Badan sepak bola tertinggi Eropa, UEFA, baru saja mengumumkan percepatan langkah mereka dalam aspek keberlanjutan. Langkah strategis ini tentu akan berdampak pada standar operasional seluruh klub di benua biru, tak terkecuali AC Milan.
Pembaruan strategi yang bertajuk “Strength through Unity” ini bertujuan mengubah sekadar ambisi menjadi dampak yang konkret. Fokus utamanya kini adalah pada eksekusi di lapangan serta pengukuran hasil yang transparan.
“Pembaruan ‘Strength through Unity’ adalah kesempatan untuk memastikan bahwa ambisi berubah menjadi dampak nyata. Tujuannya adalah mengonsolidasikan kemajuan penting yang telah dicapai dan meningkatkan fokus pada eksekusi, pengukuran, dan akuntabilitas.”
– Michele Uva, Direktur Eksekutif UEFA untuk Keberlanjutan Sosial dan Lingkungan
Rekomendasi Jersey AC Milan
Buat kamu fans AC Milan yang ingin jersey terbaru dengan kualitas bagus dan harga masih masuk akal, Jersey AC Milan Home 2026 – Grade Ori jadi salah satu pilihan favorit banyak Rossoneri.
Pada paruh kedua tahun 2025 lalu, UEFA telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas strategi mereka. Hal ini dilakukan untuk merespons evolusi zaman dengan data yang lebih terukur dan kredibel.
“Sepak bola memiliki kemampuan tak tertandingi untuk memobilisasi orang, memperkuat pesan, dan mempercepat perubahan. Dengan salah satu komunitas terbesar di Eropa, kami memiliki peluang dan tanggung jawab untuk memanfaatkan jangkauan kami demi dampak positif yang bertahan lama.”
– Aleksander Ceferin, Presiden UEFA
Investasi Masif UEFA
Keseriusan UEFA dalam isu ini tidak main-main, terbukti dari besarnya dana yang telah digelontorkan. Berikut adalah rincian data investasi dan proyek yang sedang berjalan:
- Investasi hampir 90 juta euro (sekitar Rp 1,5 triliun).
- Mendukung 590 proyek keberlanjutan di berbagai federasi.
- Memobilisasi komunitas yang terdiri dari 600 ahli keberlanjutan.
Analisis Redaksi
Bagi AC Milan, inisiatif UEFA ini sejalan dengan visi modernisasi klub di bawah kepemilikan RedBird Capital. Manajemen Rossoneri sendiri sudah cukup aktif dalam kampanye sosial dan lingkungan melalui berbagai program yayasan klub.
Ke depan, kepatuhan terhadap standar keberlanjutan ini bisa saja menjadi syarat lisensi klub UEFA yang lebih ketat. Artinya, Milan harus terus berinovasi agar operasional klub, termasuk rencana stadion baru, ramah lingkungan.
Sepak bola modern bukan lagi hanya soal skor di papan skor, tapi juga jejak karbon yang ditinggalkan. Langkah UEFA ini adalah sinyal kuat bahwa “hijau” adalah warna baru yang wajib ada di setiap klub.
Beritamilan.com dikelola secara independen dan dijalankan dengan sumber daya yang sangat terbatas. Jika Anda ingin membantu menjaga situs ini tetap bertahan hidup silakan Klik di sini.





