Tag: Juventus

  • AC Milan, Juventus dan Napoli Gontok-gontokan Dapatkan Jakub Kiwior

    AC Milan, Juventus dan Napoli Gontok-gontokan Dapatkan Jakub Kiwior

    Berita AC Milan – Bakat Spezia, Jakub Kiwior, sepertinya telah ditakdirkan untuk melompat ke klub besar dalam beberapa bulan mendatang dengan Juventus, AC Milan dan Napoli semuanya bersaing untuk mendapatkan tanda tangannya.

    Bek tengah Polandia berusia 22 tahun ini adalah salah satu bek paling berbakat di Serie A dan terus tampil mengesankan musim ini di Liguria, tampil baik dalam bertahan dan memamerkan fleksibilitas taktisnya dalam 15 penampilannya di Serie A.

    Klub-klub papan atas telah berkeliaran di sekitar Kiwior untuk sementara waktu sekarang dan akhirnya bersiap untuk menarik pelatuknya jelang pasar transfer musim dingin.

    Seperti dilansir Tuttosport, Juventus, Milan dan Napoli bersiap untuk bertarung memperebutkan tanda tangan Kiwior pada bulan Januari dan ketiganya yakin mereka memiliki keuntungan yang dapat membuat perbedaan.

    Bianconeri berharap bisa memanfaatkan dukungan dari pemain Polandia mereka Wojciech Szczęsny dan Arkadiusz Milik, sementara Napoli sudah menjalin hubungan baik dengan perwakilannya, yang juga mewakili minat Stanislav Lobotka.

    AC Milan, di sisi lain, memiliki hubungan yang kuat dengan Spezia dan mereka baru-baru ini melakukan beberapa kesepakatan bersama, seperti peminjaman Daniel Maldini dan Mattia Caldara.

  • Ketimbang AC Milan, Walter Sabatini Lebih Jagokan Juventus Jadi Pesaing Scudetto Napoli

    Ketimbang AC Milan, Walter Sabatini Lebih Jagokan Juventus Jadi Pesaing Scudetto Napoli

    Berita AC Milan – Mantan direktur Roma, Palermo dan Salernitana, Walter Sabatini, mengklaim Juventus akan menjadi pesaing utama Napoli untuk Scudetto musim ini. Dia juga mengecam suara yang meminta agar Massimilliano Allegri dipecat dari pelatih Bianconeri.

    Juve memiliki awal yang buruk musim ini, yang juga membuat mereka tersingkir dari Liga Champions di fase grup.

    Namun, Juventus akhirnya mampu membalikkan keadaan dengan enam kemenangan Serie A berturut-turut dan memasuki jeda Piala Dunia sukses menempati posisi ketiga dengan 31 poin.

    Dusan Vlahovic cs saat ini hanya terpaut dua poin dari AC Milan dan terpaut 10 poin dari pemimpin klasemen Napoli.

    “Merupakan tindakan penyimpangan sepak bola untuk menyerukan pemecatan Allegri sekarang,” kata Sabatini kepada Radio Bianconera.

    “Kita berbicara tentang seorang pria yang memenangkan gelar Serie A berulang kali dan meraihnya selama masa sulit secara historis. Juventus tidak dapat menemukan yang lebih baik di pasar daripada dia, jadi saya menemukan mereka yang ingin dia dipecat agak aneh.”

    Ada selisih 10 poin dengan Napoli, namun Sabatini tetap yakin Juve bisa menjadi ancaman terbesar bagi Partenopei, apalagi kini berada di Liga Europa.

    Napoli melaju kencang, tidak ada keraguan tentang itu, tetapi itu tidak berarti Juventus tidak akan menjadi antagonis utama mereka untuk merebut gelar.

    “Juventus telah menemukan kembali diri mereka sendiri, tidak hanya untuk enam kemenangan berturut-turut, tetapi juga bagaimana hal itu dicapai. Allegri telah melakukan pekerjaan yang sangat baik.”

    Si Nyonya Tua memiliki awal yang paling buruk, hanya berhasil meraih tiga kemenangan dalam sembilan putaran pembukaan, bersama dengan dua kekalahan dan empat kebuntuan.

    Itu termasuk kekalahan dari AC Milan, dan Monza yang baru dipromosikan, sementara Juventus juga kalah lima kali dari enam pertandingan Liga Champions.

