Matteo Moretto, jurnalis sekaligus pakar bursa transfer, membahas secara mendalam situasi AC Milan dan berbagai keputusan penting di balik layar. Penjelasan tersebut ia sampaikan dalam video terbaru yang tayang di kanal YouTube pribadinya.
Kasus Disasi
Matteo Moretto lebih dulu memberikan klarifikasi terkait sektor pertahanan Milan pada bursa transfer Januari lalu. Berikut pernyataan lengkapnya:
“Perlu dilakukan beberapa klarifikasi. Saya ingin mengonfirmasi sejumlah informasi. Pada bursa transfer Januari yang baru saja berakhir, salah satu keinginan Massimiliano Allegri adalah mendatangkan bek tengah baru. Pelatih Milan tidak pernah menolak ide Disasi dan sebenarnya menilai profil tersebut cocok. Setelah melalui evaluasi internal, Milan menyadari bahwa bek Chelsea itu merupakan satu-satunya opsi yang benar-benar realistis untuk lini belakang, dan karena itu Tare sempat mengerjakannya. Namun pada akhirnya, manajemen memutuskan untuk tidak melanjutkan negosiasi, memberikan kepercayaan penuh kepada De Winter, serta menghindari penambahan bek keenam dalam skuad.”
Dari pernyataan tersebut, jelas bahwa Axel Disasi bukanlah pemain yang ditolak oleh Allegri. Keputusan untuk menghentikan proses transfer murni berasal dari evaluasi internal klub yang memilih menjaga keseimbangan skuad.
- Allegri menginginkan tambahan bek tengah di bursa Januari.
- Disasi tidak pernah ditolak oleh sang pelatih.
- Disasi dinilai sebagai opsi paling realistis di pasar.
- Manajemen memilih memberi kepercayaan penuh kepada De Winter.
Mateta Ditolak, Tomori Menuju Perpanjangan

Moretto kemudian mengungkap situasi di lini serang serta perkembangan kontrak Fikayo Tomori. Berikut penjelasan lengkapnya:
“Allegri menolak ide mendatangkan Mateta. Ia tidak menganggapnya sebagai penyerang yang tepat untuk Milan, meskipun manajemen sempat melanjutkan negosiasi. Kita semua tahu bagaimana akhirnya, dengan sang pemain gagal melewati tes medis. Bisa dikatakan bahwa pemain Prancis tersebut bukan pilihan utama Allegri. Mengenai Tomori, kami telah menyampaikan bahwa bek Inggris itu sedang membahas perpanjangan kontrak dengan Milan, dengan kontraknya saat ini berakhir pada 2027. Saat ini pembicaraan sudah berada di tahap lanjut. Tomori sangat bahagia berada di Milan dan bekerja bersama Allegri. Klub telah mengajukan penawaran, sementara pihak Tomori menyiapkan penawaran balasan demi mencapai kesepakatan akhir.”
Pernyataan ini menegaskan bahwa Jean-Philippe Mateta sejak awal bukan target utama Allegri. Meskipun negosiasi sempat berjalan, kegagalan tes medis menjadi penutup dari peluang transfer tersebut.
Sementara itu, kabar positif datang dari Tomori yang disebut merasa sangat nyaman di Milan dan ingin terus bekerja di bawah arahan Allegri.
- Mateta bukan pilihan utama Allegri sejak awal.
- Transfer Mateta gagal karena tidak lolos tes medis.
- Negosiasi kontrak Tomori sudah memasuki fase lanjutan.
- Tomori bahagia di Milan dan ingin bertahan.
Analisis Redaksi
Retroscena ini memperlihatkan betapa besar pengaruh Allegri dalam menentukan arah dan keseimbangan skuad Milan, baik dalam mendatangkan pemain baru maupun mempertahankan pilar penting tim. Keputusan-keputusan tersebut menunjukkan pendekatan yang berhati-hati dan berorientasi pada stabilitas jangka panjang.
Beritamilan.com dikelola secara independen dan dijalankan dengan sumber daya yang sangat terbatas. Jika Anda ingin membantu menjaga situs ini tetap berjalan, tersedia opsi dukungan sukarela yang dapat diakses Klik di sini.





