Tag: Juventus

  • AC Milan dan Juventus akan Terlibat Persaingan Sengit di Bursa Transfer Musim Panas

    AC Milan dan Juventus akan Terlibat Persaingan Sengit di Bursa Transfer Musim Panas

    Berita AC Milan – AC Milan dan Juventus tengah bekerja keras memperkuat skuadnya menjelang musim depan, dengan tujuan mengejar ketertinggalan dari rival sekota Inter Milan. Namun, persaingan ini menciptakan beberapa ‘derbi mercato’ antara kedua klub besar Italia ini.

    Juventus telah menunjuk Thiago Motta, yang sebenarnya menjadi pilihan utama Milan, sementara Rossoneri akhirnya memilih Paulo Fonseca sebagai pelatih baru. Meskipun langkah ini dianggap sebagai langkah positif, kedua klub juga harus memperkuat skuadnya untuk menghadapi persaingan ketat di Serie A.

    Persaingan di Pasar Transfer

    Menurut laporan Tuttosport (via MilanNews), AC Milan dan Juve telah bersaing di pasar transfer. Adrien Rabiot telah menolak tawaran perpanjangan kontrak dari Juventus, dan Milan menunjukkan minat untuk memperkuat lini tengahnya dengan pemain asal Prancis tersebut.

    Di lini depan, AC Milan berada di posisi terdepan untuk merekrut Joshua Zirkzee, tetapi Juventus juga tertarik dan telah mengadakan pembicaraan dengan agen Kia Joorabchian. Hubungan baik Joorabchian dengan direktur teknis Juventus, Cristiano Giuntoli, menambah kompleksitas situasi ini.

    Youssouf Fofana dan Pertarungan Sengit

    Pertarungan yang paling mungkin terjadi adalah untuk Youssouf Fofana dari AS Monaco. Fofana adalah pilihan utama Milan untuk memperkuat lini tengah, namun Juventus juga telah mengintensifkan pembicaraan mereka mengenai pemain tersebut. Hal ini bisa menaikkan harga transfer, yang mungkin tidak ideal bagi kedua klub.

    Minat pada Jakub Kiwior

    Kedua klub juga memantau situasi Jakub Kiwior dari Arsenal dengan penuh minat. AC Milan akan mengirimkan pencari bakat untuk menyaksikan pertandingan Polandia di Euro hari ini, sementara Juventus melihat Kiwior sebagai alternatif selain Riccardo Calafiori.

    Dampak pada Kompetisi Liga

    Persaingan ketat antara AC Milan dan Juventus di bursa transfer ini menunjukkan betapa seriusnya kedua klub dalam upaya memperkuat skuadnya untuk musim depan. Kedua tim berharap dapat menyaingi Inter Milan dan kembali meraih kejayaan di Serie A.

    Dengan berbagai nama besar yang menjadi target kedua klub, musim panas ini akan menjadi periode yang menarik di bursa transfer. Siapa yang berhasil mendapatkan pemain-pemain kunci ini bisa sangat menentukan performa tim di musim depan.

  • Fabio Capello Yakin Juventus dan AC Milan akan Jegal Langkah Inter dalam Perebutan Gelar Scudetto Musim Depan

    Fabio Capello Yakin Juventus dan AC Milan akan Jegal Langkah Inter dalam Perebutan Gelar Scudetto Musim Depan

    Berita AC Milan – Fabio Capello, mantan pelatih ternama Italia, mengungkapkan pandangannya tentang persaingan di Serie A musim depan. Menurut Capello, Inter Milan kemungkinan tidak akan mampu mempertahankan gelar mereka, sementara AC Milan dan Juventus berpeluang besar menjadi pesaing utama dalam perebutan Scudetto.

    Perubahan besar terjadi di klub-klub top Serie A. Hari ini, AC Milan mengumumkan penunjukan Paulo Fonseca sebagai pelatih kepala baru dengan kontrak tiga tahun, keputusan yang didukung oleh Zlatan Ibrahimovic dalam konferensi persnya.

    Juventus juga melakukan perubahan signifikan dengan memecat Max Allegri dan menunjuk Thiago Motta, yang berhasil membawa Bologna tampil impresif. Selain itu, Napoli merekrut Antonio Conte sebagai pelatih baru, Bologna menggantikan Motta dengan Vincenzo Italiano, dan Lazio memilih Marco Baroni setelah Igor Tudor mengundurkan diri.

