Arrigo Sacchi: “Scudetto AC Milan akan Menjadi Revolusi Nyata!”

AC Milan vs Atalanta
Photo: acmilan.com

Berita AC Milan – Tidak banyak orang yang benar-benar yakin, kecuali pemain dan Milanisti, jika AC Milan akan mampu bersaing memperebutkan Scudetto musim ini.

Sebuah hal yang cukup bisa dimaklumi karena jika berkaca pada tim rival, I Rossoneri bisa dikatakan adalah salah satu tim yang memiliki anggaran transfer paling sedikit. Bahkan di Januari kemarin Paolo Maldini hanya bisa membeli seorang striker belia bernama Marko Lazetic.

Bacaan Lainnya

Namun dengan segala keterbatasan yang ada, manajemen, pelatih dan para pemain telah bekerja keras untuk bisa berprestasi sebaik mungkin musim ini. Dan kini hasilnya telah melampau ekspektasi semua orang, dimana Scudetto saat ini hanya tinggal berjarak 1 poin saja.

Salah satu pelatih legendaris Italia, Arrigo Sacchi, mengatakan jika AC Milan sukses meraih Scudetto musim ini, maka itu akan menjadi revolusi nyata. Lebih jauh pria berusia 76 tahun itu mewanti-wanti mantan klubnya untuk mewaspadai kekuatan Sassuolo di giornata terakhir nanti.

“Milan membuat mahakarya karena mereka telah menginvestasikan setengah dari apa yang telah diinvestasikan Juventus dan Inter. Sebuah tim yang telah menghabiskan, tetapi tidak menempatkan anggaran dalam permasalahannya dan jarang pun menang bisa dimaklumi.” tulis Sacchi dalam kolomnya di Gazzetta dello Sport.

“Semuanya dimulai dari atas yaitu klub, dengan sejarahnya, visi dan kompetensinya, hingga gayanya. Hari ini, Milan menghadapi lawan dengan cara yang tampaknya tidak bermoral, tetapi tidak seperti itu. Risiko adalah dasar dari setiap petualangan: jika Anda tidak mengambil risiko, Anda masuk ke rutinitas dan Anda sudah pesimis.

“Keberanian dan inovasi adalah produk dari pengetahuan. Tim ini bermain berbeda. Inovasi tidak datang dari tim yang paling banyak mengeluarkan uang.

“Ini adalah momen yang sulit, karena hanya sedikit pemain Milan yang tahu kemenangan. Jadi mereka mungkin takut terlalu banyak atau terlalu sedikit, tidak memiliki keseimbangan.

“Hati-hati karena Sassuolo menempatkan Anda dalam kesulitan: bukan kebetulan bahwa mereka menang melawan nama-nama besar. Mereka memainkan sepakbola yang bagus. Jika Anda membiarkan mereka bermain, mereka menempatkan Anda dalam kesulitan: tekanan dan determinasi akan menjadi penting.

“Mereka adalah orang-orang yang melakukannya dengan sangat baik. Tak satu pun dari kita secara umum akan berpikir melihat AC Milan pertama di klasemen. Scudetto AC Milan akan menjadi revolusi nyata!” tandasnya.

AC Milan akan melakoni laga terakhir melawan Sassuolo pada hari Minggu tanggal 22 Mei pukul 23.00 WIB. Il Diavollo Rosso hanya membutuhkan hasil seri untuk bisa mengunci titel juara Serie A, terlepas dari hasil apapun yang didapatkan oleh Inter vs Sampdoria.

Pos terkait