AC Milan dan FC Porto diperkirakan akan segera merampungkan kesepakatan untuk transfer Santiago Gimenez dalam waktu dekat. Peresmian kepindahan sang penyerang bahkan berpotensi diselesaikan dalam sebuah pertemuan yang dijadwalkan berlangsung pada hari ini.
Berbicara di saluran YouTube milik Fabrizio Romano, pakar bursa transfer Matteo Moretto memberikan pembaruan terkini mengenai negosiasi yang sedang berlangsung antara Milan dan Porto. Pernyataan jurnalis tersebut (seperti yang dilansir oleh MilanNews) menunjukkan keyakinan tinggi bahwa proses transfer ini sudah berada di jalur akhir.
Berikut adalah sorotan utama dari perkembangan transfer Santiago Gimenez:
- Pertemuan Hari Ini: Kedua klub dijadwalkan menjalin kontak krusial pada hari ini untuk mengunci kesepakatan secara final.
- Skema Pinjaman: Kesepakatan yang dibahas adalah peminjaman gratis (free loan) yang disertai dengan opsi pembelian permanen.
- Efek Rodrigo Mora: Satu-satunya penundaan sebelumnya adalah menunggu kepergian Rodrigo Mora dari Porto, yang kini telah terselesaikan.
Negosiasi Memasuki Tahap Akhir

Kabar mengenai kepergian striker asal Meksiko tersebut dari San Siro memang sudah berembus kencang sejak beberapa pekan terakhir. Moretto membeberkan secara spesifik mengenai detail skema transfer dan optimisme dari kedua belah pihak.
“Hari ini, kontak diharapkan terjadi antara Milan dan Porto untuk menutup kesepakatan Gimenez. Ada optimisme. Ada pembicaraan tentang pinjaman gratis dengan opsi pembelian. Pemain Meksiko itu sudah memiliki kesepakatan dengan Porto. Satu-satunya hal yang ditunggu adalah kepergian Rodrigo Mora.”
Sebagai pengingat, Moretto sebelumnya juga telah menyatakan pada akhir pekan lalu bahwa Gimenez ‘tinggal selangkah lagi’ untuk menjadi pemain baru Porto. Meskipun prosesnya tampak bergerak agak lambat sejak saat itu, penjualan Rodrigo Mora—yang kebetulan juga sempat dikaitkan dengan Milan—diyakini akan mempercepat langkah negosiasi ini menuju garis finis.
Penurunan Performa dan Efek Goncalo Ramos

Penyerang berusia 25 tahun itu sebelumnya memiliki rekam jejak yang luar biasa menawan. Ia sukses mencetak 65 gol dalam 105 pertandingan di semua kompetisi untuk Feyenoord, yang pada akhirnya membuatnya mendapatkan transfer bernilai besar ke AC Milan.
Sayangnya, ekspektasi tinggi tersebut tidak sepenuhnya berbanding lurus dengan realita di lapangan. Gimenez memang mengawali perjalanannya dengan cukup baik bersama Rossoneri, tetapi ia pada akhirnya gagal mencetak satu pun gol di kompetisi liga sepanjang musim 2025/2026 yang penuh gejolak.
Situasinya di San Siro semakin terjepit menyusul kedatangan striker haus gol, Goncalo Ramos. Kehadiran amunisi baru di lini depan tersebut secara otomatis mendorong Gimenez semakin jauh dari rencana pelatih Ruben Amorim, dan memaksanya untuk segera angkat koper menuju pintu keluar.





