Kisah perjalanan karier salah satu penyerang paling penuh misteri dalam sejarah modern AC Milan, Divock Origi, akhirnya resmi menemui babak akhir.
Mantan penyerang internasional Belgia tersebut secara mengejutkan mengumumkan keputusan besarnya untuk gantung sepatu alias pensiun total dari dunia sepak bola profesional.
Dengan adanya pengumuman ini, maka AC Milan resmi tercatat sebagai klub sepak bola terakhir yang dibela oleh Origi sebelum ia memutuskan menyudahi kariernya.
Semenjak memutus kontrak kerja samanya dengan Rossoneri pada bulan Desember kemarin, Origi memang terpantau sama sekali tidak memiliki klub baru hingga akhirnya memantapkan diri untuk mundur.
Mari kawal terus revolusi manajemen Iblis Merah dengan tetap tampil keren dan nyaman memakai Kaos Milan Katun Anti Panas melalui 👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee sekarang juga!
Langkah Origi untuk pensiun dituangkan langsung secara emosional melalui sebuah surat terbuka yang dirilis oleh media olahraga ternama, The Players’ Tribune, pada hari kemarin.
“Terima kasih, Tuhan. Terima kasih, sepak bola. Saya datang ke dunia ini dengan bola di kaki saya. Dalam sepak bola, saya merasa terpenuhi, seolah-olah perjalanan saya telah berakhir. Sekarang saya memiliki tujuan baru dan hal-hal lain yang ingin saya kejar, dengan semangat yang sama dengan yang telah saya dedikasikan selama bertahun-tahun untuk sepak bola,” tulis Divock Origi dalam surat perpisahannya.
Investasi Gagal Paolo Maldini dan Beban Gaji Buta €4 Juta di Milan

Bagi publik San Siro, kedatangan Origi pada musim panas 2022 sejatinya diiringi oleh ekspektasi yang sangat tinggi dari jajaran direksi klub.
Setelah berhasil merengkuh trofi Scudetto, Paolo Maldini menilai tim membutuhkan sosok bomber berpengalaman bebas transfer yang bisa bergantian dengan Olivier Giroud.
Sayangnya, investasi kontrak berdurasi empat tahun tersebut justru berubah menjadi petaka finansial dan kegagalan taktis yang sangat merugikan klub:
- Masalah Fisik yang Akut: Di musim perdana, Origi gagal total beradaptasi karena terus-menerus dihantam cedera kambuhan, hingga hanya mampu mengemas 2 gol dari 36 laga.
- Makan Gaji Buta Nilai Fantastis: Penyerang asal Belgia ini menerima bayaran bersih mencapai €4 juta net per musim, sebuah angka masif untuk pemain yang jarang berada di lapangan.
- Menghilang Misterius dari Milanello: Berdasarkan kesepakatan bersama klub, Origi bahkan dilarang datang ke pusat latihan Milanello. Ia sempat terlihat berlatih mandiri bersama personal trainer di Roma dan Florence sebelum akhirnya lenyap tanpa kabar.
- Pemutusan Kontrak Akhir Tahun: Setelah tidak pernah lagi bermain sejak April 2024, manajemen Milan akhirnya berhasil menyelesaikan proses pemutusan kontrak Origi pada Desember lalu.
Fokus Kejar Bisnis Industri Fashion dan Dirikan Agensi Pemain Baru
Dunia sepak bola mungkin akan selalu mengenang Origi sebagai bocah ajaib Liverpool yang mencetak gol magis ke gawang Barcelona di semifinal UCL 2019 serta penentu juara di laga final melawan Tottenham.
Namun bagi Milanisti, ia akan selalu diingat sebagai rekrutan gratisan yang dengan cepat menjelma menjadi hantu di ruang ganti San Siro.
Setelah menutup lembaran karier sepak bolanya, Origi mengaku sudah memiliki rencana bisnis masa depan yang akan ia tekuni dengan penuh gairah.
“Pertama dan terpenting, saya bekerja keras untuk menumbuhkan minat saya pada fashion, yang dipahami sebagai sebuah seni. Saya juga akan terus mengembangkan sisi kewirausahaan saya dengan DLF, sebuah agensi sepak bola yang saya dirikan bersama mitra dan salah satu pemilik, Marvin Willem Ofori,” ungkap Origi membeberkan kesibukan barunya.
Dengan berdirinya agensi DLF tersebut, Origi berharap tetap bisa memberikan kontribusi di balik layar sepak bola modern, sementara impian seninya akan ia salurkan lewat industri pakaian mewah.





