Gema sorak-sorai yang telah puluhan tahun menggetarkan fondasi kuil suci sepak bola Italia tampaknya harus segera bersiap menghadapi takdir pergantian zaman.
Fokus utama AC Milan saat ini memang tertuju pada pembangunan markas baru, namun manuver raksasa tersebut juga akan memicu konsekuensi emosional berupa peruntuhan stadion legendaris San Siro yang sangat dipuja di seluruh dunia.
Tidak ada satu pun pihak yang mampu menyangkal fakta bahwa San Siro telah menancapkan statusnya sebagai salah satu arena olahraga paling ikonis di muka bumi.
Daya magis bangunan megah ini mampu membius siapa saja, bahkan bagi mereka yang tidak terlalu menggandrungi olahraga, sehingga firma arsitektur Foster+Partners dan Manica bertekad kuat untuk mempertahankan sejumlah elemen historisnya ke dalam desain stadion yang baru.
Sayangnya, mempertahankan struktur bangunan lama secara utuh saat stadion anyar mulai beroperasi merupakan sebuah kemustahilan teknis yang tak bisa dihindari.
Pagi ini, laporan dari harian Corriere della Sera yang disiarkan ulang oleh MilanVibes membeberkan cetak biru mengenai rencana peruntuhan bangunan bersejarah tersebut.
Empat Fase Krusial Peruntuhan San Siro

Proses pembongkaran stadion keramat ini akan dibagi ke dalam empat tahapan utama yang membutuhkan tingkat ketelitian tingkat tinggi.
- Fase Pengosongan: Langkah awal akan difokuskan pada upaya menyelamatkan dan memisahkan seluruh komponen yang masih bisa didaur ulang, seperti juntaian kabel, panel listrik, sistem tata cahaya, hingga pendingin ruangan yang ditaksir mencapai bobot 5.000 ton material.
- Fase Pembongkaran Atap: Tahap kedua ini dinilai sebagai bagian paling rumit karena sistem kerangka baja raksasa harus dipreteli secara perlahan dengan memastikan tingkat keseimbangan atap tetap terjaga sempurna.
- Fase Penghancuran Utama: Proses peruntuhan fisik ini diproyeksikan bakal menghasilkan sekitar 225.000 ton atau setara dengan 93.750 meter kubik puing reruntuhan yang berasal dari tiga tingkat tribun, pilar spiral ikonik, jalur landai, serta menara stadion.
- Fase Pemrosesan dan Pengangkutan: Seluruh sisa material bangunan yang telah hancur lebur akan diproses sedemikian rupa sebelum diangkut ke lokasi lain demi merombak total wajah lanskap area tersebut.
Seluruh rangkaian proses rumit yang menguras air mata nostalgia ini dipastikan baru akan dieksekusi secara permanen setelah bangunan stadion anyar Rossoneri telah berdiri dengan gagah.
Walaupun dentuman alat berat nantinya akan meratakan setiap jengkal beton bersejarah tersebut, memori kejayaan dan jeritan magis para gladiator Merah Hitam akan senantiasa abadi bersemayam di dalam relung jiwa setiap Milanisti hingga akhir masa.
