Masalah lini depan AC Milan ternyata merupakan sebuah lubang besar yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun dan tidak pernah benar-benar teratasi.
Ilusi mengenai kehadiran Olivier Giroud dan pengaruh besar Zlatan Ibrahimovic menjadi dua penyintas terakhir dari buruknya manajemen penyerang di tubuh Milan.
Fakta sejarah mencatatkan bahwa penyerang terakhir Rossoneri yang mampu mencetak lebih dari 20 gol dalam satu musim adalah Zlatan Ibrahimovic pada musim 2011/2012.
Saat itu, penyerang legendaris asal Swedia tersebut berhasil membukukan 28 gol sebelum akhirnya tim kesulitan menemukan suksesor yang sepadan.
Ketertinggalan Jauh dari Rival Utama
Data yang dirilis oleh TMW menunjukkan sebuah realita yang sangat amat pahit bagi para pendukung setia Iblis Merah di seluruh dunia.
Ketika Milan hanya memiliki satu nama dalam daftar penyerang produktif, para pesaing utama justru berkali-kali melahirkan mesin gol yang mematikan.
Berikut adalah rincian jumlah pemain yang mampu mencetak minimal 20 gol di Serie A sejak musim 2010/2011 menurut pantauan data statistik resmi:
- Inter Milan (10 Pemain): Nama-nama seperti Lautaro Martinez, Romelu Lukaku, hingga Mauro Icardi berkali-kali menembus angka 20 gol.
- Juventus (6 Pemain): Raksasa Turin memiliki pemain tajam mulai dari Tevez, Higuain, hingga masa kejayaan Cristiano Ronaldo.
- Napoli (6 Pemain): Tim asal Naples ini pernah memiliki predator gawang sekelas Edinson Cavani, Mertens, hingga Victor Osimhen.
- Lazio (5 Pemain): Ciro Immobile sendiri tercatat sebanyak lima kali mampu melewati batas 20 gol dalam satu musim kompetisi.
- Klub Menengah: Bahkan tim seperti Udinese dan Hellas Verona memiliki catatan yang lebih baik daripada Milan dalam urusan melahirkan penyerang haus gol.
Di tengah kerinduan akan sosok striker tajam di lini depan tim kesayangan kita, pastikan Anda tetap tampil gaya dengan Kaos AC Milan keren ini melalui ๐ Cek harga & promo terbaru di Shopee sekarang juga!
Pesan dari Statistik Masa Lalu
Angka 20 gol dalam satu musim kompetisi memang bukanlah hal yang mudah untuk dicapai, namun tim sebesar Milan seharusnya mampu melakukannya secara rutin.
Kutipan laporan teknis mengenai sejarah penyerang tajam ini memberikan gambaran betapa keringnya produktivitas lini serang kita dalam 14 tahun terakhir.
“Penyerang terakhir Rossoneri adalah Zlatan Ibrahimovic pada musim 2011/2012 dengan 28 gol.”
“Banyak tim dengan nama besar yang lebih rendah dari Rossoneri, selama bertahun-tahun, setidaknya memiliki satu penyerang yang sangat produktif.”
Analisis Redaksi
Fakta bahwa tim-tim seperti Atalanta, Udinese, bahkan Crotone pernah memiliki penyerang yang mampu mencetak 20 gol merupakan sebuah aib besar bagi AC Milan.
Ketidakmampuan manajemen untuk mendatangkan striker murni yang konsisten selama lebih dari satu dekade menjadi penyebab utama tim sulit mendominasi Serie A.
Ketergantungan pada pemain-pemain senior atau pemain pinjaman hanya menjadi solusi jangka pendek yang tidak menyentuh akar permasalahan yang sebenarnya.
Krisis bomber ini harus segera diakhiri dengan strategi transfer yang lebih berani dan terarah pada bursa transfer musim panas mendatang.
Tanpa adanya jaminan 20 gol dari satu orang penyerang utama, ambisi untuk meraih prestasi tinggi di level domestik maupun Eropa akan tetap menjadi mimpi yang sulit digapai.





