Laporan terbaru pada pagi ini kembali mengonfirmasi tekad bulat jajaran manajemen AC Milan untuk segera memperpanjang masa bakti Christian Pulisic di San Siro.
Surat kabar terkemuka Corriere dello Sport bahkan mengawali laporannya dengan sebuah pernyataan tegas mengenai kebangkitan performa sang penyerang sayap.
“Christian Pulisic yang asli akhirnya kembali.”
Setelah melewati sembilan bulan yang terasa sangat menyiksa, ia sukses memaksimalkan kesempatan starter perdananya di bawah asuhan Ruben Amorim saat tim membantai Lecce akhir pekan lalu.
Pemain asal Amerika Serikat itu terlihat sangat berhasrat untuk menghempaskan seluruh aura negatif yang menyelimutinya sepanjang perputaran tahun 2026.
Tahun ini memang menjadi salah satu periode terburuk dalam perjalanan kariernya, baik karena akhir musim yang mengecewakan di level klub maupun minimnya kontribusi bagi tim nasional di ajang Piala Dunia.
Kini, manajemen Rossoneri bisa kembali bernapas lega karena salah satu pilar terpenting mereka telah mengakhiri masa paceklik yang cukup panjang.
Lesakan indah ke gawang Lecce tersebut resmi menghentikan kutukan kemarau gol selama 266 hari tanpa sekalipun merobek jala lawan.
Mimpi Buruk 2026 dan Kesabaran Ruben Amorim

Kali terakhir mantan bintang Chelsea tersebut merayakan golnya terjadi pada akhir bulan Desember tahun lalu kala bertanding melawan Verona.
Sejak momen tersebut, perjalanan kariernya hanya diwarnai oleh rentetan kekecewaan akibat berbagai masalah fisik, absen di banyak laga, hingga cedera tambahan sepulang dari turnamen Piala Dunia.
Menyadari kondisi fisiknya yang rentan, Pulisic harus bekerja ekstra keras dengan penuh dedikasi di pusat pelatihan Milanello agar tidak merusak sisa musim ini bersama skuad Amorim.
Fase awal musim ini tidak berjalan terlalu mulus karena ia sama sekali tidak diturunkan dalam tiga laga pembuka meski masuk dalam daftar susunan pemain.
Ternyata, keputusan tersebut murni merupakan strategi jajaran staf pelatih untuk melindungi kebugaran fisiknya sebelum melepaskannya di momen yang paling tepat yakni saat menjamu kubu Lecce.
Detail Kontrak Baru dan Kenaikan Gaji Signifikan
Dalam pertandingan melawan wakil Puglia tersebut, Pulisic akhirnya terbangun dari tidur panjangnya dan merayakan gol dengan luapan gairah yang sangat emosional.
Melihat kebangkitan tersebut, masa depan sang pemain diyakini masih akan terus diwarnai oleh balutan seragam kebesaran Merah Hitam di tahun-tahun mendatang.
Berikut adalah beberapa poin penting terkait rencana pembaruan kontrak yang tengah digodok oleh manajemen klub bersama perwakilan sang pemain:
- Durasi Kontrak Baru: Manajemen klub berambisi untuk menggeser tenggat waktu kontraknya agar bertahan hingga tahun 2031 dan berharap bisa merampungkannya sebelum akhir Desember.
- Lonjakan Pendapatan: Pihak klub dikabarkan siap menawarkan gaji di kisaran 5 juta Euro bersih per tahun yang belum termasuk dengan tambahan bonus pencapaian signifikan.
- Penolakan Bos Besar: Pemilik klub, Gerry Cardinale, tidak rela kehilangan sang bintang dan bahkan secara tegas telah menolak beberapa tawaran menggiurkan dari klub MLS pada bursa transfer musim panas lalu.
Saat ini, Pulisic merasa jauh lebih santai setelah kembali mencetak gol dan akan memanfaatkan masa jeda kompetisi untuk memulihkan kondisi atletisnya secara maksimal.
Ia akan mendapatkan waktu istirahat penuh selama sepekan sebelum kembali berlatih bersama Amorim, menyusul keputusan pelatih Maurizio Pochettino yang membebaskannya dari tugas panggilan tim nasional.
Situasi ini menjadi angin segar bagi AC Milan karena sang kreator serangan dipastikan akan kembali tampil bugar dan pantang kembali ke bangku cadangan saat tim bertandang ke markas Sassuolo seusai jeda internasional berakhir.





