Berita

BAHAYA BESAR! Kartu Merah Rabiot Simpan “Bom Waktu” Jelang Derby Lawan Inter?

×

BAHAYA BESAR! Kartu Merah Rabiot Simpan “Bom Waktu” Jelang Derby Lawan Inter?

Sebarkan artikel ini
Adrien Rabiot
Adrien Rabiot

Harian La Gazzetta dello Sport pagi ini mengonfirmasi kabar kurang menyenangkan terkait sanksi disiplin Adrien Rabiot. Gelandang asal Prancis tersebut dipastikan akan absen pada laga tunda melawan Como, Rabu depan.

Namun, ada detail penting yang wajib diperhatikan oleh Milanisti. Karena Rabiot diusir akibat dua kartu kuning (bukan kartu merah langsung), status diffida (terancam akumulasi) miliknya tidak hangus.

“Rabiot diusir keluar: dia akan diskors, tetapi tetap dalam status peringatan (diffida).”

– La Gazzetta dello Sport

Rekomendasi Jersey AC Milan

Buat kamu fans AC Milan yang ingin jersey terbaru dengan kualitas bagus dan harga masih masuk akal, Jersey AC Milan Home 2026 – Grade Ori jadi salah satu pilihan favorit banyak Rossoneri.

👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee

Artinya, Rabiot akan kembali bermain saat melawan Parma dengan bayang-bayang sanksi. Jika ia mendapat satu kartu kuning saja di laga Parma, ia dipastikan absen pada laga berikutnya: Derby melawan Inter Milan.

Analisis Luca Marelli

Mantan wasit Serie A yang kini menjadi pandit perwasitan DAZN, Luca Marelli, memberikan pandangannya terkait insiden tersebut. Menurutnya, kartu kuning pertama yang diberikan wasit Michael Fabbri terlalu berlebihan.

“Rabiot diperingatkan karena SPA (Stopping a Promising Attack). Bisa dibilang itu SPA yang agak halus, benar-benar ada sentuhan yang sangat ringan pada lawan.”

“Fabbri akan lebih baik membiarkannya, kontak itu sangat ditekankan oleh pemain Pisa. Setelah itu Rabiot pasti melontarkan beberapa kata yang berlebihan dan Fabbri mengeluarkan kartu kuning kedua.”

– Luca Marelli, Eks Wasit & Pandit DAZN

Dampak Bagi Milan

Situasi ini menempatkan Massimiliano Allegri dalam posisi sulit untuk meracik strategi lini tengah. Melawan Como, Milan harus mencari pengganti sepadan, kemungkinan besar Yunus Musah atau Ruben Loftus-Cheek yang ditarik mundur.

Lebih krusial lagi adalah manajemen menit bermain Rabiot saat melawan Parma nanti. Risiko kehilangan jenderal lapangan tengah saat melawan Inter adalah mimpi buruk yang harus dihindari.

Analisis Redaksi

Keputusan wasit memang bisa diperdebatkan, namun reaksi Rabiot yang berlebihan adalah kesalahan personal yang tidak perlu. Pemain sekelas dia seharusnya bisa menahan emosi di menit-menit akhir laga yang sudah dimenangkan.

Kini, Rabiot harus “bermain bersih” saat melawan Parma nanti. Satu tekel terlambat bisa berakibat fatal bagi peluang Milan di Derby della Madonnina.

Beritamilan.com dikelola secara independen dan dijalankan dengan sumber daya yang sangat terbatas. Jika Anda ingin membantu menjaga situs ini tetap bertahan hidup silakan Klik di sini.