Di awal musim, pasangan Rafael Leao dan Christian Pulisic digadang-gadang sebagai duo sayap paling mematikan di Serie A. Mereka berlari kencang, mencetak gol, dan meneror pertahanan lawan. Namun, memasuki tahun 2026, mesin mereka seolah mogok.
Laporan La Gazzetta dello Sport hari ini menyoroti penurunan drastis performa kedua bintang AC Milan tersebut. Istilah yang dipakai surat kabar itu cukup jelas: mereka sedang “tidak merasa baik” (not feeling well).
Puasa Gol yang Mengkhawatirkan
Statistik tidak bisa berbohong. Kontribusi gol dari kedua sayap ini macet total:
- Christian Pulisic: Belum mencetak satu gol pun sejak pergantian tahun 2025 ke 2026.
- Rafael Leao: Sedang menjalani puasa gol dalam empat pertandingan terakhir beruntun.
Masalah Fisik yang Mengganggu
Penurunan ini bukan karena mereka tiba-tiba lupa cara bermain bola. Masalah utamanya adalah cedera kambuhan yang silih berganti menghantam keduanya.
Jika Leao bermasalah dengan adduktor (seperti diberitakan sebelumnya), Pulisic juga berjuang dengan kebugaran yang belum 100%. Jadwal padat di bulan Januari memperparah kondisi fisik mereka, membuat proses pemulihan berjalan lambat.
Manajemen dan staf pelatih menyadari bahwa masalah fisik yang “halus” (subtle physical issues) ini butuh waktu untuk sembuh total. Oleh karena itu, jeda panjang jelang laga melawan Bologna diharapkan bisa menjadi momen reset bagi kedua bintang ini agar kembali ke level terbaiknya.
Milan Jual Jimenez €22 Juta, tapi Cuma Kantongi €11 Juta, Kok Bisa? Baca analisisnya sambil ngopi, traktir mimin kopinya di sini.





