AC Milan dilaporkan telah memasukkan bek Barcelona, Gerard Martin, ke dalam radar incaran mereka dan siap mengajukan tawaran yang signifikan pada bursa transfer musim panas ini.
Setelah berhasil mengamankan jasa Mario Gila—yang beruntung terhindar dari ketakutan akan cedera serius usai laga kemarin—Milan tampaknya masih ingin mendatangkan satu bek tengah lagi untuk menyempurnakan lini pertahanan.
Kebutuhan ini menjadi semakin mendesak terutama karena Fikayo Tomori dikabarkan sudah berada di ambang pintu keluar San Siro.
Kembali ke Radar Rossoneri

Beberapa nama tenar sebelumnya telah disebutkan, seperti Goncalo Inacio, namun tampaknya sebuah nama lama kini kembali muncul dalam daftar belanja Rossoneri.
Kembali pada bulan Maret lalu, pakar transfer Matteo Moretto sebenarnya telah melaporkan ketertarikan Milan terhadap bek tengah berkaki kiri milik Barcelona tersebut.
Kini, pemain bertahan tangguh asal Spanyol itu diyakini bisa kembali menjadi opsi utama yang sangat serius bagi skuad asuhan Ruben Amorim.
Tawaran 35 Juta Euro dan Rencana Barcelona
Menurut laporan dari media Catalan El Nacional, manajer Barcelona Hansi Flick sebenarnya sangat ingin mempertahankan Gerard Martin untuk musim depan, namun pihak manajemen justru bersedia mempertimbangkan penjualannya.
Berikut adalah rincian persaingan dan tawaran transfer untuk sang bek tengah:
- Persaingan Sengit: AC Milan dan Chelsea dikabarkan menjadi dua opsi yang paling konkret, dengan Rossoneri secara khusus menunjukkan minat yang jauh lebih serius.
- Tingkatkan Tawaran: Milan dilaporkan pernah mengajukan tawaran sebesar 20 juta Euro musim panas lalu, dan kini bersedia menaikkannya menjadi 35 juta Euro untuk segera merampungkan kesepakatan.
- Restu Manajemen: Meskipun Flick ingin mempertahankannya, tawaran finansial sebesar itu dinilai sudah lebih dari cukup untuk memotivasi manajemen Barca melakukan penjualan.
“Tim yang bermarkas di Camp Nou tersebut memang perlu melepas beberapa pemain bertahan demi mendanai pengejaran target utama mereka, Aymeric Laporte dan Joao Cancelo, dan Martin bisa menjadi pemain yang harus dikorbankan.”
Langkah agresif ini menunjukkan keseriusan manajemen Milan untuk membangun lini belakang yang solid demi mendukung sistem taktik Amorim pada musim mendatang.

