Lega Serie A secara resmi telah menentukan arah dukungan politik mereka untuk kursi kepemimpinan tertinggi di federasi sepak bola Italia (FIGC).
Dalam sebuah pengumuman resmi, organisasi yang membawahi kasta tertinggi liga Italia tersebut memilih Giovanni Malagò sebagai kandidat presiden mereka.
Keputusan krusial ini diambil di tengah upaya reformasi besar-besaran yang sedang direncanakan untuk memajukan kualitas kompetisi di negeri pizza tersebut.
Hasil Pertemuan Klub di Milan
Giovanni Malagò, yang sebelumnya dikenal luas sebagai mantan orang nomor satu di komite olahraga Italia (CONI), mendapatkan dukungan yang sangat masif.
Berikut adalah seluruh terjemahan kutipan langsung mengenai hasil pemungutan suara yang dilakukan oleh klub-klub Serie A di Milan.
“Lega Serie A secara resmi telah memilih Giovanni Malagò sebagai kandidat mereka untuk kursi kepresidenan FIGC.”
“Lampu hijau untuk nama mantan bos CONI tersebut muncul dalam majelis klub yang sedang berlangsung di Milan, di mana sebanyak 18 klub mendukung pencalonannya.”
Sambil mengikuti perkembangan politik sepak bola Italia yang semakin panas, pastikan Anda tetap tampil gaya dengan Kaos AC Milan keren ini melalui 👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee sekarang juga!
Dua Klub yang Memilih Tidak Menandatangani
Meskipun mendapatkan dukungan mayoritas yang sangat dominan, ternyata tidak seluruh anggota majelis memberikan tanda tangan mereka.
Hanya terdapat dua klub yang memutuskan untuk tidak ikut menandatangi surat dukungan resmi tersebut dalam pertemuan tersebut.
Berikut adalah beberapa poin krusial terkait dinamika suara dari para anggota majelis klub Serie A tersebut:
- Dukungan Masif: Sebanyak 18 dari 20 klub Serie A memberikan lampu hijau untuk pencalonan Giovanni Malagò.
- Klub yang Menolak: Lazio dan Hellas Verona tercatat sebagai dua klub yang tidak ikut membubuhkan tanda tangan dukungan.
- Sikap Politik: Meskipun tidak menandatangani, kedua klub tersebut dilaporkan tidak menyatakan posisi perlawanan secara terbuka terhadap Malagò.
- Latar Belakang Kandidat: Pengalaman Malagò di CONI dianggap sebagai modal kuat untuk membenahi birokrasi sepak bola Italia yang sering dikritik.
Analisis Redaksi
Dukungan dari delapan belas klub ini menunjukkan adanya keinginan yang sangat kuat dari sebagian besar anggota Lega Serie A untuk melakukan perubahan besar di tubuh FIGC.
Giovanni Malagò dianggap memiliki profil yang sangat mumpuni untuk menjembatani kepentingan komersial klub dengan kebijakan federasi yang seringkali berbenturan.
Ketidakhadiran dukungan dari Lazio dan Verona kemungkinan besar didasari oleh perbedaan visi mengenai prioritas pembangunan sepak bola Italia dalam beberapa tahun ke depan.
Langkah ini merupakan sinyal serius dari Lega Serie A bahwa mereka ingin memiliki pengaruh yang lebih besar dalam pengambilan keputusan strategis di tingkat nasional.
Jika Malagò berhasil terpilih, diharapkan adanya kebijakan baru yang lebih menguntungkan bagi klub-klub besar dalam mengelola hak siar dan infrastruktur stadion.