  • AC Milan Ungguli Juventus untuk Datangkan Bek Spezia Ini

    AC Milan Ungguli Juventus untuk Datangkan Bek Spezia Ini

    Berita AC Milan – Menurut laporan di Prancis, AC Milan telah mencapai kesepakatan senilai €18 juta untuk menggaet pemain Spezia dan bek internasional Polandia, Jakub Kiwior, yang juga diinginkan oleh Juventus.

    Bek tengah jangkung berusia 22 tahun itu juga bisa bermain sebagai bek kiri atau sebagai gelandang bertahan. Kiwior direkrut oleh Spezia dari MSK Zilina seharga €2,2 juta pada musim panas 2021 dan secara diam-diam tampil mengesankan, mendapatkan empat caps senior untuk timnas Polandia baru-baru ini.

    Footmercato mengklaim bahwa AC Milan telah menyetujui persyaratan dengan perwakilan Kiwior dan memiliki keunggulan untuk mengontraknya seharga € 18 juta, mungkin pada awal jendela transfer Januari nanti.

    Namun, Juventus juga tertarik dan Spezia ingin menjaga keseimbangan, percaya kinerja yang baik di Piala Dunia di Qatar dapat meningkatkan profilnya dan karena itu klub dapat menjualnya dengan harga yang lebih mahal.

    Roma dan West Ham United telah dikaitkan dengan Kiwior di masa lalu, tetapi dia ingin waktu bermain reguler untuk mendapatkan tempatnya di Piala Dunia yang mana sudah dia dapatkan di Spezia saat ini.

    Usai hajatan Piala Dunia Qatar, Jakub Kiwior mungkin tak akan menutup diri untuk bergabung dengan tim besar.

  • Costacurta Sebut Kembalinya Theo Hernandez Bawa Perbedaan bagi AC Milan

    Costacurta Sebut Kembalinya Theo Hernandez Bawa Perbedaan bagi AC Milan

    Berita AC Milan – Setelah absen dalam beberapa pertandingan karena cedera, Theo Hernandez akhirnya bisa kembali merumput saat AC Milan melumat Juventus dengan skor 2-0 Sabtu malam kemarin.

    Kehadiran pemain Sepak bola Prancis itu sangat dinantikan karena dia kini sudah menjadi salah satu roh pemainan I Rossoneri. Dengan Theo yang kembali bermain, plus menjabat sebagai kapten tim, permainan AC Milan tampak begitu solid dan semua pemain terlihat lebih bernyali saat meladeni permainan ketat ala Juventus.

    Hal senada juga terlontar dari mulut legenda AC Milan, Billy Costacurta. Mantan bek tangguh I Rossoneri itu mengakui jika kehadiran Theo Hernandez telah membawa perbedaan bagi AC Milan.

    “Jelas bahwa ketika Theo Hernandez, salah satu full-back terbaik di dunia, kembali, ada sesuatu yang berbeda. 4-3-3 berhasil, ada beberapa pemain bertahan yang sedikit lebih berhati-hati daripada malam itu dan itu bukan kebetulan.” tutur Costacurta dilansir dari Sky Sport Italia.

    “Memindahkan Kalulu ke kanan dan menempatkan Gabbia bisa jadi berisiko. Tapi nyatanya, keduanya sangat bagus.”

    “Brahim Diaz mencetak goal yang bagus dan dia juga bagus. Milan adalah tim yang meninggikan individu ketika bekerja, melawan Juventus seperti itu.” pungkasnya.

    Kemenangan melawan Juventus ini akan menjadi modal bagus bagi AC Milan untuk coba membalas dendam kepada Chelsea pada tengah pekan nanti di ajang Liga Champions.

  • Brahim Diaz: “Sekarang Saya Merasa Nomor 10 Benar-benar Milik Saya!”

    Brahim Diaz: “Sekarang Saya Merasa Nomor 10 Benar-benar Milik Saya!”

    Berita AC Milan – Brahim Diaz mencetak goal luar biasa dalam kemenangan AC Milan 2-0 atas Juventus tadi malam. Seusai pertandingan, pemain Sepak bola Spanyol itu mengaku sangat senang dan merasa nomor 10 benar-benar menjadi miliknya.

