Berita

Ravezzani Blak-blakan: Nilai Pasar Milan, Kasus Mateta, dan Peluang Scudetto

×

Ravezzani Blak-blakan: Nilai Pasar Milan, Kasus Mateta, dan Peluang Scudetto

Sebarkan artikel ini
Tim, Rafael Leao, Mike Maignan
Tim, Rafael Leao, Mike Maignan

Direktur TeleLombardia, Fabio Ravezzani, memberikan pandangannya terkait bursa transfer musim dingin, situasi skuad, serta ambisi AC Milan di sisa musim ini. Pendapat tersebut ia sampaikan dalam wawancara eksklusif bersama MilanNews.it.

Penilaian Bursa Transfer Musim Dingin

Menjawab pertanyaan mengenai nilai pasar transfer Januari Milan, Fabio Ravezzani memberikan penilaian yang cukup realistis. Berikut pernyataan lengkapnya:

“Bursa transfer musim dingin Milan saya nilai cukup, sekitar 6++. Terutama karena para rival tidak banyak memperkuat diri. Atau lebih tepatnya, Roma iya, Juventus tidak.”

Pernyataan ini menunjukkan bahwa Milan relatif tidak tertinggal dibanding pesaing langsung, meskipun juga tidak melakukan langkah besar di pasar transfer.

Kasus Mateta Jadi Catatan

Ravezzani juga menyoroti cara Milan menangani negosiasi Jean-Philippe Mateta, yang akhirnya gagal. Berikut penjelasannya:

“Pengelolaan negosiasi Mateta menurut saya bisa diperdebatkan. Saya sudah menuliskannya sejak awal: jika Milan berhasil merekrutnya dengan mengalahkan Juventus—yang tampaknya sudah mengetahui kondisi sang pemain—itu akan menjadi operasi besar. Namun Milan justru kehilangan 7–8 hari terakhir mengejar pemain yang akhirnya terbukti cedera, tanpa menyiapkan alternatif.”

Dari sini terlihat kritik utama Ravezzani tertuju pada hilangnya waktu krusial yang seharusnya bisa dimanfaatkan Milan untuk mencari opsi lain.

  • Negosiasi Mateta dinilai terlalu berlarut-larut.
  • Milan kehilangan waktu penting di akhir bursa.
  • Tidak adanya rencana alternatif jadi sorotan.

Butuh Bek atau Striker?

Menariknya, Ravezzani tidak sepakat dengan anggapan bahwa Milan lebih membutuhkan bek. Ia justru menilai kebutuhan utama ada di lini depan.

“Bek? Tidak. Dengan satu pertandingan per pekan, De Winter adalah solusi yang lebih dari cukup untuk diandalkan. Menurut saya Milan lebih membutuhkan penyerang, mengingat kondisi Leao dan Pulisic yang belum sepenuhnya prima.”

Pandangan ini sejalan dengan kondisi Milan yang kerap kesulitan mencetak gol ketika dua pemain sayap andalannya tidak berada dalam performa terbaik.

Perpanjangan Maignan dan Ambisi Scudetto

Ravezzani juga menilai perpanjangan kontrak Mike Maignan sebagai sinyal kuat secara sportif dan proyek jangka panjang.

“Tanda tangan Maignan sangat penting. Inter membangun siklus kemenangan dengan mempertahankan pemain terkuat mereka, sesuatu yang sering gagal dilakukan Milan di masa lalu, seperti kasus Calhanoglu dan Donnarumma. Jika Maignan tidak diperpanjang, Milan harus mencari pengganti dengan risiko kualitas yang tidak setara.”

Soal peluang Scudetto, Ravezzani cukup realistis dan menyebut dua faktor penentu utama.

“Semuanya sangat bergantung pada Pulisic dan Leao. Jika mereka kembali ke level terbaik, Milan bisa memberi tekanan serius kepada Inter. Faktor lainnya adalah perjalanan Inter di Liga Champions: jika mereka melaju jauh dan kehilangan energi serta poin di liga, Milan bisa punya peluang.”

Analisis Redaksi

Pandangan Fabio Ravezzani memperlihatkan posisi Milan yang masih berada di jalur kompetitif, namun membutuhkan konsistensi dari pemain kunci. Penilaian bursa yang “cukup” menegaskan bahwa kekuatan utama Rossoneri tetap berada pada stabilitas skuad dan kondisi fisik pemain andalan, bukan semata-mata aktivitas transfer.

Beritamilan.com dikelola secara independen dan dijalankan dengan sumber daya yang sangat terbatas. Jika Anda ingin membantu menjaga situs ini tetap berjalan, tersedia opsi dukungan sukarela yang dapat diakses Klik di sini.