    Inter Milan, yang memenangkan liga dengan selisih besar musim lalu, diprediksi akan menghadapi kesulitan untuk mengulang prestasi tersebut. Meski tetap menjadi favorit, sejarah menunjukkan bahwa mempertahankan gelar di Serie A bukanlah tugas mudah.

    Capello, berbicara di Radio KissKiss tentang hari pertama Conte melatih Napoli, menyampaikan pandangannya seperti yang dilaporkan oleh MilanNews.

    “Conte adalah pelatih yang cakap, tahu ke mana harus memimpin tim, punya pengalaman internasional, jadi dia adalah pelatih yang tepat di waktu yang tepat. Dia sudah menunjukkan bahwa dia adalah seorang pemenang, dia diunggulkan dengan fokus di liga tanpa ada kompetisi Eropa,” ujarnya.

    “Penting juga untuk memiliki tim bagus yang menjadi dasar untuk mencapai kesuksesan. Ini akan menjadi musim yang indah. Saya tidak berpikir Inter akan mengulangi hal yang sama, maka Juventus akan menjadi protagonis yang sangat kuat seperti Milan.

    “Kami berharap melihat gelar juara ditentukan dalam beberapa pertandingan terakhir. Scudetto untuk Napoli selalu bergantung pada tim, maka mereka harus memulihkan banyak pemain. Jika Osimhen dan Kvaratskhelia tetap bertahan, itu akan dimulai dari dua kekuatan penting.” tutup Capello.

    Komentar Capello ini menambah antusiasme terhadap musim Serie A yang akan datang, dengan persaingan ketat di antara klub-klub besar yang siap memperebutkan gelar Scudetto.

  • Juventus dan AC Milan Adu Sikut untuk Dapatkan Wonderkid Genoa Ini

    Juventus dan AC Milan Adu Sikut untuk Dapatkan Wonderkid Genoa Ini

    Berita AC Milan – Juventus dan AC Milan bersiap adu sikut untuk mendapatkan bintang muda Genoa Primavera, Christos Papadopoulos. Gelandang serang berusia 20 tahun ini tampil impresif musim ini, menarik minat dua klub terbesar di Italia tersebut.

    Menurut laporan dari Calciomercato.com, Papadopoulos menjadi incaran serius baik Juventus maupun AC Milan. Genoa mungkin akan kesulitan mempertahankan pemain muda berbakat ini pada bursa transfer musim panas ini. Papadopoulos telah menjadi bintang tim Primavera Genoa yang berhasil finis di peringkat kesembilan.

    Kedua klub, Juve dan Milan, memiliki rencana serupa untuk Papadopoulos. Mereka ingin menjadikan pemain muda asal Yunani ini bagian dari tim U23 masing-masing di Serie C. Juventus memiliki proyek Generasi Berikutnya, sementara Milan siap memulai musim U23 pertama mereka.

    Selain ketertarikan dari Juventus dan Milan, sejumlah tim Serie B juga menunjukkan minat mereka. Mereka berpikir untuk melakukan kesepakatan pinjaman bagi Papadopoulos, memberikan kesempatan lebih banyak bagi pemain muda ini untuk mendapatkan pengalaman di tim utama.

    Genoa menyadari potensi besar Papadopoulos dan telah memasukkannya ke dalam skuad pemusatan latihan musim panas yang dipimpin oleh pelatih Alberto Gilardino. Gilardino ingin memastikan kemampuan Papadopoulos dibandingkan dengan pemain tim senior lainnya, yang berarti pemain muda ini mungkin memiliki masa depan di tim utama Genoa.

    Persaingan antara Juventus dan AC Milan untuk merekrut Christos Papadopoulos menunjukkan betapa berharga talenta muda ini. Jika Genoa tidak dapat mempertahankannya, Papadopoulos kemungkinan akan segera menjadi bagian dari salah satu tim besar di Serie A, memberikan warna baru di persaingan sepak bola Italia.

  • AC Milan Ungguli Tawaran Gaji Juventus untuk Adrien Rabiot

    AC Milan Ungguli Tawaran Gaji Juventus untuk Adrien Rabiot

    Berita AC Milan – Laporan terkini dari Italia mengungkapkan bahwa AC Milan terus menunjukkan tekad kuat untuk merekrut Adrien Rabiot sebagai hadiah selamat datang bagi pelatih anyarnya, Paulo Fonseca.