    Goal bermula ketika Brahim Diaz memotong umpan Dusan Vlahovic dan kemudian melesat sendirian ke depan, melompat menjauh dari Leonardo Bonucci dan Arkadiusz Milik untuk kemudian melesakkan bola yang gagal dicegah oleh Wojciech Szczesny.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by AC Milan (@acmilan)

    “Saya melihat pemain mencetak goal seperti ini ketika saya masih kecil dan selalu ingin melakukannya sendiri,” kata Brahim Diaz kepada Sky Sport Italia.

    Rafael Leao ternyata juga menikmatinya, karena setelah Brahim Diaz melepas jerseynya untuk merayakannya, bintang Portugal itu memanggul rekan setimnya itu dalam selebrasi gol kemenangan.

    “Rafa menempatkan saya di sana dan saya tidak pernah merasa begitu tinggi! Saya merasa kaos Nomor 10 benar-benar milik saya sekarang! Saya sangat senang dan emosional setelah gol itu.

    “Saya selalu ingin membantu tim, rekan satu tim saya peduli kepada saya dan saya merasakan hal yang sama tentang mereka. Kami adalah grup yang sangat bersatu, kami suka hang out bersama.”

    Ada pergeseran ke hampir formasi 4-3-3 tadi malam dalam kemenangan 2-0 atas Juventus, dengan Brahim Diaz melebar ke kanan.

    “Saya belum pernah bermain selebar itu, tetapi pelatih menempatkan saya di sana dan saya ingin melakukan semua yang saya bisa untuk membantu tim. Saya sangat senang di sini di Milan, saya ingin membuat para penggemar senang.” tutup Brahim.

    AC Milan tidak boleh terlalu larut dalam pesta kemenangan karena di hari Rabu nanti I Rossoneri akan kedatangan tamu agung dari Liga Inggris, Chelsea, dalam lanjutan babak grup Liga Champions.

  • Fikayo Tomori: “Saya Senang untuk Gol, Clean Sheet dan Kemenangan!”

    Fikayo Tomori: “Saya Senang untuk Gol, Clean Sheet dan Kemenangan!”

    Berita AC Milan – Fikayo Tomori bercanda bahwa golnya melawan Juventus malam ini adalah sesuatu yang Milan kerjakan dalam latihan. Bek Inggris mengakui jika laga melawan Juve adalah laga yang penting dan ia senang untuk gol, clean sheet dan juga kemenangan Milan malam ini.

    Itu adalah kemenangan besar bagi Rossoneri di San Siro, saat peluang Rafael Leao membentur mistar gawang dua kali, kemudian Fikayo Tomori berbalik dari tendangan sudut yang kemudian mencetak golnya di laga ini.

    Di babak kedua, Brahim Diaz berhasil mengecoh para bek Juventus melalui solo run kencangnya untuk kemudian melesakkan bola ke gawang tim tamu.

    Adapun goal dari Tomori dianggap sebagai goal yang cukup aneh karena dia melakukannya dengan membalikkan badan super cepat setelah tanpa sengaja bola sepakan Giroud membenturnya di depan jala gawang tim tamu.

    “Oh ya, kami mengerjakannya dalam pelatihan!” canda pemain internasional Inggris di DAZN.

    “Tidak, tentu saja saya sedikit beruntung, tetapi saya senang dengan goal, clean sheet, dan kemenangan.”

    Ini adalah gol keduanya di Serie A yang mana 2 gol itu lahir saat melawan Juventus. Apakah dia sengaja melakukannya untuk Nyonya Tua?

    “Itu tidak sengaja! Setiap pertandingan melawan Juve itu penting, saya senang bisa mencetak gol, tapi yang terpenting adalah mendapatkan tiga poin.

    “Jelas, kami memiliki pertandingan lain melawan Chelsea yang akan datang dan kami ingin berbuat lebih banyak di lapangan, tidak hanya dalam hal kinerja, tetapi juga agresi. Kami memiliki sedikit lebih banyak tekad hari ini dan akan mencoba untuk menang pada hari Selasa.”

    Di menit-menit terakhir, Pierre Kalulu membuat blok penentu pada peluang Moise Kean untuk menjaga clean sheet dan Tomori melompat ke arah Kalulu untuk merayakannya.

    “Pierre memiliki permainan yang hebat, dia menyelamatkan gol di akhir, jadi saya sangat senang.” tutup Tomori.

