya Mike Maignan pernah bermain satu tim dengan bomber AC Milan saat ini, Zlatan Ibrahimovic. Kedua pemain tersebut ternyata pernah bermain untuk satu tim yang sama, yaitu PSG.

Dalam keterangannya kepada awak media pada tahun 2019 silam, Maignan yang masih berusia bau kencur ternyata berani melontarkan ejekan kepada sosok superstar PSG kala itu, Zlatan Ibrahimovic.

“Meskipun kami tidak lagi berhubungan hari ini, saya mencintainya seperti orang gila. Dia nyata. Dia mengatakan apa yang dia katakan kepadamu di depanmu.” buka Maignan dinukil dari getfootballnewsfrance.com.

“Tetapi ketika Anda mengatakan hal-hal tertentu, Anda perlu berhati-hati, Anda juga tidak sempurna. Dia telah menempatkan saya dalam situasi yang pedas sebelumnya. Dan saya telah menanggapi sebelumnya. Bagi sebagian orang, hal itu tidak normal bagi saya, karena saya adalah seorang anak muda berusia 17 tahun.”

“Dalam latihan, Zlatan melakukan tembakan, bola melaju dengan kecepatan 400 km/jam dan berhasil masuk. Itu mudah baginya. Dia berada di dalam kotak penalti dan menempatkan bola dengan kekuatan.”

“Buffon, Julio César, yang pernah dia hadapi sebelumnya, tidak akan menghentikan tembakan itu hari itu. Dia berkata kepada saya: “kiper sialan.” Bagi saya, itu tidak benar.”

“Situasi berikutnya, dia kembali, dia menembak tetapi saya menghentikannya. Ah… Saya terpaksa menanggapi dia. Aku berkata padanya: “penyerang sialan.” Dia menatapku, dia tidak mengatakan apapun.”

“Begitu kami kembali ke ruang ganti, dia mendatangi saya. Dia bilang itu bagus, aku suka apa adanya, aku suka kepribadianmu. Sebelumnya aku sudah menyukainya, tapi kejadian itu membuatku mencintai pria ini.” tutup Maignan.

 

Pos terkait