Berita

Wah, Sebelum Gabung AC Milan, Allegri Rupanya Tunggu Pinangan Inter!

×

Wah, Sebelum Gabung AC Milan, Allegri Rupanya Tunggu Pinangan Inter!

Sebarkan artikel ini
Massimiliano Allegri, Inter
Massimiliano Allegri, Inter

Mantan pelatih dan mentor dari Massimiliano Allegri, Giovanni Galeone, mengklaim bahwa pelatih baru AC Milan tersebut sangat gembira menjelang masa jabatan keduanya di San Siro. Namun, ia juga mengakui bahwa dirinya terkejut rival sekota Milan, Inter, tidak merekrut Allegri untuk menggantikan Simone Inzaghi.

Dalam sebuah pernyataan di situs web resmi mereka lebih dari seminggu yang lalu, AC Milan memang telah mengumumkan bahwa Massimiliano Allegri akan kembali untuk menjalani periode keduanya di klub. Ia datang untuk menggantikan Sergio Conceicao sebagai pelatih kepala, yang bergabung pada 30 Desember tahun lalu tetapi hanya bertahan selama beberapa bulan sebelum akhirnya hengkang.

Dengan menunjuk Direktur Olahraga baru Igli Tare dan kemudian Allegri, I Rossoneri memutuskan untuk bertindak cepat dan keluar dari “korsel kepelatihan” yang masih terus berlanjut di antara klub-klub Serie A lainnya.

Harapan dan Antusiasme Allegri di Awal Era Baru Milan

Giovanni Galeone berbicara dalam sebuah wawancara dengan Il Messaggero Veneto mengenai keputusan Allegri untuk kembali menukangi AC Milan. Komentarnya, yang kemudian disampaikan oleh Calciomercato.com, penuh dengan harapan.

“Saya berharap kali ini semua berjalan lebih baik untuknya dan dia bisa memenangkan Scudetto pada percobaan pertamanya, seperti dalam petualangannya sebelumnya bersama Rossoneri. Dan itu bukan berarti dia tidak akan berhasil melakukannya,” kata Galeone.

Ia juga mengungkap kondisi mental Allegri saat ini. “Saya baru saja berbicara dengannya dan dia terdengar sangat senang dan juga sangat bersemangat,” ungkapnya.

Komentar Galeone: Allegri Sempat Menunggu Panggilan dari Inter

Galeone kemudian memberikan sebuah pandangan dari balik layar yang sangat menarik. “Dan menurut saya, Igli Tare sedang membangun sebuah tim yang bagus untuknya. Saya pribadi berpikir bahwa Max [Allegri] sebenarnya menunggu hingga saat-saat terakhir untuk sebuah panggilan telepon dari Inter,” klaimnya.

Ia juga mengonfirmasi laporan sebelumnya mengenai situasi Allegri sebelum bergabung dengan Milan. “Dia sebenarnya sudah sepakat secara lisan dengan Napoli, sebelum [Antonio] Conte pada akhirnya memutuskan untuk bertahan di sana.”

Galeone melanjutkan dengan analisisnya yang tajam mengenai situasi di Inter Milan. “Sejauh yang saya tahu, [Simone] Inzaghi telah berjanji kepada klub Arab [Al-Hilal] itu selama enam bulan. Aneh rasanya bahwa [Beppe] Marotta, yang pernah memiliki Allegri di Juve, pada akhirnya tidak merekrutnya [untuk menggantikan Inzaghi].”

Kritik untuk Inter, Pujian untuk Proyek Tare di Milan

Galeone bahkan secara terbuka mengkritik pilihan Inter untuk pelatih baru mereka. “Dengan segala hormat kepada [Cristian] Chivu, sebuah klub yang telah memainkan dua final Liga Champions dalam tiga musim terakhir tidak dapat merekrut seorang pelatih yang baru memiliki 13 pertandingan pengalaman di Serie A,” tegasnya.

Komentarnya ini secara tidak langsung memuji langkah yang diambil oleh Il Diavolo Rosso. Dengan memilih Allegri, Milan menempuh jalur yang lebih pasti dan berpengalaman.

Perspektif Penulis:

Wawancara dengan Giovanni Galeone ini memberikan sebuah “bocoran” dari balik layar yang sangat menarik mengenai dinamika pasar pelatih yang baru saja terjadi. Pengakuan bahwa Massimiliano Allegri “menunggu panggilan dari Inter” sebelum akhirnya mantap menerima pinangan AC Milan menambahkan lapisan drama yang menarik. Ini menunjukkan betapa cepatnya situasi bisa berubah dalam sepak bola level atas.

Kritik tajam Galeone terhadap keputusan Inter yang lebih memilih pelatih muda minim pengalaman (Cristian Chivu) dibandingkan merekrut kembali seorang pemenang teruji seperti Allegri, menciptakan sebuah kontras strategi yang sangat jelas antara dua klub kota Milan. Setelah musim 2024-2025 yang gagal total karena “eksperimen”, I Rossoneri kini memilih jalur aman dengan pengalaman Allegri dan Tare.

Sebaliknya, Inter, setelah meraih cukup sukses di era Simone Inzaghi, justru kini mengambil risiko dengan sebuah proyek baru. Ini akan menjadi bumbu penyedap yang sangat menarik untuk persaingan Derby della Madonnina dan perburuan Scudetto musim depan.


Terus setia bersama kami di Beritamilan.com untuk mendapatkan update berita AC Milan yang diulas secara lebih mendalam setiap harinya.