  • Highlight Pertandingan AC Milan vs Juventus [Serie A]

    Highlight Pertandingan AC Milan vs Juventus [Serie A]

    Berita AC Milan – Il Diavollo Rosso tampil begitu meyakinkan saat menjamu Juventus dan membungkam tamunya dengan skor 2-0. Adapun goal AC Milan di laga ini dicetak oleh Fikayo Tomori dan Brahim Diaz.

    Melawan Juventus, Milan tengah dalam tekanan hebat menyusul kekalahan telak 3-0 dari Chelsea di pertandingan Liga Champions Kamis lalu.

    Selain itu, skuad I Rossoneri juga sedang compang-camping karena sedang dilanda badai cedera. Beruntung, Theo Hernandez sudah pulih untuk menghadapi Juve ini dan kehadirannya sangat berarti bagi skuad Stefano Pioli.

    Dengan memakai formasi pohon cemara, diluar dugaan Milan tampil sangat efektif. Meski kalah dari segi penguasaan bola, namun peluang demi peluang terus berhasil diciptakan Ismael Bennacer dkk.

    Sebaliknya, Juventus yang menguasai ball possesion hingga 61% tidak mampu berbuat banyak dan kerap berputar-putar. Melihat permainan Bianconeri malam ini, rasanya tidak ada yang akan protes jika mereka akhirnya kalah dengan skor 2-0 dari Milan.

    Dengan kemenangan ini, AC Milan untuk sementara berada di peringkat 3 klasemen Serie A dengan koleksi 20 poin. Sementara kekalahan ini membenamkan Juventus ke posisi 8 liga Italia.

    Berikut adalah highlight pertandingan AC Milan vs Juventus:

  • Max Allegri: “Juventus Berhenti Bermain Pada Titik Tertentu!”

    Max Allegri: “Juventus Berhenti Bermain Pada Titik Tertentu!”

    Berita AC Milan – Max Allegri mengakui dia sekarang lebih khawatir tentang Juventus setelah kekalahan dari AC Milan malam ini. Eks pelatih Cagliari itu mengeluhkan rasa takut yang dialami timnya dan menilai timnya telah berhenti bermain pada titik tertentu.

    Juventus digadang-gadang telah kembali ke jalur yang benar usai memetik 2 kemenangan beruntun dari Bologna dan Maccabi Haifa. Namun kekalahan 2-0 dari Milan ini seolah menegaskan jika periode negatif si Nyonya Tua belumlah berakhir.

    “Setelah pertandingan malam ini, tidak banyak yang bisa saya katakan. Kami berada di saat di mana kami tampaknya keluar dari periode negatif dengan dua kemenangan ini, tetapi kami jatuh untuk itu lagi. Sangat disayangkan, karena kami melakukannya dengan baik selama 20-25 menit pertama, kemudian semakin dalam dan lebih dalam bahkan tanpa dipaksa,” kata Allegri kepada DAZN.

    “Kami membuat banyak operan yang salah tempat dan mau tidak mau Anda harus membayarnya.”

    Wakil presiden Juventus, Pavel Nedved, mengatakan Juve tampak lemah secara fisik sebelum kick-off dan kurang determinasi, namun sang pelatih menegaskan itu bukan hanya masalah kebugaran.

    “Saya pikir itu juga psikologis. Saat ini tidak mudah, kami kehilangan banyak poin melawan tim papan tengah bawah, kemudian dalam bentrokan besar ini kami membutuhkan lebih banyak kepercayaan diri.

    “Sangat disayangkan bahwa pada kedua goal kami kebobolan dari kesalahan kami sendiri. Kami hanya perlu tetap tenang, menyingsingkan lengan baju kami dan pada hari Selasa kami harus pergi ke Maccabi Haifa dengan kekuatan mental untuk memenangkan pertandingan itu.”

    Allegri tampaknya lebih khawatir setelah kemunduran ini daripada yang dia lakukan sebelum jeda untuk tugas internasional.

    “Aneh, pada titik tertentu kami hanya berhenti bermain dan mulai mundur. Setelah peluang Leao membentur tiang, kami mulai mundur. Dan ada juga beberapa operan yang tidak mungkin salah.”

    “Bukannya dua pertandingan bagus bisa menyelesaikan semua masalah. Itu lima lawan tiga pada beberapa serangan kami, kami perlu mencetak goal dalam situasi itu.

