Berita

Comeback Epik AC Milan! Sempat Tertinggal Dua Kali, Rossoneri Hancurkan Man Utd 4-2

×

Comeback Epik AC Milan! Sempat Tertinggal Dua Kali, Rossoneri Hancurkan Man Utd 4-2

Sebarkan artikel ini
Goncalo Ramos
Goncalo Ramos

AC Milan akhirnya sukses memecah kebuntuan pramusim mereka dengan sebuah kemenangan krusial yang sangat dinantikan oleh para pendukung setia sebelum dimulainya kompetisi resmi.

Skuad darurat asuhan Ruben Amorim berhasil menunjukkan mentalitas pantang menyerah saat menumbangkan raksasa Inggris, Manchester United, dengan skor meyakinkan 4-2 dalam laga yang berlangsung sengit di Polandia.

Awal Laga yang Mengejutkan

Ruben Amorim terpaksa melakukan sejumlah perubahan pada susunan pemain utama dengan memasukkan Yunus Musah, Ardon Jashari, Alphadjo Cisse, dan Goncalo Ramos sejak menit pertama.

Keputusan rotasi terpaksa ini di sisi lain tentu menjadi sebuah kesempatan emas bagi beberapa pemain pinggiran untuk membuktikan kualitas mereka di atas lapangan.

Pertandingan sejatinya diawali dengan sangat buruk bagi Milan setelah mereka harus tertinggal lebih dulu hanya dalam hitungan beberapa menit awal babak pertama.

Pemain United, Dorgu, langsung merangsek dari sisi kiri pertahanan dan memaksa penjaga gawang muda Lorenzo Torriani melakukan penyelamatan krusial di menit pertama.

Sayangnya, Setan Merah berhasil mencuri keunggulan dari situasi tersebut melalui sundulan tajam Harry Maguire yang memanfaatkan skema tendangan sudut.

Gol cepat itu tercipta dengan sangat buruk karena barisan pertahanan Rossoneri terbukti gagal mengawal salah satu ancaman udara paling mematikan di sepak bola Eropa tersebut.

Setelah melalui beberapa menit yang menegangkan, Milan perlahan mulai mampu mendikte tempo dan menemukan ritme permainan mereka yang sesungguhnya.

Ardon Jashari menciptakan peluang perdana bagi Rossoneri setelah ia melakukan tekanan tinggi yang sukses merebut bola dari penguasaan Youri Tielemans.

Gelandang asal Swiss itu kemudian mengirimkan umpan kepada Ruben Loftus-Cheek, namun tembakan keras sang pemain Inggris tersebut masih mengarah tepat ke pelukan kiper Lammens.

Kerja keras dan pressing tingkat tinggi dari Jashari akhirnya benar-benar membuahkan hasil ketika ia kembali sukses merebut bola di area pertahanan United.

Ia melepaskan umpan terobosan akurat kepada Goncalo Ramos yang berdiri bebas di dalam kotak penalti, sebelum striker Portugal itu menyodorkan bola yang langsung disambar oleh Samuel Chukwueze menjadi gol penyeimbang.

Namun, kebahagiaan Milan nyaris sirna dengan cepat saat Koni De Winter melakukan pelanggaran ceroboh di area terlarang yang berbuah hadiah tendangan penalti bagi kubu lawan.

Beruntung, ketangkasan Torriani sukses mementahkan eksekusi penalti dari Bruno Fernandes lewat sebuah penyelamatan gemilang untuk menjaga skor tetap imbang hingga turun minum.

Samuel Chukwueze, Cisse
Samuel Chukwueze, Cisse

Hujan Gol Kebangkitan Rossoneri

Babak kedua diawali dengan skenario yang hampir serupa ketika gawang Torriani kembali kebobolan oleh penyelesaian akhir Dorgu yang membuat United memimpin 2-1.

Kendati demikian, keunggulan Setan Merah tersebut tidak bertahan lama berkat aksi memukau Chukwueze yang kali ini berperan sebagai pemberi umpan matang.

Umpan silang dari pemain Nigeria yang mengarah ke tiang jauh itu berhasil dimanfaatkan dengan sempurna oleh Alphadjo Cisse untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Keadaan di atas lapangan seketika berubah drastis hanya dalam rentang waktu empat belas menit yang sangat krusial bagi kebangkitan Milan.

Chukwueze yang kembali mendapatkan banyak ruang di sisi kanan melepaskan umpan lambung presisi yang sukses ditanduk dengan brilian oleh Ramos untuk membalikkan keadaan menjadi 3-2.

Hanya berselang beberapa menit setelah gol tersebut, Loftus-Cheek akhirnya ikut mencatatkan namanya di papan skor melalui penyelesaian mematikan di tiang dekat dalam sebuah skema serangan balik cepat.

Setelah unggul nyaman 4-2, barisan pertahanan Rossoneri mulai menurunkan ritme permainan untuk meredam ambisi besar United yang berusaha keras mencari gol balasan.

Di tengah tekanan lawan, Milan justru masih mampu menciptakan peluang emas melalui umpan indah menggunakan kaki luar yang dilepaskan Luka Modric kepada Christian Comotto, meski sayang penyelesaiannya belum berbuah gol.

Striker sensasional Francesco Camarda juga nyaris menambah pundi-pundi gol Milan di penghujung laga jika saja tembakannya tidak digagalkan oleh reaksi sigap penjaga gawang musuh.

Kemenangan penting ini turut memberikan menit bermain yang sangat berharga bagi sederet nama pengganti seperti Comotto, Sankhoun Diawara, Valeri Valdimirov, dan Francesco Camarda.

Kembalinya Mario Gila dari ruang perawatan cedera dengan penampilan yang solid di jantung pertahanan juga menjadi nilai positif tersendiri bagi kesiapan skuad Il Diavolo Rosso.

Kemenangan perdana di masa pramusim yang diwarnai oleh kebangkitan luar biasa ini tentu menjadi modal mental dan kepercayaan diri yang sangat berharga bagi skuad asuhan Ruben Amorim sebelum mereka resmi mengarungi kompetisi Serie A pekan depan.

🔴 Bantu situs ini tetap bertahan dengan memberikan donasi terbaikmu ⚫

No. Nama Donatur Besaran Donasi
1. Coky James Rp 30.000

Situs Beritamilan.com dikelola dengan sumberdaya finansial yang sangat terbatas, bantu admin untuk mempertahankan situs ini dengan donasi ke nomor DANA Bisnis:

0816598786

(Jangan lupa untuk menyertakan nama atau inisial pada catatan transfer untuk keperluan pembaruan peringkat donatur secara berkala.)

FORZA MILAN SEMPRE!