Berita

Ardon Jashari Kecewa Berat dengan Mentalitas Tim!

×

Ardon Jashari Kecewa Berat dengan Mentalitas Tim!

Sebarkan artikel ini
Skuad AC Milan
Skuad AC Milan

Ardon Jashari merasa sangat tidak puas dengan penampilan AC Milan saat menelan kekalahan telak melawan AFC Bournemouth tadi malam.

Ini menjadi malam yang ingin segera dilupakan oleh skuad Milan di pesisir selatan Inggris. Mereka harus tertinggal dua gol lewat dua tendangan penalti di awal pertandingan. Petaka semakin menjadi ketika Mike Maignan diganjar kartu merah akibat dorongan konyol ke wajah Tyler Adams.

Amine Adli kemudian menambah penderitaan lewat gol ketiga dari tendangan bebas di menit-menit akhir, memberikan kemenangan bersejarah bagi The Cherries sekaligus memperburuk rekor Milan yang kini menelan kekalahan kedua dari tiga laga Liga Europa.

Jashari berbicara di mixed zone setelah peluit panjang berbunyi untuk membagikan pandangannya mengenai malam yang sangat sulit bagi tim. Komentarnya dilansir oleh MilanNews.

Transkrip Wawancara Ardon Jashari

Wartawan: Apa pendapat Anda tentang kesulitan dalam pertandingan ini?

“Sekarang pertandingannya sudah selesai, kami kalah, dan ini adalah malam yang harus dilupakan oleh semua orang. Namun pada saat yang sama, kami harus belajar dari pengalaman ini dan memahami apa yang sebenarnya terjadi. Kami bermain melawan tim Inggris, semuanya terasa berbeda dari biasanya, dan itu sangat rumit.”

Wartawan: Apa yang kurang dari tim malam ini?

“Kami kekurangan mentalitas yang tepat untuk fokus sejak detik pertama dan siap bertarung. Saya tidak ingin mengatakan kami tidak siap, tetapi dalam duel-duel awal mereka jauh lebih kuat. Setelah penalti pertama, semuanya menjadi sulit karena tidak ada yang menduganya.”

“Dan setelah tertinggal 2-0 yang disusul kartu merah saat laga baru berjalan 20 menit, sangat sulit untuk kembali ke dalam permainan. Bournemouth sangat sulit dihadapi, apalagi dengan kondisi kami kalah jumlah pemain.”

Tim
Tim

Wartawan: Ini jelas pertandingan yang sangat sulit bagi Anda secara pribadi…

“Ya, itu adalah pertandingan yang sangat berat, diputuskan oleh tiga gol dari situasi bola mati. Dua insiden pertama sangat disayangkan, terutama yang pertama, karena kami semua terkejut. Saya rasa lawan pun tidak menyangka akan mendapat penalti itu.”

“Kemudian, segera setelah itu, situasi dengan cepat memburuk karena kartu merah. Jelas, tertinggal dua gol dan kalah jumlah pemain membuat segalanya menjadi sangat rumit.”

“Namun kami perlu menganalisis apa yang bisa kami tingkatkan sejak detik pertama di pertandingan level ini. Saya percaya bahwa dalam laga seperti ini, semangat juang jauh lebih penting daripada sekadar kemampuan teknis.”

Wartawan: Apakah ada hal positif yang bisa diambil dari babak kedua, seperti keberhasilan hanya kebobolan satu gol dalam kondisi yang begitu sulit?

“Saya pikir kami harus mengambil pelajaran dan pengalaman dari malam-malam seperti ini, dan memahami apa yang dibutuhkan dalam pertandingan yang begitu intens. Semua orang yang turun ke lapangan melihat langsung betapa sulitnya laga ini. Memang benar babak kedua kami bermain lebih baik, tetapi itu tidak cukup.”

“Ini bukan hanya soal bertarung: Anda juga harus mampu memainkan permainan Anda sendiri dan mengembangkan ide-ide Anda bahkan ketika situasinya tidak menguntungkan. Malam ini jelas bukan malam kami, dan dengan kondisi kalah jumlah pemain, segalanya menjadi tidak bisa diatasi.”

DAFTAR DONATUR BERITAMILAN.COM BULAN INI

No. Nama Donatur Besaran Donasi
1. David Togar Rp 88.888
2. ImamBePe Warjeng Rp 51.899

Situs Beritamilan.com dikelola dengan sumber daya finansial yang terbatas, bantu admin untuk mempertahankan situs ini dengan donasi ke nomor DANA:

0816598786

(Jangan lupa untuk menyertakan nama atau inisial pada catatan transfer untuk keperluan pembaruan peringkat donatur secara berkala.)

FORZA MILAN SEMPRE!