    “Kami harus lebih bertekad dalam tantangan dan menghilangkan rasa takut kami, karena jika tidak, kami tidak akan memiliki keseimbangan untuk melangkah jauh musim ini. Jika kita menghilangkan rasa takut, kita bisa membalikkan keadaan.

    “Saat Anda mengoper bola ke belakang, pihak lawan akan mendorong ke depan dan bahkan tidak perlu menekan Anda terlalu keras. Kami perlu bekerja untuk itu dan meningkatkannya.” tutup Allegri.

  • Sikat Juventus, Stefano Pioli Jelaskan Alasan Perubahan Formasinya

    Sikat Juventus, Stefano Pioli Jelaskan Alasan Perubahan Formasinya

    Berita AC Milan – AC Milan berhasil menaklukkan perlawanan Juventus dengan skor meyakinkan 2-0. Stefano Pioli diluar dugaan berani merubah pakem taktiknya menjadi 4-3-3 dan membuat lini tengah Juve seperti mati kutu di laga malam ini.

    Rossoneri membutuhkan reaksi atas kekalahan 3-0 di Liga Champions tengah pekan lalu dari Chelsea dan skuad Milan sukses melakukannya dengan menyingkirkan Juventus di Serie A.

    Peluang Rafael Leao membentur mistar gawang dua kali sebelum Fikayo Tomori berbalik dari sepak pojok untuk mencetak goal. Selanjutnya Brahim Diaz mencegat umpan Dusan Vlahovic di areanya sendiri dan berlari ke depan melewati para bek Juve dengan kecepatannya dan sukses memaksa Wojciech Szczesny memungut bola dari gawangnya sendiri.

    “Itu adalah pertandingan yang sangat intens, kami membuat terlalu banyak umpan yang salah di 20 menit pertama,” kata Pioli kepada DAZN.

    “Saya akan mengatakan bahwa terakhir kali yang perlu dilakukan Rafa sekarang adalah melatih bola, karena dia perlu membantu bertahan, berada di dalam pertandingan dan siap mengorbankan dirinya untuk tim. Dia hampir sampai, tapi masih ada pekerjaan yang harus dilakukan.”

    Itu adalah peningkatan besar dari kinerja di Liga Champions, di mana mereka dicabik-cabik 3-0 di Stamford Bridge oleh Chelsea.

    “Kami bekerja sebagai tim hari ini, sayangnya kami kehilangan bentuk di London dan terlalu terintimidasi oleh kesalahan kami sendiri dan kekuatan lawan. Kami tahu bahwa jika kami bekerja sama, kami bisa mendapatkan hasil yang positif.

    “Alasan kami tidak melakukannya dengan baik di London adalah karena kami tidak cukup agresif dan kami membuat terlalu banyak kesalahan sendiri tanpa perlu Chelsea agresif dalam menekan kami.

    “Ini adalah pertandingan yang sangat penting di Serie A, selalu antara Milan dan Juventus, jadi kami memiliki sikap yang benar sejak awal.”

    AC Milan beralih ke 4-3-3 malam ini dengan Tommaso Pobega masuk ke lini tengah, Leao dan Brahim Diaz dalam peran yang sedikit lebih dalam mendukung Olivier Giroud.

    “Jelas, kehilangan Messias dan Saelemaekers menghilangkan pemain yang bisa berlari di pinggir lapangan, tetapi kami juga membutuhkan pemain hari ini untuk menghentikan Juve mengopernya di lini tengah, jadi kami menempatkan Leao di satu sisi dan Brahim di sisi lain.

    “Kami memiliki lebar yang diperlukan untuk melebarkan pertahanan Juve, tetapi juga lebih solid di tengah lapangan.”

    De Ketelaere datang dari bangku cadangan, tetapi apakah Pioli berubah pikiran tentang bagaimana pemain Belgia itu bisa bermain di skuad ini?

    “Charles bisa bermain di kanan, tapi saya tidak berpikir itu akan mendapatkan yang terbaik dari karakteristiknya. Saya percaya Brahim bisa lebih baik di sana dengan karakteristiknya.”

    “Setiap pemain dapat melakukan apa saja dengan sikap yang benar, tetapi mengingat De Ketelaere masih beradaptasi, saya pikir lebih baik baginya jika saya tidak terlalu banyak menggerakkannya.”

