Ruben Amorim tampaknya telah mengonfirmasi secara langsung bahwa Francesco Camarda tidak akan dipinjamkan ke klub lain pada musim ini.
Kepastian tersebut disampaikan sang pelatih setelah penyerang muda itu sukses mencetak dua gol krusial dalam hasil imbang AC Milan melawan Celtic.
Pertandingan di Glasgow tersebut awalnya terlihat akan menjadi sore yang sia-sia bagi Rossoneri setelah peluit akhir babak pertama dibunyikan.
Camilo Duran dan James Forrest sukses memanfaatkan kesalahan fatal dari Strahinja Pavlovic dan Samuele Ricci untuk membawa tuan rumah unggul dua gol.
Milan memang melakukan banyak kesalahan penguasaan bola saat menghadapi tuan rumah yang tampil jauh lebih tajam mengingat mereka akan memulai liga dalam sembilan hari ke depan.
Namun, keadaan berubah drastis berkat perubahan taktik dan pergantian pemain yang dilakukan oleh Amorim pada jeda turun minum.
Faktor penentu utama dari kebangkitan tersebut tentu saja adalah keputusan jitu sang pelatih untuk memasukkan Camarda ke lapangan.
Pemain asal Italia itu sukses memenangkan hadiah penalti dalam waktu dua menit setelah babak kedua dimulai dan mengeksekusinya dengan sangat meyakinkan.
Hanya berselang lima menit setelahnya, ia kembali berada di posisi yang tepat untuk menyundul masuk umpan silang matang dari Samuel Chukwueze.
Setelah pertandingan berakhir dengan skor imbang 2-2, Amorim berbicara kepada Sky untuk memberikan reaksi instannya seperti yang dilansir oleh MilanNews.

Evaluasi Taktik dan Pujian untuk Camarda
Terkait jalannya pertandingan secara umum dan evaluasi selama dua babak, sang juru taktik memberikan pandangannya:
“Anak-anak berusaha keras untuk melakukan pekerjaan yang perlu kami lakukan, meskipun pertandingan hari ini sama sekali tidak mudah.”
“Kami seharusnya bisa menampilkan performa yang lebih baik pada saat-saat tertentu, terutama ketika kami kebobolan, tetapi hal itu adalah hal yang wajar setelah kami baru berlatih selama dua minggu.”
“Kebobolan gol cepat di babak pertama sama sekali tidak memberikan dampak baik bagi mentalitas tim, namun kami bereaksi dan memulai babak kedua dengan jauh lebih baik.”
Saat ditanya secara spesifik mengenai penampilan gemilang dan masa depan Camarda di San Siro, ia memberikan jawaban yang sangat tegas:
“Camarda dipastikan akan tetap bersama kami di tim ini untuk mengarungi musim depan.”
“Saya memiliki keyakinan yang sangat besar kepadanya dan juga kepada para pemain muda lain yang sedang bekerja keras bersama kami saat ini.”
Filosofi Permainan dan Pembaruan Cedera

Mengenai apa yang ia minta dari tim pada level teknis dan taktis, sang pelatih sangat menekankan pentingnya dominasi penguasaan bola:
“Kami mencoba untuk terus memegang kendali bola, namun kami sedikit kesulitan karena kami harus melakukan tekanan di seluruh area lapangan.”
“Ide permainan ini memang belum sepenuhnya matang di dalam tim, tetapi prosesnya sudah mulai terlihat jelas dan kami hanya butuh sedikit waktu.”
Terkait evaluasi dua minggu pertama pemusatan latihan pramusim, ia mengaku sangat puas dengan komitmen seluruh elemen tim:
“Jika Anda memiliki tim yang bekerja sekeras ini, kami pasti akan terus berkembang dan saya sangat senang melihat semangat luar biasa dari para pemain muda.”
Terakhir, ia juga memberikan pembaruan singkat mengenai kondisi Mario Gila yang terpaksa ditarik keluar pada babak kedua akibat cedera paha:
“Gila memang merasakan sesuatu pada ototnya, tetapi saya rasa itu bukanlah masalah yang serius dan saya sangat berharap ia akan segera pulih.”





