Berita

Allegri: “Luka Modric Adalah Contoh Nyata Kerendahan Hati dan Mental Juara”

×

Allegri: “Luka Modric Adalah Contoh Nyata Kerendahan Hati dan Mental Juara”

Sebarkan artikel ini
Luka Modric
Luka Modric

AC Milan berhasil mencuri tiga poin krusial dari markas Pisa dengan kemenangan tipis 2-1 pada Sabtu dini hari WIB. Usai pertandingan, pelatih Massimiliano Allegri memberikan pujian khusus kepada gelandang veteran, Luka Modric.

Sang maestro asal Kroasia tersebut dinilai menjadi faktor pembeda berkat mentalitas juaranya. Allegri menekankan bahwa seluruh skuad harus mencontoh sikap sang pemain di lapangan.

“Apa yang harus dikatakan? Dia adalah pemain yang luar biasa. Terlepas dari kualitas teknisnya yang menakjubkan, pada akhirnya dia berusaha untuk meraih kemenangan ini sendirian.”

“Itu lebih merupakan permainan teknis dan karakter. Kita semua harus belajar darinya, dia memiliki kerendahan hati yang luar biasa. Kami senang memilikinya.”

Rekomendasi Jersey AC Milan

Buat kamu fans AC Milan yang ingin jersey terbaru dengan kualitas bagus dan harga masih masuk akal, Jersey AC Milan Home 2026 – Grade Ori jadi salah satu pilihan favorit banyak Rossoneri.

👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee

Allegri juga mengakui bahwa pertandingan melawan Pisa berjalan sangat rumit dan penuh risiko. Rossoneri sempat kesulitan mengembangkan permainan karena gaya main tuan rumah yang tidak nyaman.

“Tidak mudah malam ini, Pisa adalah tim yang tidak nyaman. Di babak pertama kami mengambil risiko, sepertinya mereka menunggu Anda, membuat Anda keluar dari permainan lalu menyerang balik.”

“Bahkan saat skor 1-1 kami tertidur pada situasi tendangan bebas mereka. Mari kita ambil tiga poin ini, tetapi dari pertandingan ini kita harus benar-benar berbenah.”

Rekor Tak Terkalahkan dan Penalti

Kemenangan ini memperpanjang tren positif Milan menjadi 23 hasil berguna (menang/seri) secara beruntun. Sebuah pencapaian impresif mengingat Allegri mewarisi tim yang sempat terpuruk di posisi kedelapan.

Sang pelatih juga mengomentari momen kegagalan penalti yang seharusnya bisa memperlebar jarak menjadi 2-0 lebih awal. Ia membela para pemainnya dan menganggap kegagalan tersebut adalah hal yang wajar dalam sepak bola.

“Penalti bisa saja gagal, itu adalah momen penting di mana kami bisa unggul 2-0. Christian Pulisic masuk dengan sangat baik, begitu juga Rafael Leao,” tambah Allegri.

Analisis Redaksi

Tiga poin dari Arena Garibaldi ini sangat mahal harganya dalam perburuan tiket Liga Champions dan Scudetto. Mentalitas para pemain teruji saat harus bangkit dari situasi sulit di kandang lawan yang agresif.

Sosok Luka Modric sekali lagi membuktikan bahwa umur hanyalah angka. Kepemimpinan dan ketenangannya menjadi kunci saat Milan membutuhkan gol kemenangan di saat-saat krusial.

Kini fokus tim harus segera dialihkan ke laga tunda melawan Como. Konsistensi permainan selama 90 menit penuh masih menjadi pekerjaan rumah bagi Allegri.

Beritamilan.com dikelola secara independen dan dijalankan dengan sumber daya yang sangat terbatas. Jika Anda ingin membantu menjaga situs ini tetap bertahan hidup silakan Klik di sini.