Berita

Nol Kepastian Jelang Musim 2026/2027: Proyek Skuad AC Milan Macet Total Akibat Kekosongan Direksi

×

Nol Kepastian Jelang Musim 2026/2027: Proyek Skuad AC Milan Macet Total Akibat Kekosongan Direksi

Sebarkan artikel ini
Gerry Cardinale, Zlatan Ibrahimovic,
Gerry Cardinale, Zlatan Ibrahimovic,

Langkah perombakan skuad yang akan dihadapi oleh AC Milan untuk mengarungi kompetisi Eropa musim depan dipastikan bakal berjalan dengan sangat berat.

Meskipun panggung Eropa yang akan dijalani bukanlah kompetisi kasta tertinggi yang mereka impikan, manajemen baru tetap dituntut untuk merancang komposisi tim secara matang.

Pada musim lalu, armada Rossoneri tercatat hanya diperkuat oleh 23 elemen pemain di dalam skuad utama mereka.

Jumlah tersebut dinilai sangat minim, sehingga memperluas kuantitas serta memperkuat kedalaman tim menjadi agenda wajib demi bisa bersaing di dua kompetisi sekaligus.

Mari kawal terus revolusi manajemen Iblis Merah dengan tetap tampil keren dan nyaman memakai Kaos Milan Katun Anti Panas melalui 👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee sekarang juga!

Manajemen AC Milan
Manajemen AC Milan

Namun, kurang dari satu bulan menjelang dibukanya jendela transfer musim panas serta dimulainya panggung kompetisi baru 2026/2027, klub justru memiliki nol kepastian mengenai masa depan tim.

Kondisi ini terjadi akibat kosongnya kursi kepemimpinan di lantai empat Via Aldo Rossi pasca-pemecatan massal yang dilakukan pemilik klub, Gerry Cardinale.

Tanpa adanya sosok CEO atau jajaran direktur olahraga yang baru, draf program kerja yang sempat disusun secara mandiri oleh Igli Tare, Giorgio Furlani, dan Geoffrey Moncada kini resmi terhenti.

Hingga tanggal 2 Juni, klub raksasa Italia ini terpantau belum memulai persiapan taktis sama sekali akibat belum memiliki struktur organisasi kepengurusan maupun sosok pelatih kepala yang baru.

Poin Kunci Ketidakpastian Skuad AC Milan

Berikut adalah beberapa catatan krusial yang dijabarkan oleh jurnalis Francesco Finulli mengenai ancaman keretakan serta rapuhnya pondasi pemain Rossoneri saat ini:

  • Eksodus Pemain Bintang: Penyerang sayap andalan Rafael Leao sudah mengumumkan niatnya untuk pergi, disusul oleh rencana hengkang Luka Modric serta kembalinya Niclas Fullkrug ke West Ham.
  • Nasib Pemain Baru Berada di Ambang Batas: Beberapa rekrutan bursa transfer musim lalu seperti Pervis Estupinan, Ardon Jashari, dan Christopher Nkunku posisinya kini sedang berada dalam kondisi bimbang.
  • Risiko Gelombang Penjualan Susulan: Nama-nama pilar utama tim lainnya sekelas Mike Maignan, Strahinja Pavlovic, hingga Adrien Rabiot terancam ikut dilepas jika ada draf proposal penawaran masif yang masuk.
  • Pelemahan Skuad Secara Progresif: Kebijakan finansial RedBird yang selalu menjual pemain bintang di setiap musim tidak diimbangi dengan perekrutan sosok suksesor yang sepadan di atas lapangan.

Kegagalan Formula Suksesor dan Ancaman Penurunan Kualitas

Gerry Cardinale, Zlatan Ibrahimovic,
Gerry Cardinale, Zlatan Ibrahimovic,

Tugas utama yang akan dipikul oleh draf manajemen baru nantinya tidak hanya sekadar merekrut pemain, melainkan harus menghindari draf kesalahan fatal yang berulang dari musim ke musim.

Sejak kendali klub dipegang oleh RedBird, keputusan menjual pilar penting demi alasan keseimbangan neraca keuangan selalu berakhir dengan penurunan kualitas tim secara drastis.

Fakta di lapangan membuktikan bahwa barisan pemain pengganti yang didatangkan dengan status perjudian atau draf potensi transfer terbukti gagal membayar dividen investasi klub.

Ketika Sandro Tonali dilepas, manajemen mendatangkan Ruben Loftus-Cheek yang kualitasnya dinilai belum setara di lini tengah.

Hal serupa terjadi saat keputusan melepas bek kiri Theo Hernandez hanya digantikan oleh Pervis Estupinan.

Puncak draf kesalahan terlihat saat Tijjani Reijnders dijual, di mana kedatangan Ardon Jashari dan Samuele Ricci dinilai sama sekali tidak mampu menyamai level permainan magis dari sang gelandang asal Belanda tersebut.

Ditambah dengan kedatangan Koni De Winter yang diplot menggantikan Malick Thiaw, seluruh pergerakan transfer tersebut dinilai membuat kekuatan Milan mengalami pelemahan secara progresif.

Oleh karena itu, jika klub terpaksa harus kembali menjual aset terbaiknya, draf pencarian pemain pengganti wajib diselaraskan secara penuh dengan strategi taktis sang pelatih baru agar tidak menjadi petaka.

🔴 Daftar Pendukung Setia Beritamilan.com Bulan Ini ⚫

Terima kasih atas dukungan tulus Anda

Situs Beritamilan.com dikelola dengan sumberdaya finansial yang sangat terbatas, bantu kami untuk mempertahankan situs ini via DANA:

0816598786

(Sertakan nama/inisial di catatan transfer untuk update ranking)

No. Nama Donatur Besaran Donasi
1. I Komang Sidartha Kusuma Rp 10.000
FORZA MILAN SEMPRE!