Musim 2025/26 AC Milan sejauh ini diwarnai oleh sebuah paradoks besar. Pasukan Massimiliano Allegri tampil bak juara saat menghadapi rival langsung di papan atas, namun kerap kehilangan arah saat bertemu lawan yang di atas kertas jauh lebih lemah.
Data terbaru dari Sky menyoroti tren “wajah ganda” Rossoneri ini. Jika Milan ingin meraih Scudetto, mereka harus memecahkan teka-teki statistik yang menunjukkan ketimpangan performa yang mencolok dibandingkan sang rival, Inter.
Statistik yang Mengkhawatirkan
Angka-angka tidak bisa berbohong. Milan memiliki persentase perolehan poin yang luar biasa melawan tim kuat, namun anjlok drastis saat melawan tim papan tengah ke bawah.
- Lawan Top 5 & 6-10: Milan sangat dominan dengan mengumpulkan 83% poin yang tersedia. Ini menunjukkan mentalitas laga besar yang kuat.
- Zona Merah (Peringkat 11-15): Inilah masalah utamanya. Angka perolehan poin Milan terjun bebas menjadi hanya 42% melawan tim-tim di kategori ini.
- Lawan 5 Terbawah: Untungnya, melawan tim zona degradasi, performa kembali naik ke 83%.
Perbandingan dengan Inter dan Roma
Untuk konteks, mari bandingkan dengan rival. Inter Milan mungkin hanya meraih 25% poin lawan Top 5, namun mereka menyapu bersih (100%) poin melawan tim paruh bawah klasemen. Konsistensi “memukul rata” tim kecil inilah yang membuat mereka kokoh di puncak.
Sementara itu, AS Roma adalah kebalikan total. Mereka belum meraih satu poin pun lawan Top 5, tapi sangat kuat melawan tim kecil. Milan berada di tengah-tengah spektrum yang aneh ini.
Kutukan Tim Kecil?
Sifat inkonsisten ini terlihat jelas dari hasil di lapangan.
“Milan hebat dalam pertandingan-pertandingan penting… tetapi mereka telah kehilangan poin-poin konyol melawan tim-tim yang di atas kertas seharusnya bisa mereka kalahkan.”
Hasil imbang melawan tim seperti Pisa, Parma, dan Sassuolo menjadi bukti nyata “penyakit” ini. Media bahkan mulai menyebutnya sebagai kutukan. Kemenangan telak 3-0 atas Verona di laga terakhir tahun ini diharapkan menjadi titik balik untuk mengakhiri tren membuang poin melawan tim-tim yang seharusnya menjadi lumbung gol bagi calon juara.
Ingin mentraktir penulis secangkir kopi? Silakan KLIK DISINI.





