Stadion San Siro menjadi saksi bisu malam yang sangat amat mengerikan bagi AC Milan saat menjamu Udinese.
Pertandingan pekan ke-32 Serie A yang berlangsung pada Sabtu malam pukul 23:00 WIB tersebut berakhir dengan kekalahan telak nol tiga bagi kubu tuan rumah.
Hasil memilukan ini memaksa Massimiliano Allegri untuk berpikir keras guna menyelamatkan target kualifikasi Liga Champions yang kini mulai terancam.
Rekor Buruk Massimiliano Allegri
Laporan dari DAZN mengungkapkan bahwa kekalahan memalukan di hadapan pendukung sendiri ini mencatatkan sejarah kelam bagi sang pelatih asal Livorno tersebut.
Berikut adalah terjemahan utuh dari kutipan laporan DAZN mengenai statistik kekalahan besar yang pernah dialami Allegri selama memimpin Iblis Merah.
“Bagi pelatih asal Livorno tersebut, ini adalah ketiga kalinya kekalahan datang saat memimpin Milan dengan selisih tiga gol.”
“Dua kali lainnya terjadi pada pengalaman pertamanya bersama Iblis Merah, di Liga Champions saat melawan Arsenal dan Barcelona.”
Di tengah kekecewaan akibat hasil buruk semalam, pastikan Anda tetap tampil gaya dengan Kaos AC Milan keren ini melalui ๐ Cek harga & promo terbaru di Shopee sekarang juga!
Jalannya Pertandingan dan Pencetak Gol
Udinese tampil sangat dominan dan hampir tanpa perlawanan berarti saat mempermalukan publik San Siro melalui permainan yang efektif.
Petaka dimulai pada menit ke-27 saat pemain muda Bartesaghi melakukan kesalahan fatal dengan mencetak gol ke gawang sendiri.
Tim tamu menggandakan keunggulan pada menit ke-37 melalui aksi Ekkelenkamp sebelum akhirnya Atta menutup pesta gol pada menit ke-71.
Berikut adalah rincian data teknis dari pertandingan Milan melawan Udinese semalam:
- Skor Akhir: AC Milan 0-3 Udinese.
- Pencetak Gol: 27โ Bunuh Diri Bartesaghi, 37โ Ekkelenkamp, 71โ Atta.
- Susunan Pemain Milan: Maignan, Athekame (Fullkrug), De Winter, Pavlovic, Bartesaghi, Ricci (Fofana), Modric (Jashari), Rabiot, Saelemaekers, Leao (Loftus-Cheek), Pulisic (Nkunku).
- Wasit Pertandingan: Marchetti dari Ostia Lido.
- Catatan Disiplin: Rafael Leao mendapatkan kartu kuning pada menit ke-16.
Analisis Redaksi

Kekalahan tiga gol tanpa balas ini merupakan tamparan keras bagi manajemen dan staf pelatih di tengah upaya mengamankan posisi empat besar.
Keputusan Allegri untuk mencoba formasi empat tiga tiga justru berujung pada kerapuhan lini belakang yang sangat mudah ditembus oleh serangan balik lawan.
Kemandulan para penyerang yang terus berlanjut hingga saat ini menunjukkan adanya masalah psikologis dan teknis yang belum menemukan jalan keluar.
Publik San Siro berhak merasa khawatir karena performa tim tampak menurun drastis tepat di saat kompetisi memasuki fase yang paling menentukan.
Diperlukan evaluasi menyeluruh secara cepat agar sisa tujuh pertandingan musim ini tidak berubah menjadi bencana yang memalukan bagi sejarah klub.