    La Repubblica menyebutkan bahwa Milan telah menawarkan gaji yang lebih tinggi dibandingkan Juventus untuk Rabiot. Juventus ingin mempertahankan gelandang Prancis tersebut dan telah menawarkan kontrak baru dengan gaji sebesar €7 juta bersih per musim.

    Namun, Milan menanggapi tawaran Juve itu dengan tawaran sebesar €7,5 juta bersih per musim, menunjukkan keseriusan I Rossoneri dalam mendapatkan tanda tangan Rabiot.

    Situasi Kontrak dan Persaingan

    Kontrak Rabiot dengan Juventus akan segera berakhir, menjadikannya target potensial yang menarik bagi beberapa klub besar. Selain AC Milan dan Juventus, klub-klub Premier League juga dikabarkan tertarik untuk merekrut Rabiot, dan mereka tidak akan kesulitan membayar gaji yang tinggi.

    Selain berusaha merekrut Rabiot, Milan juga sedang menyelesaikan kesepakatan untuk Joshua Zirkzee dengan total nilai transfer sekitar €50 juta. Ini mencakup €40 juta untuk Bologna, €10 juta untuk komisi, dan gaji bersih €4,5 juta untuk pemain.

    Setelah kesepakatan Zirkzee selesai, fokus Milan akan beralih ke penandatanganan lini tengah, dengan Rabiot sebagai target utama.

    Keputusan di Tangan Rabiot

    Kini, keputusan ada di tangan Rabiot. Tawaran yang lebih tinggi dari Milan serta minat dari Premier League membuatnya memiliki beberapa pilihan menarik untuk melanjutkan kariernya. Milan berharap tawarannya dapat menggoda Rabiot untuk bergabung dan memperkuat lini tengah tim di musim mendatang.

    AC Milan sedang berusaha keras untuk merekrut Adrien Rabiot sebagai bagian dari rencana ambisius klub dalam menyambut Paulo Fonseca.

    Dengan tawaran gaji yang lebih tinggi dibandingkan Juventus, Milan berharap dapat memenangkan persaingan untuk mendapatkan gelandang Prancis tersebut, meskipun klub-klub Premier League juga siap memberikan tawaran menarik.

    Keputusan akhir kini ada di tangan Rabiot, yang harus memilih antara berbagai opsi menarik untuk masa depannya.

  • AC Milan Coba Bajak Adrien Rabiot dari Juventus

    AC Milan Coba Bajak Adrien Rabiot dari Juventus

    Berita AC Milan – Milan sedang mempertimbangkan Adrien Rabiot sebagai kandidat baru untuk memperkuat lini tengahnya, meskipun terdapat kendala tuntutan gaji yang tinggi.

    Menurut laporan dari MilanNews dan Corriere dello Sport, AC Milan telah melakukan penyelidikan awal kepada pihak Rabiot, mengingat kontraknya dengan Juventus akan segera berakhir.

    Milan tertarik pada Rabiot karena membutuhkan tambahan gelandang baru. Rabiot, yang tersedia secara gratis setelah kontraknya dengan Juventus berakhir, merupakan peluang yang menggoda bagi manajemen I Rossoneri. Geoffrey Moncada, yang sangat memahami karakteristik Rabiot, menilai pemain Prancis ini sebagai pilihan ideal untuk lini tengah Rossoneri.

    Kendala Gaji

    Meski Rabiot adalah pilihan menarik, ada kendala besar terkait gaji. Rabiot dan manajemennya, yang dipimpin oleh ibunya Veronique, meminta gaji sebesar €7,5 juta bersih per musim. Ini menjadi kendala besar bagi Milan yang memiliki aturan gaji ketat.

    Juventus sendiri telah menawarkan perpanjangan kontrak selama tiga tahun dengan gaji €7 juta bersih per musim. AC Milan harus kreatif untuk bisa bersaing, mungkin dengan menawarkan bonus tambahan atau kontrak yang lebih panjang untuk mencapai jumlah yang diminta.

    Selain Milan, beberapa klub Premier League juga tertarik pada Rabiot. Ini menambah tingkat kesulitan bagi Rossoneri dalam upaya mendapatkan tanda tangan pemain Prancis tersebut.

