6 Momen Tak Terlupakan Ricardo Kaka Bersama AC Milan

Photo: REUTERS

Berita AC Milan – Pada 22 April kemarin legenda AC Milan, Ricardo Kaka, merayakan hari ulang tahunnya yang ke 40. Ini adalah momen yang tepat untuk membicarakan momen-momen tak terlupakan pemain religius itu selama berseragam merah hitam.

Kaka menghabiskan total tujuh tahun bersama Il Diavollo Rosso, dari 2003 hingga 2009 plus musim 2013-14. Dalam periode tersebut ia membuat 307 penampilan di semua kompetisi dengan sukses mencetak 104 gol.

Selain memiliki paras yang rupawan, kemampuan teknis dan visi umpannya yang luar biasa telah menjadikan Kaka sebagai sosok yang paling diidolakan Milanisti di seantero dunia.

Pada kesempatan kali ini, Beritamilan.com akan mengulas 5 momen tak terlupakan Ricardo Kaka selama membela panji AC Milan.

1. Kedatangan ke AC Milan

Photo: as.com

Pada musim panas 2003, Kaka yang masih berusia 21 tahun bergabung dengan Milan dalam kesepakatan senilai total €8.5m total, harga yang Silvio Berlusconi kemudian disebut sebagai harga “kacang”.

Pemain yang identik dengan nomor punggung 22 itu memulai pertandingan pertama untuk Rossoneri musim melawan Ancona dan dengan cepat menjadi pemain reguler tim utama, yang membuat banyak orang terkesan.

2. Debut Juara

Kaka Scudetto
Google

Playmaker Brasil itu mulai beraksi di Lombardy dan menjadi tak tergantikan seiring berjalannya musim. Penampilan supernya bersama AC Milan telah mengantarkan klub meraih scudetto yang ke-17. Itu adalah trofi pertama Kaka saat membela Milan.

Di musim pertamanya di Italia, Kaka mencetak 14 gol dan memberikan tujuh assist di semua kompetisi, termasuk dua gol di perempat final Liga Champions.

3. Gol Spektakuler ke Gawang Manchester United

Pada 24 April 2007, AC Milan bertanding di Old Trafford untuk menghadapi Manchester United di leg pertama semifinal Liga Champions. Meski dalam game ini Milan kalah 3-2, ada sebuah momen yang sulit untuk dilupakan oleh pecinta sepak bola.

Momen itu adalah gol spektakuler Ricardo Kaka ke gawang Manchester United. Memanfaatkan umpan jauh dari Nelson Dida, Kaka menggiring bola sendirian ke gawang Edwin van der Sar dan mengecoh duo bek tuan rumah, Patrice Evra dan Gabriel Heinze yang membuat keduanya bertubrukan.

Berhasil lolos dari penjagaan lawan, Kaka tanpa ampun melesakkan bola ke gawang Manchester United. Meski kalah di leg pertama, AC Milan sukses membuat babak belur tim asuhan Sir Alex Ferguson pada leg kedua di San Siro dengan skor telak 3-0.

4. Kemuliaan di Liga Champions

Kaka Liga Champions
Photo: EPA/KERIM OKTEN

Setelah malam yang mengerikan di Istanbul, Kaka akhirnya merasakan kesuksesan Eropa pada tahun 2007. Pemain Brasil itu merupakan bagian penting dari tim Milan yang melaju ke final musim itu.

Dia mencetak 10 gol dalam 13 penampilan sepanjang perjalanan kompetisi Liga Champions, dan dia memberikan assist dalam pertandingan final dengan kemenangan 2-1 atas Liverpool. Itu adalah laga pembalasan dendam yang sempurna setelah tragedi di Istanbul.

5. Trofi Ballon d’Or

Kaka Ballon d'Or
Google Image

Pada 2 Desember 2007, Kaka memenangkan Ballon d’Or dan penghargaan Pemain Dunia FIFA, hanya beberapa minggu sebelum dia membantu Milan memenangkan gelar Piala Dunia Antarklub FIFA.

Menariknya, sang playmaker adalah manusia terakhir yang memenangkan penghargaan tersebut sebelum era dominasi duo alien bernama Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, sebelum Luka Modric memecahkannya pada 2018.

6. Menolak Bergabung dengan Manchester City

Kaka Manchester City
Twitter

Pada bulan Januari 2009, Kaka sangat dekat untuk bergabung dengan tim Manchester City yang baru bergelimang harta. Saat itu Sheikh Mansour telah menawarkan Milan uang tak kurang dari €100-120 juta untuk membeli bintang Brasil.

Kala itu AC Milan dan Manchester City sudah sepakat untuk proses transfer ini dan kepindahan sang superstar seperti tinggal menunggu pengumuman resmi saja.

Namun diluar dugaan Kaka menolak tawaran itu dan tidak ingin pergi meninggalkan AC Milan. Namun berselang 6 bulan kemudian, dengan alasan membantu klub yang sedang mengalami kesulitan financial, Kaka akhirnya bersedia pindah ke Real Madrid.

Itulah 6 momen tak terlupakan Ricardo Kaka selama membela panji AC Milan. Momen manakah yang menjadi favoritmu?

Pos terkait