Berita

Wawancara Gavillucci: Mengapa VAR Tidak Bisa Menganulir Kartu Merah Kalulu?

×

Wawancara Gavillucci: Mengapa VAR Tidak Bisa Menganulir Kartu Merah Kalulu?

Sebarkan artikel ini
Pierre Kalulu, Bastoni
Pierre Kalulu, Bastoni

Insiden antara Pierre Kalulu dan Alessandro Bastoni di laga Derby d’Italia menjadi puncak kekesalan publik terhadap kinerja wasit Serie A. Mantan wasit top Italia, Claudio Gavillucci, angkat bicara mengenai keterbatasan teknologi yang merugikan AC Milan.

Dalam wawancara eksklusif dengan MilanNews.it, Gavillucci menyoroti celah besar dalam protokol VAR saat ini. Ia menyayangkan fakta bahwa teknologi canggih tidak bisa digunakan untuk mengoreksi kesalahan fatal hanya karena aturan birokrasi.

“Menghadapi kesalahan yang jelas dan nyata, seperti dalam kasus kartu kuning kedua untuk Kalulu, tidak dapat menggunakan teknologi untuk memulihkan kebenaran di lapangan merupakan batasan yang jelas dari sistem ini.”

“Ketika sebuah alat ada tetapi protokol mencegah penggunaannya dalam situasi yang menentukan, frustrasi pasti akan muncul.”

– Claudio Gavillucci kepada MilanNews.it

Rocchi dan Kebingungan Sistemik

Gavillucci menolak menyalahkan Desinator Wasit Gianluca Rocchi secara personal, namun ia mengakui adanya masalah sistemik. Menurutnya, wasit di lapangan menjadi tidak konsisten karena arahan yang mereka terima sering berubah-ubah.

“Banyak kesalahan yang terlihat dalam beberapa tahun terakhir bukan disebabkan oleh itikad buruk atau ketidakmampuan teknis, namun karena kurangnya kejernihan dan koherensi interpretasi,” jelasnya.

Solusi: Protokol Harus Diubah

Terkait insiden Kalulu, Gavillucci menyebut protokol IFAB saat ini “tidak lengkap”. Ia membocorkan bahwa aturan baru yang memungkinkan VAR mengintervensi kartu kuning kedua akan segera diperkenalkan.

Ia juga menyarankan pendekatan “Less is More” (lebih sedikit lebih baik). Wasit seharusnya tidak perlu membedah setiap kontak mikro di lapangan, yang justru memicu para pemain—seperti Bastoni—untuk melakukan simulasi demi mendapatkan keuntungan.

Rekomendasi Jersey AC Milan

Buat kamu fans AC Milan yang ingin jersey terbaru dengan kualitas bagus dan harga masih masuk akal, Jersey AC Milan Home 2026 – Grade Ori jadi salah satu pilihan favorit banyak Rossoneri.

👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee

Analisis Redaksi

Pernyataan Gavillucci mengonfirmasi apa yang dirasakan jutaan Milanisti: ada ketidakadilan sistemik. Sangat konyol di era modern ini, sebuah tim harus bermain dengan 10 orang karena wasit “dilarang” melihat tayangan ulang yang jelas-jelas menunjukkan simulasi lawan.

Jika IFAB dan FIGC tidak segera mereformasi protokol ini, integritas Serie A akan terus dipertanyakan. Kasus Kalulu harus menjadi momentum perubahan, bukan sekadar statistik kesalahan wasit yang terlupakan minggu depan.

Beritamilan.com dikelola secara independen dan dijalankan dengan sumber daya yang sangat terbatas. Jika Anda ingin membantu menjaga situs ini tetap bertahan hidup silakan Klik di sini.