    Kesimpulan

    AC Milan melihat Adrien Rabiot sebagai opsi menarik untuk memperkuat lini tengahnya. Meskipun ada kendala terkait tuntutan gaji tinggi, manajemen Milan tetap berusaha mencari solusi terbaik.

    Dengan persaingan ketat dari klub-klub lain, terutama dari Premier League, Milan perlu mengandalkan kreativitas dan strategi negosiasi yang tepat untuk merekrut Rabiot.

  • Mats Hummels Menuju AC Milan?

    Mats Hummels Menuju AC Milan?

    Berita AC Milan -AC Milan dan Juventus dilaporkan sama-sama tertarik untuk mengontrak bek veteran Borussia Dortmund, Mats Hummels, dengan status bebas transfer, menurut laporan dari Jerman.

    Hummels, yang saat ini berusia 35 tahun, telah membuktikan dirinya sebagai pemain yang tetap bisa memberikan kontribusi besar di level tertinggi. Ia merupakan bagian integral dari tim Borussia Dortmund yang berhasil mencapai final Liga Champions melawan Real Madrid.

    Menurut laporan dari Bild, kontrak Hummels dengan Borussia Dortmund akan berakhir pada 30 Juni mendatang. Meski ia sangat mencintai klub tersebut, masa depannya masih belum pasti dan terdapat beberapa kemungkinan. Hummels bisa saja memutuskan untuk pensiun setelah final Liga Champions pada 1 Juni, memperpanjang kontraknya dengan Dortmund, atau memilih untuk pindah ke klub di negara tetangga.

    AC Milan dan Juventus disebutkan sebagai dua tim yang menunjukkan minat nyata untuk mendatangkan bek tengah yang berpengalaman ini ke Italia. Namun, rincian lebih lanjut mengenai negosiasi atau tawaran dari kedua klub tersebut masih belum banyak terungkap.

    Langkah ini mungkin sangat relevan bagi Milan, mengingat besok malam akan menjadi pertandingan terakhir Simon Kjaer untuk klub sebelum ia meninggalkan Milan dengan status bebas transfer. Kehadiran Hummels bisa mengisi kekosongan kepemimpinan dan pengalaman yang ditinggalkan oleh Kjaer.

    Kedua klub besar Italia itu kini berada dalam perlombaan untuk mengamankan tanda tangan Hummels, yang masih memiliki kemampuan untuk berkontribusi di level tertinggi meskipun usianya sudah tidak muda lagi.

    Keputusan akhir Hummels akan menjadi salah satu yang ditunggu-tunggu oleh para penggemar sepak bola, terutama mereka yang mengikuti perkembangan Milan dan Juventus.

  • Manuel Ugarte Ditawarkan ke AC Milan dan Juventus

    Manuel Ugarte Ditawarkan ke AC Milan dan Juventus

    Berita AC Milan – Gelandang Paris Saint-Germain (PSG), Manuel Ugarte, telah ditawarkan kepada AC Milan dan Juventus menjelang jendela transfer musim panas. Menurut laporan dari surat kabar Prancis L’Equipe, melalui Milan Press, gelandang asal Uruguay ini mungkin akan meninggalkan PSG setelah satu musim di Paris, dengan Serie A sebagai tujuan potensial.

    Ugarte bergabung dengan PSG pada musim panas 2023 dengan biaya transfer sebesar €60 juta dari Sporting CP. Dia memulai musim dengan sangat baik dan hampir selalu menjadi pilihan utama di lini tengah Luis Enrique.

    Namun, seiring berjalannya waktu, kesempatan bermainnya semakin berkurang. Tampaknya, Ugarte tidak sesuai dengan profil gelandang bertahan yang diinginkan oleh pelatih asal Spanyol tersebut untuk musim depan.

    Karena ketidakpastian mengenai masa depannya, Ugarte ditawarkan kepada berbagai klub, termasuk AC Milan dan Juventus. Hingga kini, belum jelas berapa harga yang diminta PSG untuk pemain berusia 23 tahun itu.

    Namun, mengingat PSG kemungkinan akan menjualnya setelah hanya satu musim, harga yang diminta mungkin lebih rendah dari €60 juta yang mereka bayarkan untuknya.