    “Meskipun Brahim mungkin tidak begitu senang dengan keputusan yang saya buat dari waktu ke waktu, saya selalu menghargai sikapnya.” tutup Pioli.

  • Prediksi Pertandingan AC Milan vs Juventus [Serie A]

    Prediksi Pertandingan AC Milan vs Juventus [Serie A]

    Berita AC Milan – Grande partita Serie A akan tersaji di pekan ke-9 yang akan mempertemukan 2 musuh bebuyutan, AC Milan vs Juventus.

    Game big match ini akan berlangsung pada Sabtu malam ini pukul 23.00 WIB dan akan berlangsung di Stadion San Siro.

    Saat ini AC Milan berada di peringkat 5 klasemen Serie A dengan raihan 17 poin, hasil dari 5 kali menang, 2 seri dan 1 kali kalah.

    Di kubu tim tamu, Juventus masih tertahan di posisi 7 klasemen Liga Italia dengan koleksi 13 poin, hasil dari 3 kali menang, 4 imbang dan 1 kali kalah.

    Dari sisi historis, AC Milan dan Juventus telah bertemu di kompetisi Serie A sebanyak 174 kali, dimana dalam periode itu Milan memetik 51 kali kemenangan, 56 seri dan 67 kali kalah.

    5 pertemuan terakhir antara Milan dan Juve berakhir dengan 2 kali kemenangan untuk I Rossoneri, 2 imbang dan 1 kali kalah.

    Dalam pertandingan malam ini, AC Milan masih belum bisa memainkan beberapa pemain kuncinya karena badai cedera. Namun Theo Hernandez yang absen sejak jeda internasional, diperkirakan sudah bisa kembali bermain malam ini.

    Sanggupkah armada Il Diavollo Rosso menaklukkan Juventus malam ini? Berikut kami sajikan data lengkap pertandingan AC Milan vs Juventus:

    🔰 Head-to-Head di Serie A
    Pertemuan: 174
    AC Milan menang: 51
    Gol AC Milan: 224
    Seri: 56
    Juventus menang: 67
    Gol Juventus: 243

    🔰 5 Pertemuan Terakhir
    24-01-2022 Milan 0-0 Juventus (Serie A)
    20-09-2021 Juventus 1-1 Milan (Serie A)
    10-05-2021 Juventus 0-3 Milan (Serie A)
    07-01-2021 Milan 1-3 Juventus (Serie A)
    08-07-2020 Milan 4-2 Juventus (Serie A)

    🔰 5 Pertandingan Terakhir AC Milan (M-M-K-M-K)
    11-09-22 Sampdoria 1-2 Milan (Serie A)
    14-09-22 Milan 3-1 Dinamo Zagreb (UCL)
    19-09-22 Milan 1-2 Napoli (Serie A)
    02-10-22 Empoli 1-3 Milan (Serie A)
    06-10-22 Chelsea 3-0 Milan (UCL)

    🔰 5 Pertandingan Terakhir Juventus (S-K-K-M-M)
    12-09-22 Juventus 2-2 Salernitana (Serie A)
    15-09-22 Juventus 1-2 Benfica (UCL)
    18-09-22 Monza 1-0 Juventus (Serie A)
    03-10-22 Juventus 3-0 Bologna (Serie A)
    06-10-22 Juventus 3-1 Maccabi Haifa (UCL)

    🔰Perkiraan Susunan Pemain:

    ◽ AC Milan (4-3-3): Tatarusanu; Kalulu, Gabbia, Tomori, Hernandez; Bennacer, Tonali; Pobega, Brahim, Leao; Giroud.

    Pelatih: Stefano Pioli.

    Info skuad: Ibrahimovic (cedera), Florenzi (cedera), Maignan (cedera), Kjaer (cedera), Saelemaekers (cedera), Calabria (cedera), Messias (meragukan).

    ◽ Juventus (3-5-2): Szczesny; Danilo, Bonucci, Bremer; Cuadrado, Locatelli, Paredes, Rabiot, Kostic; Vlahovic, Milik.

    Pelatih: Massimiliano Allegri.

    Info skuad: Di Maria (skorsing), Kaio Jorge (cedera), Pogba (cedera), Ake (cedera), De Sciglio (cedera), Chiesa (meragukan).

    Prediksi Skor: AC Milan 1-0 Juventus