BERITAMILAN.COM – Sorotan tajam berita AC Milan hari ini membahas rumor panas mengenai Diogo Dalot AC Milan. Bek sayap asal Portugal tersebut kembali santer dikaitkan dengan potensi kepulangan ke San Siro, tempat di mana ia pernah menghabiskan musim 2020-2021 yang indah dengan status pinjaman.
Laporan terbaru dari Calciomercato.com menyebutkan bahwa lawatan AS Roma ke markas Manchester United di Old Trafford tak hanya sekadar soal pertandingan. Momen tersebut juga menjadi kesempatan bagi banyak klub Italia untuk memantau dari dekat pemain yang bisa menjadi target krusial di masa depan.
Ketertarikan Klub Serie A dan Situasi Kontrak
Meskipun sang bek merasa sangat bahagia di Manchester, banyak klub mulai mendekati agennya untuk menanyakan detail situasinya. Menariknya, Roma sebenarnya selangkah lagi bisa mendaratkan sang pemain bertahan pada musim panas 2021 saat Jose Mourinho masih duduk di bangku cadangan.
Sayangnya, negosiasi yang berlarut-larut itu gagal terwujud karena Setan Merah menolak formula pinjaman dengan opsi pembelian. Kala itu, tim ibu kota yang masih dibatasi oleh aturan ketat Financial Fair Play tidak mampu memberikan penawaran yang lebih baik.
- Persaingan Ketat: Juventus, Inter Milan, dan skuad Rossoneri dikabarkan terus memantau situasinya dan telah melakukan penyelidikan awal dalam beberapa minggu terakhir.
- Peluang Harga Murah: Mengingat kontraknya akan berakhir, kepindahan dengan biaya yang relatif lebih rendah bisa menjadi kemungkinan yang sangat realistis.
- Kecocokan Taktis: Fleksibilitas permainannya dinilai sangat cocok dengan skema yang sedang dibangun oleh pelatih baru Ruben Amorim di Milanello.
Kenangan Manis Bersama Maldini di Milanello

Pemain serbabisa ini sangat mengenal iklim sepak bola Italia berkat masa peminjamannya yang terbilang sukses. Baru-baru ini, ia menceritakan pengalamannya berseragam merah hitam dalam sebuah wawancara eksklusif bersama The Player’s Tribune.
Berikut adalah transkrip lengkap dan utuh dari seluruh kutipan sang pemain mengenai kesan mendalamnya terhadap klub dan legenda Paolo Maldini.
“Itu adalah salah satu tahun terpenting dalam karier saya. Saya ingat cara klub menyambut saya dan betapa saya merasa diterima di tahun yang penting bagi saya, tahun di mana saya perlu mendapatkan kembali kepercayaan diri dalam sepak bola saya; Milan membantu saya kembali ke level tersebut.”
Lebih lanjut, ia membagikan kisah menyentuh mengenai dedikasi dan perhatian sosok Paolo Maldini selama memantau sesi latihan tim.
“Setiap hari, Paolo Maldini berada di pinggir lapangan untuk menonton kami berlatih. Hujan, cerah, atau dingin, dia selalu ada di sana, mengenakan setelan jas dan dasi. Dia akan berkata kepada saya: ‘Jaga seperti ini’ atau ‘Tekel’.”
“Di lain waktu, dia akan memarahi saya karena berusaha terlalu keras. ‘Kamu adalah pemain yang luar biasa, jangan khawatir, kamu akan lihat, semuanya akan baik-baik saja’.”
Hingga saat ini memang belum ada kesepakatan konkret yang muncul, mengingat ia sedang tidak terlalu memikirkan rencana masa depannya. Namun, dengan kebutuhan mendesak Iblis Merah akan bek serbabisa, reuni manis di San Siro tentu menjadi skenario yang sangat menarik untuk dinantikan.





