Drama medis yang melibatkan striker muda berbakat, Francesco Camarda, akhirnya menemui titik terang. AC Milan dan Lecce sepakat untuk mengambil jalan operasi demi memulihkan cedera bahu sang pemain.
Sebelumnya, sempat terjadi ketegangan antara kedua klub. Lecce (sebagai klub peminjam) menginginkan terapi konservatif agar Camarda bisa cepat main lagi. Namun, Milan (sebagai pemilik) bersikeras pada opsi operasi demi kesehatan jangka panjang aset berharganya itu. Camarda sendiri juga lebih memilih operasi.
Operasi Sukses di Milan
Pagi ini (29/1), Lecce merilis pernyataan resmi bahwa operasi telah berhasil dilakukan.
“US Lecce mengumumkan bahwa pesepakbola Francesco Camarda menjalani operasi artroskopi pada bahu kanannya hari ini… Operasi dilakukan oleh Profesor Castagna, dibantu oleh Dr. Garofalo, di Humanitas Institute di Milan.”
Apa Artinya Bagi Masa Depan?
Keputusan ini punya implikasi besar:
- Absen Panjang: Camarda akan memulai rehabilitasi segera. Laporan ANSA menyebutkan ia mungkin baru bisa tampil lagi di penghujung musim.
- Gagalnya Rencana Lecce: Lecce memiliki klausul pembelian (buy clause) di akhir musim. Dengan cedera ini, peluang mereka untuk mempermanenkan (atau sekadar memanfaatkan jasa) Camarda menipis.
- Kembali ke Milan: Laporan tersebut menegaskan bahwa di akhir musim, Camarda akan kembali ke Milan (Diavolo). Rossoneri tampaknya ingin memproteksi talenta mudanya untuk musim depan, alih-alih membiarkannya diambil Lecce.
Langkah tegas Milan memaksakan operasi ini membuktikan bahwa mereka masih melihat Camarda sebagai pilar penting masa depan klub, bukan sekadar komoditas pinjaman.
Milan Jual Jimenez €22 Juta, tapi Cuma Kantongi €11 Juta, Kok Bisa? Baca analisisnya sambil ngopi, traktir mimin kopinya di sini.





