Bek sayap muda berbakat AC Milan, Davide Bartesaghi, baru-baru ini secara terbuka mengungkapkan kekagumannya terhadap manajer Ruben Amorim dan dua rekan setim barunya.
Pemain lulusan akademi Primavera ini sempat mencuri perhatian publik pada musim lalu di bawah asuhan Massimiliano Allegri, berhasil merebut posisi bek sayap kiri menyusul badai cedera dan inkonsistensi yang dialami oleh Pervis Estupinan.
Milanisti tentu masih mengingat dengan jelas pertandingan terobosannya melawan Sassuolo, di mana ia sukses mencetak dua gol sensasional di San Siro tepat di hadapan para pendukung yang pernah duduk bersamanya di tribun beberapa tahun sebelumnya.
Namun, perjalanannya di musim ini terbukti sedikit lebih terjal dan penuh tantangan.
Meskipun Amorim telah memainkannya sebanyak empat kali di ajang Serie A dan Liga Europa, sang pelatih asal Portugal itu umumnya lebih memilih Estupinan sebagai starter di sektor kiri pertahanan dari menit pertama.
Akan tetapi, dengan munculnya kabar mengenai masalah fisik terbaru yang menimpa pemain asal Ekuador tersebut, situasi ini bisa saja kembali berbalik dan membuka jalan bagi Bartesaghi untuk membuktikan kelayakannya.
Cinta Terhadap Taktik Amorim dan Ambisi Lawan Sassuolo
Bartesaghi turut hadir dalam edisi ke-31 penghargaan bergengsi Gentleman Fair Play Award, yang diselenggarakan pada Rabu malam waktu setempat di Sekolah Militer Teuliè, Milan.
Berbicara di atas panggung, ia membagikan pandangannya mengenai situasi tim saat ini, seperti yang dilansir secara langsung oleh MilanNews.
“Saya memiliki banyak kepercayaan diri, saya selalu merasakannya, dan besok kami akan bertemu lagi setelah jeda panjang ini dan kami akan melakukan yang terbaik untuk bersiap dengan baik menghadapi pertandingan Sassuolo.”
“Kami memiliki kepercayaan diri dan kami mencoba untuk memikirkan diri kami sendiri, bukan tentang tim-tim lain,” tegasnya.
Fleksibilitas tampaknya menjadi salah satu senjata utama pemain muda ini dalam beradaptasi dengan sistem dan tuntutan baru.
“Saya merasa nyaman bermain dengan empat bek atau bahkan lebih tinggi di atas lapangan.”
“Saya tidak memiliki preferensi khusus.”
“Untuk melakukan yang lebih baik, kami harus meningkatkan standar permainan kami.”
“Terkadang kami sedikit kesulitan, tetapi ini semua adalah bagian dari perjalanan tim, itu adalah hal yang sangat normal.”
Pujian untuk Dua Rekrutan Anyar dan Goncalo Ramos

Lebih lanjut, Bartesaghi juga menyoroti peran penting para pemain muda dalam skuad serta hubungan positifnya dengan sang manajer utama.
“Ini selalu menjadi momen kami bagi para pemain muda di skuad ini.”
“Tim nasional U21 adalah bukti nyata bahwa pergerakan generasi ini berjalan dengan sangat baik.”
“Saya mencintai Amorim – dia adalah pelatih yang hebat, dia sering berbicara dengan saya, dan saya merasa sangat baik bersamanya.”
Menariknya, ketika ditanya mengenai rekan setim yang paling membuatnya terkesan sejauh musim ini berjalan, ia tidak ragu untuk menyebutkan dua nama rekrutan anyar Rossoneri, selain memberikan selamat kepada Goncalo Ramos yang tampil memukau di jeda internasional.
- Mario Gila: Dinilai sebagai sosok bek tengah yang sangat serbaguna dan tangguh di barisan pertahanan.
- Omari Hutchinson: Mendapat pujian khusus karena memiliki teknik olah bola yang sangat brilian, terutama saat harus bermanuver di ruang-ruang sempit.
Kini, dengan potensi absennya Estupinan pada akhir pekan ini, Bartesaghi harus segera bersiap untuk kembali menjadikan laga kontra Sassuolo sebagai panggung pembuktian kualitasnya seperti musim lalu.





