Keputusan ekstrem pemilik AC Milan untuk melakukan perombakan massal di jajaran manajemen dan staf teknis terus mengundang perhatian besar dari publik sepak bola Italia.
Langkah radikal berupa pembersihan besar-besaran ini diambil oleh manajemen RedBird sebagai buntut dari kegagalan tragis menembus zona kompetisi Liga Champions.
Mantan pelatih kawakan Italia, Bortolo Mutti, turut memberikan pandangan tajam serta kritikannya mengenai masa depan dari klub yang bermarkas di San Siro tersebut.
Melalui sesi wawancara khusus bersama saluran berita olahraga terkemuka TuttoMercatoWeb.com, Mutti mengutarakan rasa penasaran sekaligus keraguannya terhadap arah proyek baru klub.
Mari kawal terus revolusi manajemen Iblis Merah dengan tetap tampil keren dan nyaman memakai Kaos Milan Katun Anti Panas melalui 👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee sekarang juga!
Poin Kunci Kritik Bortolo Mutti

Berikut adalah beberapa rangkuman poin krusial dari pandangan Bortolo Mutti mengenai situasi pergantian pelatih dan krisis manajemen saat ini:
- Penghapusan Total Sistem: Manajemen baru dinilai telah menghapus seluruh fondasi yang ada tanpa kejelasan arah pembangunan tim yang konkret untuk musim depan.
- Hilangnya Koneksi Internal: Hubungan kerja antara jajaran direksi operasional dan pihak kepresidenan klub di era sekarang dianggap tidak seharmonis masa lalu.
- Prediksi Nama Pelatih: Di tengah maraknya rumor pelatih asing, nama juru taktik lokal seperti Vincenzo Italiano mencuat sebagai opsi kejutan yang masuk akal.
Kritik Atas Revolusi Senyap RedBird

Mutti menilai bahwa langkah pembersihan manajemen yang dilakukan secara mendadak ini justru membuat arah masa depan Rossoneri menjadi semakin buram.
“Mereka telah menghapus segalanya. Kita lihat apa yang akan mereka lakukan,” ujar Bortolo Mutti secara blak-blakan.
Ia juga menyoroti bagaimana struktur kepemimpinan klub saat ini terkesan bergerak sendiri-sendiri tanpa adanya komunikasi yang searah.
“Tidak dipahami dari siapa mereka akan memulai kembali. Di masa lalu ada koneksi yang lebih besar antara manajemen dan kepresidenan,” tutur mantan pelatih Bari tersebut menjelaskan kekhawatirannya.
Ketidakpastian ini pun memicu gelombang spekulasi yang luar biasa luas mengenai sosok suksesor yang akan duduk di bangku cadangan San Siro.
“Saya penasaran untuk memahami siapa yang akan menjadi pelatih baru, ada banyak nama yang disebut. Juga pelatih asing. Tapi siapa tahu, mungkin saja bisa jadi Italiano…” jelasnya memprediksi opsi pelatih lokal.
Pandangan Mengenai Kursi Pelatih Napoli
Selain memberikan analisis untuk kubu Merah Hitam, Mutti juga menyempatkan diri untuk mengomentari situasi panas yang terjadi di internal Napoli.
Ia mengaku sempat terkejut dengan keputusan mendadak yang diambil oleh manajemen Il Partenopei terkait posisi manajer tim mereka.
“Saya tidak memahami kepergian Conte, proyek itu bisa berjalan terus,” aku Mutti terus terang.
Kendati demikian, Mutti meyakini bahwa penunjukan Massimiliano Allegri sebagai nakhoda baru di stadion Diego Armando Maradona adalah langkah yang tepat.
“Bagaimanapun musim ini berjalan positif, meskipun diwarnai banyak cedera. Dalam hal apa pun, Allegri adalah pelatih berpengalaman dan bisa membuktikan kapasitasnya juga di Napoli, yang membutuhkan orang, seperti dia, berkarisma besar,” pungkasnya menutup wawancara.





