Berita

TRANSFORMASI TOTAL: Dulu Jadi Bahan Tertawaan, Kini Pertahanan Milan Jadi Tulang Punggung Scudetto

×

TRANSFORMASI TOTAL: Dulu Jadi Bahan Tertawaan, Kini Pertahanan Milan Jadi Tulang Punggung Scudetto

Sebarkan artikel ini
Massimiliano Allegri,
Massimiliano Allegri,

Sebagian besar orang mungkin akan tertawa jika Anda memberi tahu mereka setahun yang lalu bahwa lini pertahanan AC Milan yang rapuh akan menjadi fondasi utama perebutan gelar juara musim ini. Namun, di bawah asuhan Massimiliano Allegri, itulah kenyataan manis yang sedang dinikmati para Milanisti.

Tanpa perombakan besar-besaran di sektor bek—bahkan opsi pemain cenderung lebih sedikit dibanding musim lalu—Milan telah bertransformasi menjadi unit yang solid dan sulit ditembus. Ini adalah bukti nyata dari kerja keras taktis Allegri di Milanello.

Statistik yang Berbicara

Laporan dari MilanNews menyoroti betapa drastisnya peningkatan kualitas pertahanan Rossoneri, meskipun wajah-wajah yang menghuninya relatif sama.

  • Tembok Kokoh: Milan hanya kebobolan 13 gol dalam 17 pertandingan Serie A. Ini menjadikan mereka salah satu tim dengan pertahanan terbaik di liga.
  • Raja Clean Sheet: Mike Maignan telah mencatatkan 9 kali nirbobol (clean sheet). Angka ini menunjukkan konsistensi dan fokus yang tinggi sepanjang 90 menit.
  • Konkret vs Spektakuler: Gaya main Milan mungkin tidak selalu menghibur atau spektakuler, tetapi seperti kata pepatah Italia, mereka “konkret”. Efisien, pragmatis, dan berorientasi hasil.

Kebangkitan Para Pilar

Dampak Allegri tidak hanya pada sistem, tetapi juga pada kebangkitan mentalitas individu pemain yang sempat mendapat banyak kritik musim lalu.

  • Mike Maignan: Kembali ke level alien-nya, bahkan mungkin lebih baik dari musim Scudetto sebelumnya.
  • Fikayo Tomori: Menemukan kembali agresivitas yang terukur. Ia tidak lagi sering melakukan kesalahan posisi.
  • Gabbia & Pavlovic: Matteo Gabbia dan Strahinja Pavlovic telah memantapkan diri sebagai bek yang bisa diandalkan, memberikan rasa aman siapa pun yang diturunkan.

“Rumah dibangun di atas fondasi yang kuat, dan Milan dibangun di atas tulang punggung yang berjuang bersama, tetapi sekarang dapat saling mengandalkan.”

Bagi sebuah tim yang musim lalu identik dengan kebocoran gol, transformasi ini adalah “mahakarya” sesungguhnya dari Allegri. Milan kini punya keseimbangan: mereka tahu cara menderita bersama untuk kemudian memenangkan pertandingan.

Suka dengan tulisan admin? Yuk, belikan mimin secangkir kopi dengan cara Klik Disini.