    AC Milan saat ini tengah mencari gelandang bertahan dan Ugarte bisa menjadi tambahan yang signifikan. Namun, harga transfer yang tinggi bisa menjadi kendala bagi Milan, mengingat anggaran klub yang terbatas. Juventus juga tertarik dan bisa menjadi pesaing serius dalam mendapatkan tanda tangan pemain muda berbakat ini.

    Jendela transfer musim panas ini akan menjadi periode penting bagi AC Milan dan Juventus, karena mereka berusaha memperkuat skuad mereka untuk musim depan. Penawaran Ugarte bisa menjadi salah satu pergerakan menarik yang menentukan langkah klub-klub besar Serie A dalam persaingan di kompetisi domestik dan Eropa.

  • Tantangan AC Milan dan Juventus dalam Mengejar Inter: Analisis dari La Gazzetta dello Sport

    Tantangan AC Milan dan Juventus dalam Mengejar Inter: Analisis dari La Gazzetta dello Sport

    Berita AC Milan – AC Milan dan Juventus harus menghadapi kesulitan besar dalam mengejar ketertinggalan poin dari rivalnya, Inter Milan, dalam perebutan gelar Serie A musim ini.

    La Gazzetta dello Sport baru-baru ini merilis laporan yang menguraikan tiga ‘keunggulan strategis’ yang dimiliki Inter, yang menjadikan mereka sebagai kandidat terkuat untuk memenangkan gelar.

    1. Kepemimpinan Simone Inzaghi: Salah satu keunggulan Inter adalah kejelasan dalam posisi pelatih kepala mereka. Beppe Marotta, direktur Inter, menyatakan bahwa Inzaghi memiliki pemahaman yang mendalam akan situasi tim, yang memberikan kepastian dan stabilitas yang penting dalam meraih sukses.
    2. Kualitas Tim yang Konsisten: Inter memiliki tim dengan kualitas rata-rata yang sangat tinggi, yang memungkinkan mereka berkembang tanpa urgensi untuk memperbaiki kelemahan. Hal ini menjadi kontras dengan Milan dan Juventus yang harus bekerja ekstra keras untuk menutup kesenjangan dalam tim mereka.
    3. Perencanaan Matang: Inter telah melakukan pra-perencanaan dengan baik, terutama dalam urusan transfer. Langkah awal mereka dalam mendatangkan pemain seperti Mehdi Taremi dan Piotr Zielinski membuktikan ketelitian dan strategi yang matang, memungkinkan mereka untuk melakukan pergerakan selanjutnya tanpa terburu-buru.

    Melihat analisis ini, terlihat jelas di mana AC Milan dan Juventus harus fokus untuk memperbaiki posisi mereka:

    1. Pemilihan Pelatih: Milan masih mencari pengganti Pioli, sementara Juventus juga berada dalam situasi yang sama. Waktu menjadi faktor krusial, dan kedua tim perlu segera membuat keputusan yang tepat. Sergio Conceiçao dan Paulo Fonseca adalah dua nama yang populer di kalangan AC Milan, dengan profil yang mirip dan pengetahuan yang luas tentang Serie A.
    2. Penguatan Tim: Kedua klub ini memiliki potensi untuk meningkatkan tim mereka. Milan, misalnya, perlu mencari penyerang baru menggantikan Olivier Giroud, serta memperkuat lini tengah dan pertahanan. Hal yang sama berlaku untuk Juventus, yang harus membangun fondasi yang kokoh untuk bersaing.
    3. Pengelolaan Aktiva: Inter telah membangun alternatif untuk skuad inti mereka, sementara Milan dan Juventus masih harus bekerja keras untuk mencapai hal yang sama. Kedua tim juga harus mempertimbangkan tawaran besar untuk pemain bintang mereka, sambil memastikan keberlanjutan performa tim.

    Menghadapi tantangan ini, AC Milan dan Juventus tidak boleh mengabaikan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kualitas tim jika ingin bersaing dengan Inter dalam perebutan gelar Serie A musim depan.

  • AC Milan, Barcelona dan Juventus Rebutan Bek Senior AS Roma Ini

    AC Milan, Barcelona dan Juventus Rebutan Bek Senior AS Roma Ini

    Berita AC Milan – Jendela transfer musim panas bukan hanya waktu untuk pengeluaran besar-besaran bagi klub sepak bola, tetapi juga momen krusial untuk mengevaluasi pasar agen bebas. AC Milan telah memulai langkah-langkahnya dalam menilai prospek Italia yang menarik.

