Krisis yang tak kunjung usai di kubu AC Milan kembali memancing komentar panas dari mantan penyerang Rossoneri yang dikenal ceplas-ceplos, Antonio Cassano.
Hadir sebagai pembicara dalam acara “Viva El Futbol”, Cassano memberikan pandangan yang sangat bertolak belakang dengan mayoritas protes penggemar saat ini.
Jika Curva Sud dan puluhan ribu pendukung menargetkan amarah mereka kepada CEO Giorgio Furlani, Cassano justru pasang badan untuk sang eksekutif dan menuding dua nama lain sebagai dalang kehancuran tim.
Berikut adalah kutipan langsung dari pernyataan berapi-api Antonio Cassano yang menyerang Massimiliano Allegri dan Igli Tare tanpa ampun.
“Dua orang yang bertanggung jawab atas bencana ini adalah Tare, yang memilih Allegri, mereka ingin saling menutupi satu sama lain. Dan mereka telah membuat bencana.”
“Milan telah tereduksi dalam kondisi ini dan rasa jijik ini karena keburukan Tare dan Allegri.”
“Kedua orang ini membodohi orang-orang Milan yang selama 30 tahun telah menikmati bermain dengan baik, menang, dan memainkan jenis sepak bola tertentu.”
“Saya tidak menyukai Leao, mari kita mulai dari asumsi itu, tetapi bantuan apa yang diberikan Allegri kepadanya tahun ini? Dalam banyak pertandingan dia menggantinya ketika tim sedang terjun bebas agar dia (Leao) dicemooh dan untuk menyelamatkan pantatnya (Allegri) sendiri. Kepada Pulisic juga, apa yang telah Allegri berikan?”
“Allegri tahun ini telah menghancurkan Milan dan kesalahannya, selain Allegri yang membuat bencana, juga ada pada Tare yang datang sebagai penyelamat tanah air dan Anda tahu apa yang dia selamatkan? Omong kosong.”
“Saya melihat tulisan ‘Furlani out’ dan saya bertanya pada diri sendiri: jika Anda tidak memiliki ide, jika Anda bermain seperti kotoran dan salah di bursa transfer, apa salah Furlani?”
“Saya adalah salah satu yang pertama mengkritik klub, tetapi Furlani tidak memilih tim, karena tim dipilih oleh pelatih bersama Tare. Apakah Furlani yang gagal mencetak gol? Tidak. Tidak punya ide? Tidak. Tidak membuat mereka berlari? Tidak.”
“Bencana itu dibuat oleh Allegri dan Tare. Selesai, tanpa jika dan tanpa tetapi.”
Poin Kontroversial Cassano

Pernyataan meledak-ledak dari Cassano ini menghadirkan sudut pandang baru yang sangat provokatif terkait krisis di San Siro:
- Kambing Hitam Leao: Cassano menuding Allegri sengaja mengorbankan Rafael Leao di saat tim bermain buruk agar sang pemain sayap tersebut yang menjadi sasaran cemoohan fans, bukan taktik pelatihnya.
- Kegagalan Igli Tare: Direktur olahraga asal Albania tersebut dinilai gagal total dalam membawa pemain yang sesuai dan justru saling menutupi kebobrokan bersama Allegri.
- Pembelaan untuk Furlani: Bertentangan dengan protes Curva Sud, Cassano menilai CEO Giorgio Furlani tidak sepantasnya disalahkan atas pemain yang tidak bisa mencetak gol atau pelatih yang miskin taktik.
Sambil terus menyimak panasnya debat siapa biang kerok hancurnya Milan musim ini, pastikan Anda tetap tampil gaya dengan Kaos AC Milan keren ini melalui 👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee sekarang juga!
Analisis Redaksi
Komentar Antonio Cassano ini dipastikan akan membelah opini di kalangan Milanisti. Di satu sisi, banyak yang setuju bahwa taktik pragmatis Massimiliano Allegri dan kualitas transfer Igli Tare adalah penyebab langsung hancurnya performa tim di atas lapangan.
Tuduhan bahwa Allegri sengaja menarik keluar Leao hanya untuk menjadikan sang bintang sebagai tameng dari sorakan suporter adalah sebuah analisis psikologis yang sangat tajam dan masuk akal jika melihat pola pergantian pemain belakangan ini.
Namun di sisi lain, membela Giorgio Furlani sepenuhnya juga terasa kurang tepat. Sebagai CEO dan representasi dari kepemilikan RedBird, Furlani adalah sosok yang memberikan lampu hijau atas penunjukan Tare dan Allegri, serta menetapkan batas anggaran belanja klub.
Pada akhirnya, kehancuran Milan musim ini adalah hasil dari efek domino kegagalan kolektif, mulai dari visi manajemen tingkat atas hingga eksekusi taktik di atas lapangan hijau.





