Eksodus pemain AC Milan menuju kasta tertinggi sepak bola Turki tampaknya masih belum akan berhenti setelah kepergian megatransfer Rafael Leao.
Gelandang asal Prancis, Youssouf Fofana, kini dikabarkan berpeluang besar untuk segera menyusul mantan rekan setimnya tersebut bergabung dengan raksasa Istanbul, Galatasaray.
Manajemen Rossoneri dilaporkan telah memberikan lampu hijau dan bersedia melepas sang pemain meskipun hanya dengan skema pinjaman murni.
Fofana sendiri merupakan satu dari empat nama besar yang secara resmi dibekukan dan dimasukkan ke dalam daftar jual alias “skuad terbuang” Milan pada awal musim ini.
Selain dirinya, daftar kelam tersebut juga dihuni oleh Fikayo Tomori, Santiago Gimenez, serta Christopher Nkunku yang telah lebih dulu angkat koper dari San Siro.
Berikut adalah poin-poin utama dari potensi kepindahan Youssouf Fofana menuju Liga Super Turki:
- Minat Galatasaray: Klub raksasa Turki tersebut memanfaatkan negosiasi transfer Rafael Leao untuk sekaligus menanyakan ketersediaan Youssouf Fofana.
- Skema Pinjaman: Manajemen AC Milan mulai melunak dan siap merelakan kepergian sang gelandang bertahan dengan formula pinjaman ke klub lain.
- Keinginan Pemain: Fofana secara pribadi dikabarkan sangat tertarik dengan prospek bermain di Turki dan siap bereuni dengan Leao.
Berawal dari Negosiasi Rafael Leao

Sebelumnya, sempat beredar rumor kuat bahwa Fofana bersikeras untuk bertahan dan enggan memaksakan kepindahannya meski tak lagi masuk dalam rencana taktik pelatih Ruben Amorim.
Namun, dinamika pasar transfer yang terus bergerak liar perlahan mengubah pendirian sang pemain seiring masuknya ketertarikan dari klub-klub mapan Eropa.
Sikap terbuka manajemen Milan yang bersedia melepasnya lewat jalur pinjaman nyatanya sukses menarik perhatian klub-klub yang dianggap menarik di mata sang gelandang.
Berdasarkan pembaruan berita dari pakar transfer Fabrizio Romano, perwakilan Galatasaray secara khusus sempat meminta informasi mendetail mengenai Fofana di sela-sela negosiasi alot Rafael Leao.
Fokus penuh yang tersita untuk merampungkan saga transfer bernilai €45 juta milik Leao membuat kubu Turki tersebut terpaksa menunda pembicaraan lebih lanjut mengenai Fofana.
Keuntungan Tenggat Waktu yang Fleksibel

Kini, setelah Rafael Leao resmi mendarat di Turki untuk merampungkan kepindahannya, negosiasi terkait masa depan Fofana diyakini akan segera dibuka kembali secara intensif.
Romano melaporkan dengan meyakinkan bahwa Fofana sangat mendambakan kepindahan tersebut dan siap membuka lembaran baru dalam kariernya di Istanbul.
Dengan kesediaan Milan untuk memfasilitasi pinjaman tanpa syarat yang terlalu rumit, semua elemen krusial yang dibutuhkan untuk mewujudkan kesepakatan ini pada dasarnya telah terpenuhi.
Sebagai catatan tambahan, bursa transfer Liga Super Turki memiliki tenggat waktu penutupan yang sedikit lebih panjang dibandingkan liga-liga top Eropa lainnya.
Kelonggaran waktu ini membuat kedua belah pihak tidak perlu terlalu terburu-buru dan bisa mematangkan setiap detail kesepakatan tanpa harus dihantui tekanan deadline day yang mencekik.