    Meskipun rencana untuk jendela transfer mungkin sudah terbentuk sejak beberapa bulan yang lalu, namun ketika nama-nama pemain mulai muncul sebagai agen bebas yang belum memperbarui kontrak mereka, pintu peluang baru terbuka lebar bagi klub, dan Milan tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini dalam beberapa bulan mendatang.

    Salah satu nama yang tengah dipertimbangkan adalah Leonardo Spinazzola, bek sayap serbaguna dari AS Roma, yang diyakini akan menjadi agen bebas pada akhir musim ini, laporan dari TMW menyebutkan.

    Meski usianya sudah mencapai 31 tahun, Spinazzola masih terfokus pada pertandingan musim ini. Namun, dengan belum adanya tawaran perpanjangan kontrak dari Roma, ia mungkin akan mencari tantangan baru di musim panas mendatang.

    Tertariknya tiga klub besar, Juventus, Barcelona, dan AC Milan, menunjukkan keyakinan mereka akan kontribusi besar yang masih bisa diberikan oleh Spinazzola di lapangan, dengan fleksibilitasnya menjadi aset berharga bagi Rossoneri.

    Dengan kemampuannya bermain sebagai bek sayap kiri maupun kanan, Spinazzola tidak hanya menawarkan keandalan tambahan dalam pertahanan, tetapi juga dapat memberikan pengarahan senior kepada bakat-bakat muda di berbagai posisi, seperti Alex Jimenez, yang kemungkinan akan memperpanjang masa pinjamannya secara permanen di AC Milan.

  • Ibrahimovic Ngebet Datangkan Thiago Motta ke Milan

    Ibrahimovic Ngebet Datangkan Thiago Motta ke Milan

    Berita AC Milan – Rencana perekrutan manajer baru untuk AC Milan terus mengalami perkembangan, dengan laporan terbaru menyoroti dorongan dari Zlatan Ibrahimovic untuk mendatangkan Thiago Motta.

    Keduanya memiliki hubungan yang kuat sejak masa mereka bersama-sama di Paris Saint-Germain, dan sekarang Ibrahimovic ingin memimpin Milan untuk menjegal rival mereka, Juventus, dalam mengamankan tanda tangan Thiago Motta.

    Dengan kepergian Stefano Pioli pada akhir musim, I Rossoneri tengah bergerak untuk mengidentifikasi penggantinya. Meskipun Sergio Conceicao dan Paulo Fonseca menjadi kandidat utama, Motta juga muncul sebagai opsi yang menarik.

    Menurut laporan dari Tuttosport (melalui MilanNews), Motta adalah salah satu manajer yang pertama kali diperiksa oleh Milan pada bulan Desember ketika performa tim dalam kesulitan. Kontak telah terjalin, namun tidak ada kemajuan signifikan, dan Pioli kemudian berhasil memperbaiki situasi tersebut dengan membawa tim kembali ke jalur kemenangan.

    Dengan performa positif Rossoneri, Juventus masuk ke dalam persaingan dan mulai membuka pembicaraan dengan Motta, yang kini menjadi kandidat yang paling menonjol.

    Ibrahimovic memberikan dorongan kuat untuk kedatangan Motta, mengingat pengalamannya bekerja sama dengannya di PSG, dan dia yakin bahwa Motta memiliki kemampuan untuk membantu AC Milan mengejar ketertinggalan dari Bianconeri.

    Milan berencana untuk mengambil langkah serius dalam merekrut Motta, dengan mempresentasikan proyek mereka dan menjelaskan bagaimana peran penting yang akan dimainkan oleh Motta dalam tim. Namun, langkah pencegahan juga diambil dengan menjalin kontak dengan kandidat lain, sebagai antisipasi jika kesepakatan dengan Motta tidak tercapai tepat waktu.

    Dengan situasi ini, AC Milan tetap fleksibel dan siap untuk mengeksplorasi opsi terbaik guna mengamankan manajer baru yang akan membawa kesuksesan kembali ke San Siro. Menarik kita tunggu apakah usaha Zlatan untuk membujuk Motta melatih Milan berhasil atau tidak.