Berita

Wacana Pengurangan Tim: Simonelli Bahas Pro Kontra Pemotongan Peserta Liga Italia Menjadi 18 Klub

×

Wacana Pengurangan Tim: Simonelli Bahas Pro Kontra Pemotongan Peserta Liga Italia Menjadi 18 Klub

Sebarkan artikel ini
Serie A
Serie A

Presiden Lega Calcio Serie A, Ezio Maria Simonelli, memberikan sejumlah pernyataan krusial di sela-sela acara bergengsi ‘Il Foglio a San Siro’.

Simonelli secara terbuka membahas berbagai agenda reformasi menyeluruh yang akan diajukan oleh pihaknya kepada Giovanni Malagò selaku kandidat Presiden FIGC.

Diskusi ini mencakup berbagai masalah kompleks yang mendera sepak bola Italia, mulai dari wacana pengurangan jumlah peserta liga hingga krisis infrastruktur stadion nasional.

Program Reformasi dan Dukungan untuk Malagò

Lega Serie A menaruh harapan besar pada sosok Malagò untuk mengeksekusi ide-ide segar yang selama ini hanya tertahan oleh lambatnya birokrasi.

Berikut adalah terjemahan utuh dari kutipan langsung Simonelli mengenai alasan mengapa seluruh klub memberikan dukungan penuh kepada mantan bos CONI tersebut.

“Jika dia bersedia dan memenangkan pemilihan, dia akan menjadi presiden yang sangat hebat.”

“Jelas bahwa program itu penting, tetapi jika tidak ada orang yang mampu mewujudkannya, program itu hanya akan tertinggal di atas kertas.”

“Saya percaya bahwa Malagò selalu menunjukkan kemampuannya untuk membumikan ide-idenya sendiri maupun ide orang lain.”

Sambil memantau perkembangan revolusi sepak bola Italia, pastikan Anda tetap tampil gaya dan mendukung tim kesayangan dengan Kaos AC Milan keren ini melalui 👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee sekarang juga!

Rencana Pengurangan Tim dan Aturan Transfer

Simonelli juga menyoroti urgensi untuk mengubah sistem perpajakan transfer yang selama ini justru menganak-tirikan talenta lokal Italia dibandingkan pemain asing.

Berikut adalah poin-poin penting mengenai usulan pembaruan regulasi finansial dan wacana perampingan kompetisi yang sedang digodok oleh operator liga:

  • Anomali Pajak Pemain: Simonelli mengungkapkan bahwa ketiadaan pajak pertambahan nilai pada pembelian dari luar negeri membuat klub lebih suka merekrut pemain asing daripada talenta lokal.
  • Konsorsium Garansi: Lega mengusulkan sistem jaminan berbasis asuransi kolektif untuk menggantikan beban jaminan pembayaran yang selama ini ditanggung klub secara individu.
  • Pemotongan Peserta: Wacana pengurangan jumlah klub menjadi 18 atau 16 tim diakui sangat memecah belah pendapat, namun dinilai perlu karena kalender kompetisi yang sudah terlalu sesak.
  • Dialog Lintas Lembaga: Pengurangan jumlah laga harus dikoordinasikan lebih lanjut dengan UEFA dan FIFA karena akar masalahnya ada pada penambahan jumlah pertandingan kompetisi Eropa.

Krisis Stadion Menjelang Euro 2032

Selain urusan teknis, kelambatan pembangunan infrastruktur olahraga di Italia menjadi sorotan paling tajam menjelang bergulirnya pagelaran Piala Eropa 2032.

Berikut adalah peringatan keras dari sang presiden liga mengenai birokrasi berbelit yang menghambat modernisasi, termasuk polemik yang terjadi di kota Milan.

“Tingkat kekhawatiran saya sangat tinggi karena selama 20 tahun tidak ada satu pun hal yang dilakukan.”

“Di San Siro, meskipun stadion tersebut pada akhirnya telah dijual kepada Milan dan Inter, masih saja ada diskusi tanpa akhir mengenai segala hal.”

“Selama kita tidak keluar dari rawa peraturan ini, kita akan terus mengalami berbagai macam kesulitan di masa depan.”

Analisis Redaksi

Pernyataan dari Ezio Maria Simonelli membuka mata kita secara lebar mengenai betapa tertinggalnya birokrasi dan infrastruktur sepak bola Italia dibandingkan negara Eropa lainnya.

Kebuntuan panjang dalam proses pembangunan stadion baru, termasuk saga tanpa ujung mengenai San Siro untuk AC Milan, menjadi ancaman sangat nyata menjelang Euro 2032.

Rencana pengurangan jumlah tim peserta Serie A merupakan sebuah langkah yang sangat logis untuk menjaga tingkat kebugaran pemain di tengah kalender UEFA yang semakin brutal dan tidak manusiawi.

Tentu akan sangat menarik untuk ditunggu apakah kepemimpinan baru di federasi kelak mampu memberikan insentif perpajakan yang adil agar klub kembali memprioritaskan talenta lokal.

Bagi publik Rossoneri, harapan terbesarnya tentu saja adalah melihat birokrasi stadion ini segera tuntas agar klub bisa memiliki rumah mandiri guna memompa pendapatan secara signifikan.

🔴 Daftar Pendukung Setia Beritamilan.com Bulan Ini ⚫

Terima kasih atas dukungan tulus Anda

Situs Beritamilan.com dikelola dengan sumberdaya finansial yang sangat terbatas, bantu kami untuk mempertahankan situs ini via DANA:

0816598786

(Sertakan nama/inisial di catatan transfer untuk update ranking)

No. Nama Donatur Besaran Donasi
1. Anonim Bank Sumut Rp 100.000
2. Athena Rp 100.000
3. Seseorang Rp 98.261
4. Chris Yudha Rp 47.111
5. Ac Milan Siamo Noi Rp 28.266

FORZA MILAN SEMPRE!