Berita

Surat Perpisahan Alvaro Morata: Puji Fans Galatasaray, Sindir Keras Manajemen

×

Surat Perpisahan Alvaro Morata: Puji Fans Galatasaray, Sindir Keras Manajemen

Sebarkan artikel ini
Alvaro Morata, Galatasaray
Alvaro Morata, Galatasaray

Alvaro Morata telah mengucapkan terima kasih kepada para penggemar Galatasaray, namun salam perpisahannya diwarnai dengan sindiran tajam kepada manajemen klub. Pesan ini ia sampaikan setelah masa peminjamannya dari AC Milan resmi berakhir kemarin.

Berakhirnya masa pinjaman ini membuka jalan bagi sang striker untuk merampungkan kepindahannya ke Como.

Akhir dari Saga Transfer

Seperti diketahui, saga transfer Morata berlangsung alot selama berbulan-bulan. Kepindahannya ke Como terhambat oleh permintaan kompensasi dari Galatasaray.

Kesepakatan akhirnya tercapai setelah Milan membayar biaya pemutusan pinjaman sebesar €5 juta kepada klub asal Turki tersebut.

Dalam sebuah unggahan di profil Instagram-nya, Morata merefleksikan enam bulannya di Turki. Ia memuji dukungan luar biasa dari para penggemar, namun mengkritik keras sikap manajemen klub yang ia anggap tidak profesional.

Pesan Lengkap Alvaro Morata

“Para penggemar Gala dan masyarakat Turki yang terhormat,

“Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kasih sayang, kehangatan, dan dukungan yang telah Anda tunjukkan kepada saya. Kalian membuat saya merasa diterima sejak hari pertama, dan dukungan kalian merupakan salah satu yang paling luar biasa yang pernah saya alami dalam karier saya.

Sayangnya, saya tidak bisa mengatakan hal yang sama tentang pengalaman saya bersama klub. Ada saat-saat ketika kata-kata yang diberikan dan rasa hormat terhadap nilai-nilai fundamental tidak dijunjung tinggi.

Hingga akhir, komitmen yang dibuat tidak dihormati, sampai pada titik di mana saya tidak punya pilihan selain melepaskan sebagian gaji dan hak-hak kontraktual lainnya yang telah saya peroleh melalui pekerjaan saya (angka yang dipublikasikan tidak akurat).

Bagi saya, dalam hidup dan pekerjaan, ada prinsip-prinsip yang tidak boleh dilanggar, seperti menghormati hak setiap orang. Kegagalan untuk mengakui dan memberikan kompensasi atas apa yang telah diperoleh, bagi saya, tidak dapat diterima dan bertentangan dengan nilai-nilai keadilan dan profesionalisme yang saya yakini.

Saya tahu hal-hal ini seringkali tidak dibicarakan secara terbuka, tetapi saya percaya adalah tepat untuk memberikan penjelasan yang sebenarnya kepada para penggemar tentang apa yang terjadi. Kalian dan kota Istanbul akan selalu ada di hati saya, dan saya mendoakan yang terbaik untuk kalian, hari ini dan di masa depan.

Terima kasih khusus juga kami sampaikan kepada pelatih dan stafnya yang fantastis — saya yakin kalian akan terus mengukir sejarah Galatasaray. Terima kasih yang tulus kepada seluruh rekan satu tim atas momen-momen yang telah kita lalui bersama, dan kepada semua orang yang bekerja di fasilitas latihan.”

Sebagai penutup, pesan Morata ini menjadi pengingat langka tentang sisi kelam di balik layar transfer. Di saat banyak pemain memilih diam, keberaniannya untuk berbicara secara terbuka menunjukkan betapa peliknya situasi yang ia hadapi sebelum akhirnya bisa memulai babak baru dalam kariernya.

Mau mentraktir admin secangkir kopi? Silakan klik link berikut ini: https://trakteer.id/beritamilan. Forza Milan!